Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kamis, Juli 11, 2013

Menikmati Sebuah Proses

Kata "Move on" sekarang sedang populer, move on yang aku pahami adalah ketika telah putus cinta, tetapi masih teringat dengan mantan kekasih. Siapa sih yang nggak sedih ketika patah hati, apapun penyebabnya, putus cinta pasti menyakiti kedua belah pihak. Pasangan manapun tidak ingin ada kata pisah dalam menjalin hubungan. Namun, jika takdir berkata lain, perpisahan adalah jalan terbaik buat mereka. Maka harus ikhlas menerimanya.

Aku termasuk yang tidak mengambil keputusan untuk cepat-cepat Move On , bukan berarti susah Move On . Karena aku menikmati sebuah proses cerita cintaku. Sudah berkali-kali sih patah hati dengan berbagai banyak alasannya. Setelah patah hati, aku menikmati rasa sakit itu (bukan bersikap terpuruk) siapa sih yang tidak sakit hati ketika putus dengan orang terkasih? Jadi wajar jika aku menikmati rasa itu, cukup sehari saja aku menangis karena rasa sakit itu, selanjutnya proses pemulihan.



BACA JUGA : KREATIVITAS TANPA BATAS




Proses pemulihan biasanya agak berat sih, paling cepat satu sampai dua bulan, saat itu banyak juga yang mendekat, tapi aku tidak terburu-buru untuk melabuhkan hati ke tempat yang baru. Proses pemulihan biasanya aku manfaatkan untuk menikmati masa jomblo. Jika saat memiliki pasangan waktu ku kurang dengan teman-teman, maka ketika aku jomblo, aku manfaatkan momen tersebut.

Kapan waktunya aku membuka hati? Setelah aku merasakan "Aku siap!" "Aku melihat dunia dengan sisi cinta" "Aku sudah lebih baik sekarang".

Jadi, jangan terburu-buru melakukan move on, nikmati semua proses yang ada disetiap cerita cintamu.

11 komentar:

  1. Mungkin tergantung mengartikan kata move on, Sari. Kalau menurut bunda, move on justru harus segera dilakukan. Menikmati sebuah proses tidak harus dengan menunda move on. Sebab itu dekat sekali dengan menikmati kedukaan. Menikmati proses bangkit akan lebih membawa aura positif. Mengambil hikmah dari sebuah peristiwa, tak harus dengan berdiam lama-lama. Justru dengan segera bangkit, itu artinya sebuah hikmah sudah bisa kita ambil.

    Maaf kalau kurang berkenan. #peluk dan senyum buat Sari

    BalasHapus
  2. Makasih Mba sari Udah ikutan. Tunggu pengumumannya ya.

    BalasHapus
  3. Makasih Mba sari Udah ikutan. Tunggu pengumumannya ya.

    BalasHapus
  4. saya sudah 5 tahun, baru setahun yang lalu bisa move on, tapi move on ke blogger,,hehe

    nice sharingnya mbak :)

    BalasHapus
  5. move on bisa diartikan tidak hanya untuk yang patah hati saja bisa juga hal lainnya. Smeoga Sari bisa move on juga :)

    BalasHapus
  6. sy jg ndak bs move on..tp bukan masalah cinta sih..soalnya kalo cinta mah gampang dicari.

    BalasHapus
  7. Iya, kita emg harus kyk gitu ya mbak sari, Optimis :D

    BalasHapus
  8. kalau saya sudah ndak pernah merasakan patah hati lagi mbak, karena sekarnag udah nggak pacaran lagi. Penganut #josh )jomblo sampai halal)

    BalasHapus
  9. hehehe, ku pernah tu yang patah ati, menjalani proses pemulihannya tapi jujur, sulit untuk menikmatinya..
    ketika benar-benar bisa move on (Yes!i done!) itu dari usaha yang kuat
    *Curcol dah... :D

    Nice, mbak sari

    BalasHapus
  10. move on ada juga yang membutuhkan tahunan.. alasannya bukan semata-mata nggak bisa lupa yang lama, tapi karena dalam proses untuk move on kita bisa menemukan banyak hal, well jadi bisa dikatakan proses move on adalah proses perenungan, proses healing.. dari rasa sakit, kecewa, bahkan benci... *yang paling terakhir paling susah kayaknya :)

    BalasHapus

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)