Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Senin, Juni 16, 2014

Tupperware : Aku Anak Sehat

Aku anak sehat
Pada tanggal 12 Juni 2014, Kumpulan Emak-emak Blogger khususnya wilayah Surabaya dan sekitarnya menerima undangan konfrensi pers dari Tupperware : Aku Anak Sehat. Undangan meliputi blogger dan media (wartawan koran, majalah dan televisi lokal). Sebenarnya pada acara tersebut ada 2 acara, yang pertama memang acara seminar khusus untuk guru - guru sedangkan konfrensi pers untuk media berada di tempat yang terpisah, menyenangkan berada di satu ruangan bersama media (khususnya wartawan), bisa melihat secara langsung bagaimana orang - orang profesional (termasuk blogger) menyajikan suatu berita (media cetak maupun media online). Sebelum acara dimulai , dilakukan registrasi peserta dan coffe break. Selang beberapa menit, acara pun dimulai.

Tupperware : Aku Anak Sehat merupakan bentuk CSR (Corporate Social Responsibility). Sudah pada tahu kan apa itu CSR? Istilah gampangnya sih, CSR itu merupakan bentuk kepedulian suatu perusahaan terhadap masalah sosial, misalnya memberikan pelayanan pengobatan gratis, pelayanan mudik gratis untuk pedagang asongan, pembinaan warga sekitar, dll. Nah, Tupperware : Aku Anak Sehat merupakan salah satu bentuk CSR dari Tupperware yang telah berlangsung sejak tahun 2007. Pada tahun 2014, Tupperware : Aku Anak Sehat mengusung tema : "Membangun Karakter Hidup Bersih, Sehat dan Mandiri", khususnya untuk membiasakan anak - anak (murid SD) membawa bekal sehat dan bergizi ke Sekolah.



BACA JUGA :  MEMBUAT SANDWICH YANG ENAK





Pembicara dalam konfrensi pers tersebut adalah :

1. Nurlaila Hidayaty ( Senior Marketing Manager Tupperware Indonesia ).

2. Dr. Rose Mini A.P.M.Psi (Psikologi Anak dan Pendidikan).

3. Theresia Irawati, SKM, M.Kes (Kepala sub bidang Kemitraan, Advokasi dan Promkes Kementrian Kesehatan RI).

4. Momon Sulaeman MM (Kepala Dinas Pendidikan Wilayah Jakarta Timur).


Press release

Pernah kan kita melihat jajanan murid SD yang berada di depan gerbang sekolah, dengan beraneka bentuk dan warna. Tapi, tentunya kita tidak dapat menjamin bahan dasar dari jajanan yang dijajakan para pedagang apakah aman dan terbebas dari pewarna dan zat - zat yang membahayakan bagi tubuh si anak. Karena bentuk keprihatinan itulah (maraknya formalin, boraks, dan zat - zat yang berbahaya di dalan jajanan anak - anak) Tupperware Indonesia menggalakkan "Aku Anak Sehat", di mana pembiasaan untuk membawa bekal yang bergizi, setidaknya dapat menghindarkan anak - anak untuk membeli jajanan yang masih diragukan kebersihan dan kualitasnya itu.

Tentunya pembiasaan untuk membawa bekal, dimulai dari sejak dini, mengapa demikian? Karena anak - anak kelompok usia Sekolah Dasar sangat rentan terhadap penyakit yang kebanyak berasal dari makanan apa yang dia makan. Kebiasaan anak jajan sembarangan perlu diubah, ya meskipun kita tahu jajanan di luar lebih murah, beraneka ragam bentuk dan warna, tapi harus waspada dengan apa saja yang terkandung dalam jajanan yang anak kita santap.

Kementrian kesehatan sendiri sudah ada program UKS ( Usaha Kesehatan Sekolah). Tentu saja UKS yang diterapkan di Sekolah Dasar berbeda dengan UKS yang diterpakan untuk Sekolah Menengah Pertama. Jika UKS di Sekolah Dasar, umumnya seputar pengenalan kebersihan, seperti cara mencuci tangan yang benar. Kalau jenjan SMP lebih mendalam, seperti pengenalan apa itu haid. UKS sendiri merupakan satu - satunya program yang dinaungi surat bersama 4 Menteri yaitu : Menteri Pendidikan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.

Sebagai program CSR dari Tupperware, tidak hanya anak-anak SD saja yang mendapatkan pembelajaran bagaimana menjaga kebersihan, tetapi guru sekolah juga ada loh seminarnya. Ketika konfrensi pers berlangsung, ternyata di ruangan lain juga sedang berlangsung seminar yang para pesertanya adalah guru dan pihak sekolah. Biasanya dalam seminar tersebut salah satunya membahas tentang kantin sekolah.

Kantin sekolah juga mendapatkan sorotan penting untuk menciptakan "Aku anak sehat". Tidak bisa dipungkiri jika ada juga orangtua yang tidak bisa setiap saat membawa bekal si buah hati, di sinilah peran penting kantin sekolah untuk menyiapkan makanan yang higienis, dan menyehatkan. Tupperware dan kementrian kesehatan juga secara terus - menerus memberikan penyuluhan setiap kantin yang ada di Sekolah untuk selalu memenuhi standar kantin sehat. Standar kantin sehat itu sendiri bisa dilihat dari, tempat penyimpanan bahan - bahan hingga saluran pembuangan.

Yang terakhir nih jika memang sudah terbiasa membawa bekal untuk anak - anak, biasakan memperbanyak serat dan menghindari banyaknay asupan kalori da lemak dalam bekal, karena terlalu banyak kalori dan lemak, membuat anak cepat mengantuk di sekolah. Lain halnya dengan serat yang membuat anak tetap kenyang lebih lama. Apalagi jika wadah bekal untuk anak-anak dari Tupperware yang beraneka ragam jenis dan warna, membuat anak semakin senang dan percaya diri membawa bekal mereka ke Sekolah *uhuk* *kode*.


Klik.. klik in Action!!!




2 komentar:

  1. dapet goodie bag pula ya pastinya :)

    BalasHapus
  2. Yaaa...punyaku masih draf....mana nih oleh2 sovenirnya ?

    BalasHapus

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)