Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Rabu, November 25, 2015

Persiapan Lamaran

Bukan, bukan aku yang lamaran, melainkan Masku yang sebentar lagi mau lamaran. Doain aja, biar aku cepat nyusul nikah, aamiin. Pengin cerita persiapan lamaran dari sudut pihak laki – laki. Sebenarnya bukan pertama kali melihat langsung persiapan lamaran hingga pernikahan, karena sebelumnya Mbakku sudah melalui proses tersebut. Sebagai perbandingan saja, kalau emang persiapan yang dibutuhkan antara pihak laki – laki dengan pihak perempuan sangat beda, pastinya lebih ribet pihak perempuan. Tapi, apa benar sesederhana itu pihak laki – laki menyiapakan segala sesuatu?

Ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan, eh tetep ribet loh, atau keluargaku suka dengan hal yang ribet, huahaha. Ya, aku akui kalau pihak laki – laki sedikit tida ribet ketimbang persiapan dari pihak perempuan. Iya, hanya sedikit saja, karena semua butuh kematangan secara konsep maupun kemantapan akan niat. Berikut hasil investigasi secara seksama dengan tempo sesingkat – singkatnya, persiapan lamaran dari pihak laki – laki :

1. Niat.

Siapa sih yang nggak mau dilamar sam orang tersayang *uhuk*. Lamaran setingkat lebih tinggi dari pacaran hore – hore. Menandakan hubungan yang lebih serius, untuk menuju ke pelaminan *haseg*. Tapi, nggak menutup kemungkinan kalau memang mau melamar membutuhkan komitmen yang lebih. Persiapan mental, niat, tanggung jawab untuk menuju pernikahan. Aku masih awam sih tentang urusan begini, tapi sebagai penonton yang melihat secara langsung, persiapan emang ribet tapi bahagia.

2. Materi.

Mau nggak mau, pastinya memang mengeluarkan materi. Meskipun dalam kebiasaan, kalau cewek yang lebih mengeluarkan tenaga dan biaya yang lebih banyak, tetapi pihak cowok juga ikut menyumbang, meskipun sekedar materi, setidaknya ikut meringankan beban pihak cewek. Sesederhana konsep lamaran atau pernikahan, nggak akan bisa terhindar dari yang namanya biaya. Yakali, beda cerita kalau dapat sponsor, yuk mari yang mau jadi sponsor di acara lamaran atau resepsiku, hehehe. Namaya juga punya hajatan, pasti konsepnya diserahkan semuanya kepada sang mempelai, tapi tetap orangtua memberikan nasihat untuk kebaikan kedua mempelai, kan orangtua lebih tau dan lebih berpengalaman, setidaknya nasihat orangtua sebagai pertimbangan.



BACA JUGA : BUKAN TEMAN MELAINKAN SAHABAT




3. Konsep acara.

Meskipun proses lamaran identik dengan acara keluarga yang bertujuan semakin mengakrabkan dan hangat. Tapi, nggak asal gelar acara lamaran. Menentukan tanggal, waktu termasuk dalam menentukan konsep. Karena mengundangan keluarga besar, yang memang kesibukan berbeda – beda, pastinya mencari hari yang tepat. Sebelum proses lamaran, biasanya berkali – kali pihak laki – laki datang ke pihak wanita untuk mendiskusikan bagaimana proses lamarannya pada hari H. Iya, pihak laki – laki aktif juga untuk menanyakan kesiapan pihak perempuan, nggak jarang berkali – kali keluarga inti untuk berdiskusi. Termasuk menuntukan tema bajunya atau tema warna baju untuk lamaran. 

4. Simbol – simbol.

Kalau ini sih kebanyakan dipengaruhi oleh kebiasaan atau adat. Kalau secara pribadi yang nantinya masku mau lamaran, pastinya ada simbol dari lamaran, yaitu ketan. Katanya sih, beribu banyak hantaran untuk lamaran, harus wajib ada ketannya, karena ketan merupakan simbol agar calon mempelai semakin lengket dan semakin mesra. Gitu aja sih ya.

5. Pengenalan dua keluarga.

Ini sih hanya sebagai simbolis aja, mungkin selama pacaran sudah kenal satu sama lain, baik kenal keluarga inti atau keluarga besar. Saat laki – laki melamar ke wanita, pastinya bawa rombongan besar. Berarti seluruh pihak keluarga terbuka untuk menerima si wanita untuk menjadi bagian anggota keluarga. Cieleh, bahasaku.

pastikan kamu menjadi ujung dari pencarianku.

Siapa bilang kalau pihak laki – laki nggak pusing untuk mempersiapkan lamaran? Pihak laki – laki hanya sedikit tidak ribet dari pihak perempuan yang segambreng acaranya. Secara keseluruhan, lamaran memang masih belum heboh. Kalau sudah lamaran, baru deh hunting untuk pernikahan yang lebih menguras tenaga, pikiran, dan menguras dompet. Untuk cari souvenir, undangan, gedung dan masih banyak lagi. Tentu saja, harus ekstra sabar untuk calon mempelai, karena semakin banyak godaannya, semoga diberikan niat yang lurus sebagai tujuan untuk menikah. Yang belum lamaran, semoga diberikan kemudahan untuk bertemu dengan jodohnya, kebagiaan akan semakin lengkap jika ada seorang yang istimewa sebagai tempat berbagi.

10 komentar:

  1. awalnya ku kira mba'e yang mau di lamar ternyata kakaknya yang mau lamaran.

    ooh jadi gitu toh persiapane.

    BalasHapus
  2. Hmmm.... gue punya kakak perempuan yang sudah menikah. Kalau dilihat-lihat emang ribet sih, tapi kalau cewek biasanya ribet di persiapan bagian luar, sedangkan cowok ribetnya di persiapan bagian dalam (mental)

    tapi entah juga sih, masing-masing orang beda-beda juga...
    btw, selamat menempuh hidup baru juga buat kakakmu mbak....

    BalasHapus
  3. Hmmm.... gue punya kakak perempuan yang sudah menikah. Kalau dilihat-lihat emang ribet sih, tapi kalau cewek biasanya ribet di persiapan bagian luar, sedangkan cowok ribetnya di persiapan bagian dalam (mental)

    tapi entah juga sih, masing-masing orang beda-beda juga...
    btw, selamat menempuh hidup baru juga buat kakakmu mbak....

    BalasHapus
  4. Oohh jadi mas nya, mas nya siapa neh mbk sari , mas yg mau ngelamar atau mas yang.......#ilangsinyal


    Semoga lancar smpai pernkahan amien.

    BalasHapus
  5. wah selamat yah sudah dilamar nih alhamdulillah,..... saya masih terus mencari di titik yg indah mbak hehe entah kapan deh ehhe... smga doa" kebaikan slalu tercurah... barakallah mbak...

    BalasHapus
  6. Itu do'a yang di bawah aku aamiin-in kenceng banget lho, Mba, hehe. Semoga kita cepet-cepet di lamar, :v

    Iya pasti ribet banget persiapan lamaran itu, ada ini lha itu lha, apalagi ntar pas nikahan. Katanya ada juga pasangan yg pada ribut gara2 ngurusin persiapan nikah. Godaan..

    BalasHapus
  7. Kirain mbaknya yang dilamar hehehe. Kakakku dua tahun lalu juga gitu proses lamarannya. Nggak terlalu ribet untuk pihak laki-laki. Paragraf terakhir aamiin banget, semoga cepet ketemu jodoh yang klop :))

    BalasHapus
  8. Cieee yang kakaknya lamaran adeknya ikut ribet nyari baju sewaan sampe belanja sepatu di Royal #ehh :D

    Semoga lancar sampe pernikahan ya Mbak ^^

    BalasHapus

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)