Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Jumat, September 15, 2017

Konsep dan penerapan aktifitas stimulasi anak agar tumbuh menjadi Generasi Platinum yang multitalenta

morinaga
Konferensi Ayah dan Bunda Platinum


Bunda, tau nggak sih, saat ini tak hanya kecerdasan akademik yang secara mutlak harus dimiliki oleh si kecil. Karena masih banyak kecerdasan lainnya yang dapat menunjang perkembangan si kecil. Faktor apa saja sih yang memengaruhi kecerdasan anak di zaman yang multitalenta ini?


Di Konferensi Ayah Bunda Platinum, persembahan Morinaga, akan membahas lebih rinci tentang tumbuh kembang anak. Konferensi Ayah Bunda Platinum merupakan fasilitas berupa seminar mengenai konsep dan penerapan aktifitas stimulasi anak agar tumbuh menjadi Generasi Platinum yang multitalenta. Sebelum dimulainya Pembicara pertama untuk menjelaskan tentang materinya. Ternyata nih, moderatornya, Teuku zacky yang merupakan seorang artis sekaligus ayah hebat dari dua orang anak yang berbakat.

woooww pesertanya semakin banyak nih.


Pemateri pertama di bawakan oleh DR. Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K), Ketua Divisi Tumbuh Kembang Anak dan Remaja, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, RSUD Dr. Soetomo / FK Unair Surabaya, menurut pendapat beliau : “Kualitas tumbuh kembang jangka panjang seorang anak juga ditentukan oleh keseimbangan faktor risiko dan faktor protektif sejak usia janin di dalam kandungan hingga usia 18 tahun”.

Untuk menciptakan generasi platinum yang multitalenta dibutuhkan proses yang panjang, dimulai sejak si kecil dalam kandungan dan juga harus terencana dengan baik. Masa dalam kandungan juga sangat rawan terhadap berbagai kondisi / serangan yang berpotensi mengganggu atau merusak. 

Tak hanya nutrisi yang dibutuhkan untuk membetuk generasi multitalenta, tetapi dibutuhkan sebuah perisai untuk melindungi proses tumbuh kembang anak. Terdiri dari apa saja sih perisai tersebut?

DR. Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K).


Sebelum membahas tentang perisai, di dalam ruangan sudah dibagi menjadi 4 warna sesuai dengan jumlah perisai yang akan dibahas lebih lanjut. Fungsinya pembagian ini, nantinya saat sesi tanya jawab, bunda atau ayah bertanya sesuai dengan warnanya, misalnya; jika bunda atau ayah duduk di kursi warna orange yaitu kelompok perkembangan otak, nantinya pertanyaan yang diajukan untuk narasumber sesuai dengan kelompoknya. Tenang, semua kelompok memiliki kesempatan yang sama untuk bertanya.

Perisai tersebut terdiri dari :

1. Perkembangan otak


Dalam usia dini, sel – sel otak sudah berkembang. Bahan utamanya dalam pembentukan otak adalah Nutrisi dini dan stimulasi dini. Nutrisi diperlukan untuk membentuk sel – sel otak yang cerdas, yaitu : pembentukan sel otak, perbanyak sel otak, pematangan sel otak, pembuatan jaringan sirkuit otak, percepatan aliran informasi antar sel otak. Nutrisi ini bisa didapatkan melalui ASI eksklusif, ASI dan MP-ASI (6 bulan – 2tahun), dan juga makanan keluarga (usia lebih dari dua tahun). 2 tahun pertama merupakan 1000 hari pertama kehidupan masa kritis, karena 80% perkembangan otak. Orangtua harus lebih aktif untuk tumbuh kembang si kecil, karena dari 2 tahun pertama akan memengaruhi tahun – tahun berikutnya hingga dewasa nanti, jangan lengah deh saat 2 tahun pertama si kecil, karena akan menentukan masa depan si kecil. Di dua tahun pertama sel – sel otak istilahnya sedang gemilang, karena si kecil mengalami proses berpikir, mulai adanya koneksi otak, pembentukan sel otak yang mengelola bahasa, perilaku, IQ, terampil, tumbuh fisik, dan lain sebagainya.


Tak hanya nutrisi, harus diimbangi dengan stimulasi dini. Stimulasi ini berfungsi untuk memperkaya koneksi sel – sel otak anak cerdas. Stimulasi dapat dilakukan dengan cara : kegiatan interaksi antara orangtua atau pengasuh dengan si kecil, merangsang si kecil untuk belajar melakukan berbagai kemampuan. Stimulasi juga dilakukan di 2 tahun pertama. Dengan adanya stimulasi, si kecil dapat berkesempatan pengalaman sensoris yang dibutuhkan untuk memperkaya jaringan koneksi. Sirkuit baru akan terbentuk di otak, pada saat si kecil mendapatkan stimulasi. Ayo, Bunda dan Ayah, harus aktif dan peka terhadap stimulasi anak.

Stimulasi yang baik dan benar, seperti berikut ini : Dimulai sejak dini, interaktif (si kecil dan orangtua), Secara bermain dan menyenangkan, Alami sehari – hari (rutin dan regular). Oiya, Ayah dan Bunda jangan teriak atau bertengkar jangan di depan si kecil, karena akan menggangu proses stimulasi. Bisa jadi, nantinya si kecil akan menyontoh perilaku yang buruk.


perisai untuk tumbuh kembang si kecil

2. Sistem ketahanan tubuh.


Pembentukan sistem ketahanan tubuh merupakan kemampuan tubuh si kecil untuk membentuk sel – sel antibody secara mandiri. Hal ini dapat dilakukan dengan cara : vaksinasi atau imunisasi, hal ini dilakukan agar terlatih untuk mengenali, mengingat, menyerang dan memusnakan agen penyakit yang menyerang tubuhnya. Hayoooo siapa nih yang belum imunisasi?

Nutrisi selain dibutuhkan untuk perkembangan otak, juga dibutuhkan untuk pembentukan sistem ketahanan tubuh si kecil. Si kecil membutuhkan nutrisi dimulai dari saat berada di dalam kandungan. Saat masa bayi, ASI juga sangat diperlukan untuk ketahanan tubuh si kecil, karena merupakan sumber nutrisi terbaik yang sesuai dengan kondisi saluran cerna bayi yang masih dalam tahap belajar mencerna.


antriannya emejing :))

Ada 2 mekanisme ketahanan tubuh si kecil :

1. Sistem perlindungan umum (berada di luar tubuh)  :

     * Kulit, bulu mata dan hidung.
     * Cairan lendir (saluran napas).
     * Cairan kimiawi (asam lambung).
     * Terkait dengan kualitas pertumbuhan fisik anak.

2. Sistem perlindungan khusus (berada di dalam tubuh) :

     * Diperankan oleh sel darah dan kelenjar getah bening.
   * Mekanisme sangat kompleks dan terkait dengan pengaturan dua arah dengan sistem otak dan saluran cerna.


3. Tumbuh Kembang optimal.

Bunda, pengertian tumbuh dan kembang sangatlah berbeda. Lihat yuk perbedaan antara tumbuh dan berkembang :

Tumbuh : Struktur dan ukuran fisik (berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, ukuran fisik lainnya.

Kembang : Fungsi dan kemampuan (Penglihatan, pendengaran, motorik kasar, motorik halus, bicara bahasa, personal sosial, kecerdasan, perilaku, perkembangan spesifik lainnya.

Tumbuh dan kembang tidak dapat dipisahkan, ada pola atau grafik untuk melihat tumbuh kembang anak, dengan melihat pola ini akan dapat menganalisa apakah di bawah standar atau normal, tentunya normal atau tidaknya ada beberapa faktor, internal ataupun eksternal.

ASI merupakan nutrisi yang paling baik agar tumbuh dan kembang si kecil dapat optimal. Usahakan menyusui secara eksklusif ya Bunda (eksklusif 6 bulan).

yuk minum susu

4. Kesehatan saluran cerna.

Kesehatan saluran cerna anak usia dini :

* Fungsional : Diperankan oleh kolonisasi mikrobiota.
* Dasar : Kolonisasi mikrobiota saluran cerna anak -> pembentukan sirkuit otak anak.
* Fakta : Perubahan komposisi mikrobiota di setiap tahapan perkembangan anak.

Tentunya komposisi mikrobiota pada anak berumur 1 bulan akan berbeda komposisinya dengan anak yang berumur 12 bulan.

Dari keempat perisai, semuanya saling berkaitan. Yang pertama, perkembangan otak (100 milyar sel - sel saraf) membutuhkan sistem ketahanan tubuh (perisai kedua), terdapat 60 - 70% sel - sel ketahanan tubuh agar dapat tumbuh dan kembang secara optimal (perisai ketiga), perhatikan juga kesehatan saluran cerna (perisai keempat) yaitu membutuhkan 100 triliun mikrobiota saluran cerna, agar kesemua perisai dapat berjalan dengan baik.

Tips untuk Ayah dan Bunda.

Membentuk perisai pelindung anak generasi multitalenta.

Pada masa kehamilan :

* Jaga kesehatan seoptimal mungkin.
* Kontrol kandungan secara teratur.
* Hindari situasi stress kronis dan usahakan selalu dalam keadaan tenang, senang, dan nyaman.
* Kreatif dalam menciptakan aktifitas sesuai dengan kondisi kehamilan (senam hamil,dll).
* Pada bulan - bulan akhir kehamilan : selalu siaga (waktu, transportasi, keluarga) untuk menghadapi proses persalinan sewaktu - waktu.


Pada masa persalinan dan bayi lahir :

* Upayakan lahir normal secara pervaginam, kecuali atas indikasi saran dari dokter kandungan harus melahirkan secara khusus.
* Segera memberikan ASI sesaat setelah lahir (IMD/Inisiasi Menyusui Dini).
* Menyusui ASI secara eksklusif dengan cara yang benar.


Pada masa bayi dan anak usia dini :

* Pemberian ASI dan MP-ASI yang baik dan benar.
* Mempunyai pola asuh yang melekat ke anak.
* Membina pembentukan kemampuan anak dengan cara sealami mungkin (bermain yang menyenangkan secara rutin dan reguler).
* Menciptakan lingkungan sekitar anak yang kaya rangsang (lihat, dengar, sentuh dan raba)
* Tidak sembarangan memberikan obat ke bayi / anak terutama antibiotika, tanpa petunjuk dokter.
* Mengamati dan mendokumentasi perjalanan tumbuh kembang anak secara rutin dan reguler (usahakan mempunyai catatan khusus tumbuh kembang anak seperti KMS, buku KIA, dsb).

rame nih saat games ^_^


Setelah istirahat makan siang, acara dilanjutkan lagi nih. Eh ternyata Bunda Rose mini, nggak langsung muncul ke depan panggung, malah sembunyi, maunya main pantun dulu sama Zacky. Langsung rame deh pesertanya, setelah mengajak main pantun, peserta diajak untuk bermain, saat Bunda Rose mini bercerita, kalau ada angka ganjil, peserta harus tepuk tangan, kalau ada angka genap peserta harus berdiri. Kebayang dong hebohnya. Ada beberapa Bunda dan Ayah yang beruntung terpilih untuk disuruh ke atas panggung, eh nggak hanya sampai di situ permainannya. Bunda dan Ayah yang terpilih masih “dikerjain” lagi nih, harus mengikuti suara Bunda Rose mini dengan tingkah laku, kalau mendengar kata aku, nanti peserta yang ditepuk sama Zacky harus melet, kalau saya, cilukba, sedangkan kalau Anda, harus seperti abang none yang salam gitu. Seruuuu deh permainannya, nggak bikin ngantuk. Sayang sekali ada beberapa Bunda dan Ayah yang gagal dan nggak dapat hadiah.

bunda rose mini


Dari permainan seperti itu, Dr. Rose Mini A. Prianto, M.Psi selaku Ketua Program Studi Terapan, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan Presiden Direktur ESSA Consulting. Menjelaskan jika stimulasi anak gampang berupa interaksi terhadap orangtua dan si kecil mudah sekali untuk dipraktikkan. Seperti permainan yang Bunda Rose mini lakukan. Kemudian Bunda Rose mini menjelaskan tema “Kekuatan bermain untuk membentuk kecerdasaan di era milenial”.

Kecerdasan merupakan keseluruhan kapasitas atau kemampuan untuk belajar, memahami lingkungan dan memecahkan masalah. Dr. Howard Gardner memperkenalkan istilah kecerdasan majemuk (multiple intelligence). Jadi orangtua jangan hanya berfokus kepada kecerdasan secara akademik, masih banyak kecerdasan lainnya. Seperti :

1. Kecerdasan musikal.

Kemampuan dalam memahami dengan mengekspresikan diri dengan musik dan irama, menciptakan lagu, memainkan alat musik, dan sebagainya.

2. Kecerdasan kinestetik.

Kemampuan menggunakan kelenturan tubuh untuk mengatasi masalah, dan menghasilkan suatu produk. (ballerina, koki cilik, pemain bola).

3. Kecerdasan logika matematika.

Kemampuan untuk memahami kondisi atau situasi dengan menggunakan penalaran logika, kemampuan analisa, termasuk perhitungan matematis.

4. Kecerdasan Visual-spasial.

Kemampuan untuk membayangkan suatu hasil akhir, berpikir kreatif, mengimajinasikan sesuatu, dan sebagainya. (menggambar, bermain susunan balok).

5. Kecerdasan linguistik.

Kemampuan untuk mengekspresikan diri menggunakan bahasa, lewat membaca, menulis dan berkomunikasi.

6. Kecerdasan interpersonal.

Kemampuan untuk bekerjasama dengan orang lain secara efektif, serta berempati dan memahami orang lain.

7. Kemampuan natural.

Kemampuan untuk mengenali flora dan fauna serta melihat perbedaan dan persamaan yang ada di ala mini.

8. Kecerdasan moral.

Kemampuan untuk memahami tuntunan yang ada di lingkungan, mengetahui apa yang baik dan buruk untuk dilakukan.

Ada 7 hal penting dalam kecerdasan moral :


• Empati (empathy).

• Hati nurani (conscience).

• Kontrol diri (self control).

• Menghargai (respect).

• Kebaikan (kindness).

• Tenggang rasa (tolerance).

• Keadilan (fairness).

Wah ada banyak kecerdasan nih, menurut Bunda, si kecil termasuk yang mana nih?

Untuk menciptakan kecerdasan kepada si kecil, penting juga dilakukan stimulasi, karena dapat mengoptimalkan perkembangan si kecil, dan membantu memunculkan talenta – talenta yang terpendam. Stimulasi perlu menyesuaikan usia dan karakteristik perkembangan anak.

si kecil bisa bermain di arena yang disediakan.


Suatu kegiatan bermain harus memnuhi karakteristik berikut :

1. Motivasinya dalam diri (intrinsik).

2. Diwarnai emosi yang positif.

3. Fleskibel, mudah beralih dari satu kegiatan ke kegiatan lain.

4. Menekankan proses bukan hasil.

5. Anak bebas memilih.

6. Memiliki kualitas pura – pura.

Berdasarkan tahapan perkembangan dan kematangan kognitif anak, jenis permainan dapat dibedakan menjadi :

1. Bermain fungsional (0 -2 tahun) di dalam penjelasan, juga disertai video, yaitu bayi yang mengikuti gerakan Ayah, yaitu tepuk tangan dan menggerakkan kakinya.

2. Bermain konstruktif ( 2 – 3 tahun) , seperti bermain menyusun balok.

3. Bermian peran (3 – 7 tahun). Si kecil bermain pesawat, berimajinasi jika dia jadi pesawat, atau bermain masak – masakan, pura – pura makan.

4. Bermain aturan (7 tahun ke atas) seperti main catur yang memang dalam permainan tersebut ada aturan yang harus dipatuhi.


Morinaga.

Sejak tahun 1986 Kalbe Nutritionals dan Morinaga Jepang, telah membentuk kerjasamanya untuk memformulasi, memproduksi dan menjual produk Morinaga di Indonesia. Dengan fokus pada Air Susu Ibu (ASI) sebagai sumber ideal nutrisi, Morinaga Nutrition Research Center Jepang telah melakukan banyak penelitian dengan mengembangkan nutrisi anak berkualitas. Inovasi unggulan dari Morinaga yaitu Formula Platinum, dengan sinergi nutrisi lengkap yaitu kecerdasan Multi talenta dan Pertahanan Ganda, untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak - anak Indonesia menjadi generasi platinum (sumber : morinagaplatinum.com).

Morinaga mempersembahkan 6 langkah aktivasi multitalenta dengan dukungan pola asuh, gaya belajar dan kecedasan emosi yang tepat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak indonesia. Dengan keenam langkah ini diharapkan anak Indonesia menjadi generasi platinum yang multitalenta. Keenam langkah yaitu :

1. Kecerdasan multitalenta.
2. Pertahanan tubuh ganda.
3. Tumbuh kembang optimal.
4. Gaya belajar.
5. Pola asuh.
6. Kecedasan emosi.

Agar tercapainya 6 langkah tersebut, Morinaga mempersembahkan perisai perlindungan si kecil, yaitu Moricare + dan Prodiges. Apa itu Moricare + dan prodiges?

Moricare + mencakup 3 perisai, yaitu :

1. Kecedasan multitalenta :
    * Protein, Vitamin B12 dan Zat Besi. Protein merupakan komponen esensial dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.

   * Vitamin B12 berperan sebagai koenzim dalam pembentukan asam nukleat misalnya pembentukan sel darah merah.

     * Zat besi merupakan komponen hemoglobin dalam sel darah merah yang membawa oksigen keseluruh tubuh.

2. Petahanan tubuh ganda.
    Zink dan Vitamin A. Vitamin A dapat membantu mempertahankan keutuhan lapisan permukaan saluran pencernaan.

3. Tumbuh kembang optimal.
     Tinggi kalsium dan vitamin D. Kalsium berperan dalam pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi.


Prodiges : Kesehatan saluran cerna.
* Nutrisi untuk kesehatan saluran cerna anak.
* Saluran cerna anak merupakan pondasi tumbuh kembang anak jangka panjang.

ayo kenali alergi.



Selain seminar yang sangat mengedukasi untuk Ayah dan Bunda, Konferensi Ayah Bunda Platinum juga menyediak berbagai both yang bisa didatangi. Ada both "Kenali alergi", Ayah dan Bunda bisa mengetahui kemungkinan anak alergi atau tidak, apakah si ayah atau bunda juga mempunyai elergi, karena kemungkinan si kecil akan terkena alergi jika ada riwayat alergi dalam keluarga.

photoboth


Photo both, waaah both ini yang ramai banget nih, photo both dengan konsep peternakan, bisa ajak satu keluarga untuk foto.

MI Plya plan


Both MI Play plan. Di sini si kecil akan diajak untuk membuat aneka mainan yang bisa dibuat sendiri, Ayah dan Bunda bisa juga ikutan, nanti dipraktikkan di rumah. Saat di acara, aku lihat anak - anak bikin teropong dari kertas dan masih banyak lagi. Selain itu masih banyak both yang bisa didatangi loh.

Dunia generasi platinum


Both Dunia generasi platinum, Ayah dan Bunda bisa tahu apa saja produk dari Morinaga, sekaligus mendapatkan product knowledge, yaitu :

Morinaga P-HP : Morinaga P-HP kini dengan Moricare+ dan Prodiges untuk melengkapi kebutuhan si kecil yang memiliki masalah pup yang keras.

Morinaga soya : Morinaga P-HP kini dengan Moricare+ dan Prodiges untuk melengkapi kebutuhan si kecil yang alergi susu sapi.

Ada juga Morinaga yang sering Bunda dan Ayah jumpai yaitu Morinaga platinum, Morinaga Gold dan Morinaga Chil - Go!

Morinaga mengadakan gerakan #SiapMecerdaskanBangsa, untuk mendukung pendidikan anak Indonesia. Setiap pembelian Morinaga Chil Kid Platinum Moricare+ Prodiges sama dengan 1 dukungan sumbangan sebesar 10.000 untuk pembangunan sekolah dalam rangka Hari Anak Nasional. Periode 23 Juli - 23 September 2017. Ayo, dukung sekarang!

ayo beri dukungan.

1 komentar:

  1. Seru bgt acaranya. Edukasi semacam ini perlu juga buat calon ibu seperti kita :) morinaga lengkap bgt kandungan gizinya yah...plus bisa rangsang stimulasi jg. Keren,!

    BalasHapus

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)