7 Cara Efektif Bekerja Di Rumah

kerja dari rumah


Menentukan pilihan untuk bekerja di rumah daripada bekerja di perkantoran, memang membutuhkan keputusan yang matang. Mulai dari suasana yang tentu saja berbeda, hingga tantangan yang akan dihadapi ketika bekerja di rumah, sebagai contoh ketika fokus mengerjakan tugas ternyata di rumah ada tamu, atau masih satu rumah dengan orangtua, tiba-tiba orangtua minta bantuan untuk beli barang di minimarket, semua pertimbangan harus dipikirkan secara serius. Namun jika sudah mantap dengan pilihan tersebut, yuk simak 7 Cara Efektif Ketika Bekerja di Rumah :

1. Jangan mengerjakan tugas di atas tempat tidur.


Meskipun tempat tidur terlihat nyaman, namun jangan pernah sekali-kali untuk mengerjakan tugas di tempat tidur, hal itu hanya akan membuatmu merasa mudah mengantuk dan malas untuk menyelesaikan apa yang sudah dimulai. Alasan lainnya untuk menghindari posisi duduk yang salah, apalagi jika mengetik dengan posisi tidur, semakin lama akan membuat mata tidak nyaman.

Mengerjakan di meja kerja, membuat termotivasi untuk segera menyelesaikannya. Posisi duduk yang nyaman dan membuat fokus dengan segala sesuatu yang ada di depan mata kita.



2. Membuat perencanaan kegiatan.


Sebelum mulai mengerjakan tugas, buatlah perencanaan untuk memudahkan meraih goals yang ingin dicapai. Karena mengerjakan di rumah, tentunya perencanaan yang dibutuhkan tidak hanya pekerjaan berkaitan dengan bisnis saja melainkan tulis juga perencanaan untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Apa hal pertama yang dilakukan pertama kali, jam berapa masak lauk, jam berapa bersih-bersih halaman rumah, membuat perencanaan secara terperinci dan terukur dengan tenaga yang dimiliki. Tidak masalah jika pekerjaan hari ini menyelesaikan beberapa tugas kantor/bisnis, yang penting ada kemajuan dan rumah tidak terbengkalai.



3. Hindari berselancar di media sosial.


Pentingnya membuat perencanaan salah satunya adalah membuat kita untuk fokus dengan deretan tanggung jawab yang harus diselesaikan. Lebih baik fokus dengan satu pekerjaan yang akhirnya selesai dengan sempurna daripada tidak fokus karena tergoda bersosial media, multi tasking yang sebenarnya hanya sibuk saja tapi tidak produktif. Hindari media sosial untuk fokus dengan pekerjaan.

Namun, jika pekerjaannya berkecimpung di media sosial, berikan jeda untuk mengakses media sosial. 20 menit untuk berselancar di media sosial, 10 menit membuat jus tomat, dan lain sebagainya.



4. Siapkan segala hal untuk menambah energi.


Suasana rumah yan nyaman, kadang membuat badan ingin bermalas-malasan. Untuk menghindari segala susatu yang tidak produktif, lebih baik cari cara untuk meningkatkan mood. Misalnya, meskipun di rumah, pantang untuk menggunakan daster ketika mengetik di laptop, menyemprotkan wewangian di tubuh, mendengarkan musik yang membuat semangat, memasang lilin aromaterapi dan masih banyak lagi cara untuk memberikan semangat kepada diri sendiri.

Jangan karena kerjanya hanya di meja, dan maunya hanya makan dengan cara pesan antar. Makanlah yang mengandung energi, misalnya membuat jus dari buah-buahan atau sayuran, jika repost bisa langsung makan buah segar atau buah potong yang sekarang mudah ditemui di minimarket.


5. Istirahat yang cukup.

Atur ritme saat bekerja di rumah dengan di kantor, bisa dengan memulai pekerjaan jam 8 pagi, waktu sama persis ketika berada di kantor. Berada di rumah bukan berarti waktu bisa longgar atau sebebas-bebasnya, atur waktu agar ketika dekat dengan tenggat waktu malah begadang, dan alhasil istirahatnya kurang.

Selain tidur, butuh juga yang namanya istirahat sejenak, seperti merendam kaki dengan air hangat, memberikan jeda waktu untuk mengistirahatkan mata yang terus-menerus menatap layar laptop, strecthing ringan agar otot tidak kaku merupakan bentuk untuk istirahat. Meskipun tidak ada jam yang ketat seperti di kantor, bikin jadwal untuk diri sendiri agar disiplin, jam berapa makan siang, jam berapa pekerjaan harus selesai. Atur pola hidup dan pola makan yang sehat.



6. Kerjasama dengan keluarga di rumah.

Berkomunikasi dengan orang di rumah untuk saling membantu dalam hal pekerjaan rumah. Bisa meminta tolong membagi tugas dengan suami, saudara atau jika memiliki dana lebih, dapat mengandalkan pihak ketiga seperti jasa bersih-bersih rumah atau menggunakan jasa IRT. Membentuk tim yang kompak untuk menyelesaikan tugas rumah dan jangan lupa beritahu pasangan atau keluarga jam berapa kamu mulai konsentrasi di layar laptop, hari apa saja sibuk dengan jadwal, kapan saja jadwal untuk berlibur bersama keluarga, memiliki lingkungan yang saling mendukung membuat kita merasa nyaman dan aman memiliki karir namun tidak lalai untuk memperhatikan dan sebagai wujud dari rasa cinta kepada anggota keluarga.



7. Mencatat segala kemajuan yang telah dibuat.

Setelah membuat perencanaan, jangan lupa untuk selalu menulis segala kemajuan yang telah dibuat, sekecil apapun itu. Cara ini sebagai bentuk evaluasi diri, apakah time management telah dilakukan dengan baik, atau seharian hanya bengong sambil scroll media sosial. Evaluasi juga ditujukan untuk hasil pekerjaan yang telah dilakukan, apakah ada kesulitan? Apakah sesuai dengan ekspektasi, segalanya dievaluasi. Melihat segala sesuatu yang telah dicapai, melihat usaha dan perkembangannya untuk menuju goals yang sudah dibuat, membuat rasa bangga dengan diri sendiri jika mampu melakukan sebuah tanggung jawab. Tidak ada salahnya jika membrikan rewards kita pekerjaan telah selesai.

Semoga ketujuh cara efektif bekerja di rumah, karena sibuk bukan berarti produktif, seperti sibuk memikirkan dia yang sedang bersama orang lain. Punya tips lain? Yuk komentar di bawah.

1 komentar

  1. Ini mah cita2 kalo anak2 udah gede mba, klo skrg baru pengen prakteknya aja tp blom kesampean 😂

    BalasHapus

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)