Ad Placement

Mengapa Saya Konseling?

Mengapa Saya Konseling?




Saya memiliki buku yang berjudul “I Want To Die But I Want To Eat Tteopokki”. secara garis besar bukunya menceritakan perjalanan si penulis saat melakukan konseling. Buku tersebut sudah lama saya miliki dan sempat membaca, kemudian saya baca ulang, malah tercetus ingin mendokumentasikan perjalanan konseling yang saya jalan saat ini.

Meskipun permasalahan si penulis tentu lebih berat dan kompleks daripada saya. Namun, tujuan saya bukan membandingkan saya dan si penulis tersebut. Ingin menulis “perjalanan” konseling ke psikolog, bagaimana perubahan yang terjadi pada diri saya.

Tapi, bedanya jika di buku tersebut ditulis secara blak-blakan pertanyaan ketika konseling, saya masih belum nyaman membuka secara gamblang, “Apa saja pertanyaan yang diajukan”, “Bagaimana sesi yang dilakukan dari awal hingga akhir”. 


Kok bisa, Sar?

Saya kira semua baik-baik saja, sesuai rencana karena saya fokus menjalankan salah satu komunitas (atau bisa disebut grup belajar). ternyata tidak berjalan dengan semestinya.

Tiba-tiba saja harus melepaskan tanpa saya kehendaki, dengan alasan dijodohkan (namun dia mengaku di depan keluarganya hanya dikenalkan dengan seorang wanita oleh keluarga jauhnya, padahal statusnya masih dengan saya).

Tidak sampai di situ, ternyata di belakang saya, nama baik saya dijatuhkan di depan keluarganya, dijelekan mengarah ke fitnah. Saya mendapatkan kabar dari salah satu anggota keluarganya, saya beneran shock. Keputusan sepihak masih membuat hati saya terluka, ternyata ditambah lagi dengan nama baik saya yang dijatuhkan.

Saya mencoba berpikir jernih dengan cara klarifikasi, mengapa dia seperti itu? Tapi jawaban yang saya terima hanyalah tuduhan yang kasar.

Jika sudah bosan dengan saya, jika ingin menikahi wanita lain, mengapa nama saya dijatuhkan di depan keluarga besarnya? Mengapa menghalalkan segala cara termasuk mempertaruhkan nama saya?

Apakah karena saya jauh, keputusan sepihak yang diberikan membuat saya tidak bisa berbuat apa-apa, tidak bisa berkutik ketika nama saya seenaknya dijelekin, dan hanya bisa (terpaksa) menerima segala keputusan yang ia mau?

Apakah dia lupa jika saya bisa berdoa? Berdoa dengan segala rasa sakit hati yang saya terima atas perlakuannya. Berdoa tidak memandang jarak, bukan?

Tapi… saya berdoa untuk kebaikan saya, bukan untuk sumpah serapah masa lalu.

Padahal salah satu keluarganya yang membela saya sampai minta maaf ke saya, padahal salah satu anggota keluarganya tidak ada salah ke saya. Malah lelaki tersebut yang menyakiti saya, tidak ada kata maaf hingga sekarang, dan saya tidak berharap perkataan maaf dari dirinya.


Mengapa putus cinta bisa membuatmu konseling?

Bukan putus cintanya, tapi prosesnya. Semua keputusan tidak ada yang saya kehendaki tapi saya dipaksa untuk menerima. Kejadian demi kejadian yang menimpa saya, membuat pertahanan saya lemah, mental saya tidak sekuat itu.

Akhirnya terjadi perubahan dalam diri saya, secara mental maupun fisik (sulit tidur, mual dan muntah), beberapa teman mengetahui perubahan yang saya alami. Untuk rincian apa perubahan secara mental tidak saya tulis di blog, karena saya lebih terbuka ke psikolog saya.

Menghindari juga menganggap ciri-ciri perubahan mental yang saya alami nantinya digeneralisasikan sebagai depresi atau sebagainya. Jangan self diagnose ya, lebih baik langsung ke ahlinya saja, dan tidak mudah untuk mediagnosis seseorang depresi atau tidak, sayapun belum diagnosis apa-apa karena saya masih dalam proses konseling.

Saya merasa perubahan yang ada pada diri, bukan diri saya yang sebenarnya, itu bukan saya. Sari nggak kayak gini. Saya merasa perubahan ini akan memperburuk saya, dan saya tidak mau dampak emosi yang tidak stabil akan kena pada orang di sekitar saya.


Waktu tidak bisa menghilangkan luka, hanya mampu melupakan. Ketika ada satu hal sebagai pelatuk akan mengingat masa lalu, diri saya akan down. 


Saya tidak ingin diri saya larut dalam luka, saya ingin menyelamatkan diri saya. Mengapa orang yang saya cintai, tiba-tiba menjatuhkan nama saya di depan keluarganya, padahal saya tidak melakukan hal yang ia sebutkan. Saya harus terpaksa merelakan perpisahan, ditambah lagi dengan fitnah.

Reaksi dari tubuh dan pikiran saya tidak seperti biasanya. Saya butuh pertolongan. Untung masih ada teman-teman dan keluarga. Entah bagaimana saya harus bercerita, saya terharu dengan pertolongan dari arah yang tak terhingga. Saya bersyukur. Saya berharga di depan keluarga, di depan teman-teman saya.

Tak henti-hentinya, berterimakasih pada semua yang selalu di samping saya, apapun perubahan yang saya alami, saya ternyata tidak sendiri, meski tubuh dan pikiran terasa ditelantarkan, dibuang, entah pikiran negatif apa lainnya, hingga membuat saya menyelahkan diri sendiri, jika ini terjadi, teman-teman selalu menghalangi saya untuk berpikiran buruk.


Apa tidak capek melakukan konseling?


Capek, banget. Apalagi saat sesi dimulai selalu diberikan pertanyaan yang menyangkut masa lalu, saya masih terus-menerus nangis. Rasanya ingin menghilang saja atau melupakan, anggap nggak pernah terjadi.

Tapi, setelah dipikir, melupakan atau mungkin mengabaikan, bukan solusi yang terbaik untuk permasalahan saya. Setidaknya saya harus berani melewati jalan untuk kembali pulih.

Saya berusaha untuk mengendalikan diri, jika saatnya konseling, saya harus memusatkan diri dan pikiran saya untuk konseling, tidak khawatir akan hal lain, atau pikiran bercabang ke pekerjaan atau yang lain. Kalau mau nangis, ya silakan, agar terasa lebih lega.

Setelah konseling, saya harus totalitas untuk fokus dalam menyelesaikan pekerjaan, dan beraktivitas sehari-hari.

Setelah konseling juga agak lebih baik meskipun masih up and down, kadang semangat, kadang down, tapi saya harus mencintai setiap prosesnya agar tidak ada trauma dalam diri saya.

Kamu tahu, jika dinding dipukul dengan palu, pasti akan retak. Pasti pemilik rumah akan segera memperbaiki dinding tersebut. Meskipun telah diperbaiki tapi tidak bisa kembali seperti semula. Pemilik juga akan selalu ingat jika di dinding tersebut ada retakan.
Setidaknya si pemilik rumah ingin dinding tersebut lebih baik daripada membiarkan retak yang semakin melebar. Mungkin nanti, dinding tersebut dilapisi cat warna yang cerah.


Apakah saya belum bisa move on?

Justru saya konseling, karena saya move on.

Jika sakit gigi, tentu harus ke dokter gigi, bukan meminium bermacam-macam obat yang belum tentu bisa menyembuhkan.

Nikmati saja prosesnya, karena inilah jalan hidup saya yang harus saya lalui. Saya tetap terus berdoa, dan konseling ini sebagai bentuk untuk ikhtiar.

Saya dilahirkan dalam bentuk yang sempurna, dalam balutan cinta dan kebahagiaan. Ini bentuk ikhtiar saya, jika nanti saya akan "dipanggil" olehNya, saya menjadi manusia yang penuh cinta dan kebahagiaan.



Mengapa tidak ikhlas saja?

Entah saya sudah ikhlas atau belum, tapi terlalu rumit jika harus ikhlas, sementara jiwa dan raga saya disakiti. Saaya sudah menerima apa yang terjadi pada diri saya, dan saya bergerak untuk menyembuhkan apa yang membuat saya sakit.



Apakah doa tidak cukup?

Insya Allah saya selalu bersyukur, diberi kesehatan (tidak pernah ada keinginan bu*nuh di*ri), diberikan keluarga dan teman yang selalu support saya. Namun, permasalahan mental manusia sangat kompleks.

Konseling bukan karena tidak bersyukur, konseling bukan karena tidak percaya kekuatan doa. Bagi saya, konseling merupakan ikhtiar saya untuk pulih.

Saya diciptakan di dunia ini dengan penuh cinta dan kasih sayang. Saya ingin kembali untuk menghadap kepadaNya dengan jiwa yang penuh cinta juga. (jawabannya sama dengan di atas ya).



Apa kamu nggak takut jika seseorang ingin mendekat ke kamu malah mundur karena kamu konseling ke psikolog?

Kenapa harus takut, kenapa harus malu dengan keadaan diri. Bagi saya, ke psikolog yaa seperti orang sakit batuk pergi ke dokter, hanya saja penanganannya berbeda.

Jika ada laki-laki yang ingin mendekati saya, malah mundur karena membaca postingan ini atau mengetahui aktivitas saya sekarang. Ya sudah, tidak memaksa kehendak orang lain. Mengapa harus menahan seseorang yang tidak ingin di samping saya.

Saya tahu, jika stigma ke psikolog masih negatif, tak apalah, semua tidak harus sama persepsi. Selalu akan ada pro dan kontra. Saya tidak memaksa untuk sepahaman.

Saya yang mencintai diri saya, saya yang tahu apa yang saya butuhkan. Konseling merupakan ikhtiar saya agar tidak ada trauma.

Saya tidak ingin orang yang di sekitar saya mengalami dampak akan perubahan saya. Maka saya cari pertolongan.

Saya ingin menjalani hubungan baru dengan laki-laki baru, saya ingin mencintai dan dicintai, saya ingin percaya dan dipercaya. Hal yang sederhana, tapi saya masih dalam proses untuk bisa menghadapi masa depan yang lebih baik, tidak ingin masa lalu menjadi kerikil yang menyakitkan ketika saya berjalan.

Menulis hal ini sebagai dokumentasi bagaimana perjalanan diri saya dari waktu ke waktu (progress) saat melakukan konseling. 

Tulisan ini bukan menjadi salah satu "spoiler" tentang langkah atau tahapan konseling, karena penanganan setiap permasalahan akan berbeda. Jika kamu merasa butuh bantuan, segera ke psikolog, jangan self diagnose. Blogpost selanjutnya, bagaimana caranya ke psikolog, gratis atau berbayar. Tunggu ya. Love.
Seminggu Setelah Menanam Benih Sayur Di Pot

Seminggu Setelah Menanam Benih Sayur Di Pot

cara menanam sayuran di pot



Kurang lebih sekitar seminggu yang lalu, tepatnya 18 April 2021, saya memulai project menanam benih sayuran di dalam pot. Benih bayam, sawi dan cabe. Kedua sayuran mudah untuk ditanam, namun yang cabe lumayan agak lambat tapi tumbuh. Seneng banget.

Awalnya memang ada rencana untuk nambah “koleksi” tanaman, di rumah sudah ada tanaman hias dan beberapa tanaman toga, seperti lidah buaya dan daun pandan. Dulunya memang Almarhumah Mama seneng beli tanaman hias, daripada tanamannya dibiarkan mati, saya mulai merawatnya dan ternyata menyenangkan.

Tidak ada rencana khusus untuk membeli tanaman jenis tertentun, ketika liburan ke Malang, seneng beli kaktus, dan beberapa tanaman hias, ketika ada teman yang jual tanaman toga, sayapun beli juga. Belinya random banget, karena pengin tahu karakteristik setiap tumbuhan, dan yang (setidaknya) gampang dirawat adalah palawija, terutama jahe, karena sekarang ini jahe yang saya tanam udah beranak-pinak.

Semakin banyak mengetahui karakteristik tumbuhan, semakin banyak petualang yang dirasakan. Beberapa waktu lalu beli telang, alhamdulillah tumbuh subur dan ternyata dia merambat. Kemudian melakukan “eksperimen”, buang biji jeruk di dalam pot, ternyata tumbuh juga, tapi ada tanaman lain tumbuh, entah apa itu, nanti saya cerita lagi tentang tanaman yang lain.

Sekarang bercerita tentang ketiga sayuran yang saya rawat sudah seminggu lebih. Apa cabe termasuk sayuran?

Perawatan bayam dan sawi.

Menanam bayam dan sawi tidak terlalu membutuhkan tenaga ekstra. Untuk cara menanamnya sudah saya tulis di postingan sebelumnya. Beberapa hari setelah proses penanaman sudah mulai berkecambah.

Ternyata saya menyebarkan benih yang ditanam msih kurang banyak, meskipun sudah nampak cukup rimbun, tapi lebih baik sedikit ditambah benihnya ketika akan ditanam. Awalnya menyebarkan kurang lebih 12-15 benih. Nanti jadi catatan tersendiri kalau mau menanam lagi.

Perawatan yang saya lakukan hanya menyiram secara teratur, pagi dan sore, kadang kalau cuaca terlalu panas, saya siram lagi sekitar jam 10 pagi. Jadi, jadwal siramnya, sekitar jam 6-7 pagi kemudian jam 4-5 sore.

Sawi pertumbuhannya lebih cepat dari bayam, tumbuh daun sejati lebih dulu sawi ketimbang bayam. Saya nonton di youtube kalau bayam lebih banyak membutuhkan air, namun ternyata keduanya sama-sama lebih banyak butuh air.

Pernah saat itu karena bolak-balik ke Rumah sakit, nggak sengaja lupa siram, ternyata tanah sawi lebih cepat kering daripada bayam. Mungkin beda pengalaman aja, jadi jumlah airnya keduanya disamakan.

Tidak ada penambahan pupuk atau semprot apalah-apalah pada tanaman, cukup disiram aja dan kalau sudah berkecambah, langsung ditaruh di tempat yang terkena matahari langsung.

Sekarang nunggu siap panen aja. Jenisnya sayurannya adalah sawi caisin dan bayam hijau, nanti kalau sudah panen, mau dibikin lalap aja, pengin tahu rasa dari sayuran yang saya tanam sendiri.


Postingan serial berkebun

 

Perawatan cabe.


Menanam cabe termasuk yang bikin deg-degan, bisa berhasil tumbuh atau nggak, kalau sudah tumbuh, bisa panen atau nggak. Nah, ini yang butuh perawatan ekstra karena beberapa kali menonton via youtube, ada aja yang mengganggu tanaman cabe, mulai dari jamur hingga hama.


cara mudah menanam cabe di pot

Sering lihat video kalau ceba sudah ada daun sejati, dipindahkan ke pot yang lebih besar agar semakin tumbuh besar, diberikan beberapa alternatif cairan untuk mengusir hama, pemberian pupuk agar nanti ketika panen, cabenya bisa tumbuh banyak, gendut dan rasanya pedas segar.

Antara khawatir dan merasa tertantang ketika menanam cabe di dalam pot, karena lebih sering melihat kalau cabe ditanam di pekarangan, secara liar atau memang sengaja dibudidayakan. Tapi, nggak boleh patah semangat, yakin bisa menanamnya di dalam pot.

Sayapun sudah menyiapkan pot yang lebih besar, rencanya setelah tumbuh daun sejati, nantinya si cabe ini saya pindah ke pot yang lebih besar.

Sekarang tanaman cabe masih proses berkecambah, belum tumbuh daun sejati, lebi lama daripada kedua sayuran di atas. Tapi tetap sabar dan semangat.

Rencana selanjutnya.

Untuk ketiga sayuran yang sudah ditanam, akan saya rawat sampai benar-benar tumbuh dewasa. Selanjutnya, mau nanam benih sayuran lagi, tapi mau pakai “metode” microgreen untuk benih sawi, dan lainnya.

Sebenarnya benih yang disarankan untuk dijadikan microgreen adalah biji bunga matahari dan white grass, tapi daripada beli benih lagi, padahal masih punya banyak, lebih baik memanfaatkan yang sudah ada.

Nanti akan diupdate lagi tentang penanaman denga cara microgreen ini. Selanjutnya, mau beli tanah Malang yang lebih subur, karena tanah sebelumnya merupakan tanah yang tak terpakai. Ingin membandingkan media tanam yang lain.

Masih ingin beli dan rawat kaktus sampai beranak-pinak gitu. Masih ingin beli tanaman toga maupun tanaman hias. Tidak sabar kalau nanti teras semakin rimbun dan teduh.

Kalau kamu, sudah punya tanaman apa saja? Rekomen dong, beli apa nih enaknya.
Bulan Ini, Tiga Tahun Yang Lalu

Bulan Ini, Tiga Tahun Yang Lalu





Bulan ini, tiga tahun yang lalu..


Ketika sampai di rumah, ternyata sudah banyak tetangga yang berkumpul di depan, ada yang menyiapkan keranda, menyiap melati dan beberapa bunga, ibu-ibu siap meronce bunga.

Rasanya bingung, ternyata harus menjalani beberapa proses sebelum tiba saatnya orang yang saya cintai dimakamkan.

Saya nggak boleh diam di rumah, nanti bengong. Akhirnya masku (kakak kedua) nyuruh untuk ngumpul bareng ibu-ibu komplek.

Saya cuma duduk saja. Nggak tau mau ngapain. Proses untuk pengantar jenazah dari Rumah Sakit hingga ke rumah, ternyata membutuhkan waktu.

Ternyata banyak ibu-ibu yang berlalu-lalang, bapak-bapak menyiapkan untuk tempat untuk memandikan jenazah, dll.

Satu persatu mendekati saya.

“Mbak Sari, udah ada cowok? Nikah aja sekarang.”

“Mbak Sari yang tabah ya, sekarang jaga Bapak.”

“Mbak Sari, Bapaknya dijaga ya.”


Tapi tidak ada yang menanyakan kabar saya.


Seakan-akan ada tanggungjawab baru yang akan saya pikul, saya nggak keberatan, tapi memasuki “dunia yang baru” masih clueless.

Menikah? Entah keluar dari mulut siapa yang berkomentar untuk melangsungkan pernikahan saat itu juga, dan sebel banget rasanya. Hari ini (saat itu) merupakan hari sakral bagi saya. Kok bisa mencampuri pernikahan saya dengan pemakaman. Hari ini cinta, perhatian saya tercurahkan penuh pada Almarhumah. kok bisa-bisanya..

Reaksinya saya ketika tertimpa keadaan yang “luar biasa”, reaksinya cuma bengong tapi mikir,

“kok bisa ya?”

“Padahal nggak dapat firasat apa-apa”

“Logikanya kalau ke rumah sakit, ingin sehat, kok bisa gini?”


Pada akhirnya saya menyadari, jika manusia mahkluk yang lemah, jika sudah ketetapanNya tak akan bisa diubah.

Saya harus melakukan sebaik-baiknya usaha ketika berada dalam situasi tersebut. Saya melakukan semua proses dengan menahan tangis,

“Jangan nangis ya Mbak, biar Mama tenang”.

Katanya kalau ada air mata yang jatuh di tubuh jenazah, nanti dia gak tenang di dunia sana, dan entah apalah kata orang saat itu. Ajaibnya, saya nurut saja. Saya nggak nangis saat memandikan Mama. Oiya, saya 3 bersaudara. Kakak pertama itu cewek, kakak kedua itu cowok. Karena Kakak pertama rumahnya jauh, luar kota, maka tidak bisa segera sampai ke rumah.

Jadi, saya sendiri yang memandikan Almarhumah (ditemani satu orang, ibu-ibu yang bantu tata cara memandikan jenazah). saat itu rasanya beneran udah ikhlas kalau lihat mama tidur.

Sebenarnya, nggak pernah siap, nggak tau mau ngapain, tapi ya ikut aja apa kata petugasnya, prosesnya alhamdulillah berjalan dengan lancar, cium pipi Mama terakhir kali membuat saya berpikir, ternyata apa yang saya miliki tidak pernah mengembalikan apa yang sudah menjadi hakNya.

Ingin rasanya, ambil saja nyawa saya untuk memperpanjang umur Mama, ternyata hal itu tidak pernah terjadi.

Usia saya saat itu belum genap 30tahun, masih banyak hal yang ingin saya lakukan bersama Mama.

Saat itu, saat kehilangan, saya tidak butuh untuk disemangati, bukannya sombong, tapi seseorang menerima keadaan di mana seseorang yang dicintainya meninggal dunia, pengin gitu diberi waktu untuk berduka, nangis, sedih itu bukan suatu kelemahan. Itu hal yang wajar, itulah manusia.

Saya belum bisa harus berdiri di kaki sendiri, saya belum siap untuk melihat ke depan dengan tanggung jawab yang berbeda. Berilah waktu kepada orang yang berduka. Siap berada di samping orang yang berduka merupakan bentuk kepedulian yang heart warming.

Namun, saya dengan lapang dada menerima ucapan belasungkawa dengan berbagai macam cara, mungkin setiap orang memiliki rasa simpatinya dengan berbeda.

Meskipun lelah, ternyata ada hal yang membuat saya nyaman, ketika teman-teman berada di sini menanyakan kabar. Hal sederhana yang saya tunggu dari tadi, yaitu menanyakan kabar saya.

7 Hari

100 Hari

1000 Hari.

Saya masih menangisi kepergian Mama.


Beliau menjadi pusat tata surya bagi saya. Kalau ada Mama, semua baik-baik saja, saya bisa bermanja, dunia akan baik-baik jika saya pulang dan disambut hangat sama Mama.

Mama selalu membela saya. Saat kecil saya bertengkar sama mas, ternyata yang dibela itu saya, mas yang dimarahi. Ternyata sekarang ini dunia tak sama lagi.

Masih banyak yang belum saya ketahui tentang dunia ini, bagaimana bisa saya jalan sendiri tanpa dampingan Mama?

Setiap tahun, saya selalu menulis di blog ini. Menulis setahun belakang ini, apa yang saya rasakan, bagaimana pandangan saya tentang hidup ini.

1000 hari.

Sebenarnya nggak begitu saklek sama adat Jawa, tapi pengin bikin acara sebagai ucapan syukur karena para tetangga yang saat itu banyak banget membantu.

Tapi, 1000 hari Mama ternyata tidak ada acara apa-apa, tapi Mama masih ada di hati kami.

Ternyata, saya mengalami mimpi buruk, ah bukan.. itu kenyataan.

Hampir saja saya harus merelakan Bapak, nggak kebayang, dan nggak mau mengalami hal itu. Tunggu, tunggu saya lebih lama lagi. Saya masih butuh bimbingan Bapak.

Awalnya, saat siang hari, Bapak mengeluh sakit di dada, katanya denyut jantung cepat dan terasa nyeri. Karena Bapak nggak ada riwayat jantung, saya saat itu nggak ngeh kalau Bapak kenapa-kenapa, dikira hanya mag atau Gerd, telpon mas juga katanya mungkin Gerd karena banyak pikiran. Install salah satu aplikasi kesehatan, ternyata disuruh ke IGD karena keluhan ada di Jantung.

Akhirnya pesan Gocar, mana saat itu lagi macet karena mendekati jam-jam orang beli takjil dan ada truk mogok.

Di perjalanan, Bapak memegang tangan saya, sambil berucap kalimat syahadat. Saat itu saya langsung ngeblank. Saya harus melakukan apa, doa apa yang harus saya ucap, saya sendirian saat itu, bingung, hanya bisa nahan tangis, sambil memelas pada Sang pencinpta.

“Ya Allah, jangan sekarang, saya masih butuh Bapak. Kumohon jangan sekarang, kumohon..”

Saya harus menahan tangis, karena jika lemah, malah Bapak yang bingung, bapak malah cemas kalau saya nangis dan nggak bisa berhenti. Saya tepuk-tepuk pelan tangan beliau dengan lembut, mencoba menenangkan, karena hampir sampai Rumah Sakit.


“Kok saya sendirian ya menghadapi situasi seperti itu?”


Saya nggak tau apa tujuan Allah, memposisikan saya dalam situasi yang tidak ingin saya bayangkan.

Saya hanya mengandalkan diri saya sendiri, saya mencari kekuatan saya sendiri jauh di dalam diri, apakah saya masih ada kekuatan? Ya harus!


1000harinya Mama,

Tahun ini rasanya ingin bercerita banyak hal. Iya, hanya ingin bercerita, duduk berdua dengan Mama, bercengkerama atas semua apa yang saya lalui setahun belakang ini.




Rumah yang perlahan-lahan saya isi tanaman.


Teman yang menetap dan teman yang pergi tanpa penjelasan yang membuat saya bengong, “dia kenapa ya?”

Teman yang tak terduga ternyata memberikan saya semangat (banyak yang peduli).

Teman yang hanya kepo saja, nggak apa-apa.. mungkin mereka sungkan untuk berbicara dengan saya, atau bingung mendekati saya. Nggak apa-apa, orang lain punya hak untuk menilai. Tapi, saya tetap menjadi diri saya.

Ingin bercerita jika saya patah hati dengan tidak baik-baik saja. Senang juga karena Mama hadir dalam mimpi ketika saya tahu jika mental saya berubah. Saya sedang memperbaiki luka yang ada. Tunggu ya Ma, saya akan menjadi wanita cantik yang memiliki banyak pesona.

Bercerita tentang satu tahun ke belakang. Ternyata saya bukan little girl, tapi saya berubah jadi seorang wanita.

Saya juga akan bercerita jika saya pernah salah, pernah terjatuh, pernah beda pendapat dengan Bapak, tapi semua itu suatu proses yang akan saya jalani, yang terpenting saya tidak lari dari tanggung jawab, saya tidak menyerah dengan impian saya.

Banyak.. banyak hal yang ingin saya ceritakan, anak bungsunya Mama ini berharga, saya bangga dengan diri saya, dan saya ingin Mama bangga memiliki saya. Nanti, kita berdua akan bercerita tanpa akhir, tanpa ada jarak, tidak bercerita di dalam mimpi, tapi benar-benar melihat Mama, dan memeluk Mama.
Cara Menanam Cabe, Sawi dan Bayam di Dalam Pot

Cara Menanam Cabe, Sawi dan Bayam di Dalam Pot

cara menanam cabe di pot


Bercocok tanam merupakan hobi baru saya ketika menghadapi masa pandemi. Timbul rasa jenuh yang harus dicari solusinya. Sebelum tren tanaman hias, di rumah sudah ada beberapa tanaman peninggalan Almarhumah Mama, hanya saja akhir-akhir tidak dirawat dengan serius.

Saat itu saya mulai mengerjakan hal kecil, seperti cabut rumput dan tanaman liar, setelah terlihat rapi, bertahap melakukan hal yang lebih serius, seperti memilih kompos organik, mencabut tanaman yang sudah rusak (banyak jamurnya), membeli bibit, membeli tanaman hias dan masih banyak lagi.

Ternyata dari awal merasa terpaksa karena suatu kewajiban, akhirnya bikin saya senang dan menikmatinya. Melihat aneka warna tumbuhan, warna hijau yang bikin tenang dan betah untuk berlama-lama di dalam rumah.
 

Manfaat berkebun di rumah


Hal yang menyenangkan seperti berkebun tidak hanya sebagai hobi semata, namun memiliki manfaat yang banyak lho, berikut manfaat berkebun di rumah:

1. Menumbuhkan rasa sabar


Memulai berkebun berarti menumbuhkan kesabaran kita untuk menikmati hasil (berupa sayuran, buah, dll). kita belajar sabar untuk mengikuti setiap prosesnya, dimulai dari memilih bibit, menyiapkan media tanam, proses penanaman, menanti tumbuhan tumbuh subur hingga siap panen.

Kadang proses pertumbuhan tanaman tidak sesuai harapan, seperti adanya hama sehingga gagal panen, kita belajar sabar untuk menerimanya. Kita harus sabar mencari solusinya dan mulai dari awal lagi, mengasah kesabaran dengan bercocok tanam, kelak akan bisa dipraktikan dalam keseharian untuk sabar dalam menjalani sebuah proses.

2. Hobi yang memberikan rasa menyenangkan


Memiliki aktivitas yang padat, tentu ingin mencari hal yang bisa membuatmu relax. Berkebun, yuk! Melihat warna hijau yang segar membuat mata terasa relax, apalagi jika melihat aneka bunga dengan bentuk dan warna yang beragam, melihat keindahan yang tercipta dari Ilahi, membuat hati terasa damai. Santai sejenak dengan berkebun


3. Tanggung jawab


Tanaman merupakan salah satu mahluk ciptaanNya. Jika kita berkomitmen untuk menanam tumbuhan, kita harus tanggung jawab mulai dari awal hingga kita mendapatkan manfaatnya dari tumbuhan (sayuran, buah, dll). Jangan lupa untuk bersyukur ya.

4. Disiplin


Untuk mendapatkan hasil panen yang sesuai harapan, tentu memerlukan sikap disiplin, rutin menyiram, memberikan pupuk organik, mencatat berapa hari masa panen dan masih banyak lagi. Jika terlatih untuk disiplin, pasti akan berguna ketika kamu bermasyarakat khususnya saat berorganisasi.

5. Memperbanyak waktu bersama anggota keluarga


Aktivitas berkebun terasa semakin menyenangkan jika dilakukan bersama anggota keluarga. Bisa saling tolong - menolong,

Alhamdulillah kegiatan menanam tanaman masih berlanjut hingga sekarang, apalagi saat ramadan saya mengikuti Berintani challenge di Instagram, ada 7 kegiatan yang bisa kamu lakukan agar bulan suci Ramadan semakin bermakna.

Saya mengikuti aktivitas ketiga, yaitu menanam sayur dan benih tumbuhan, sangat menantang untuk ikutan challenge dari Berintani ini karena sebelumnya saya fokus menanam tanaman hias, kali ini ingin menanam sayuran. Insya Allah kalau sudah panen, tidak hanya dikonsumsi sendiri, melainkan bisa dibagi ke tetangga. Jadi bisa nanam sayuran sekaligus #tanamkebaikan , kegiatan positif seperti ini bisa juga #pupukpahala karena diawali dengan niat baik untuk berbagi hasil panen dengan tetangga.

Saya membaca seputar tanaman dari web Berintani jika ada beberapa sayuran yang cepat panen, di antaranya adalah Bayam, Kangkung, Sawi hijau, Pakcoy dan Selada. Oke, saya akan menanam benih Bayam, Sawi dan Cabe karena sekarang harga cabe sedang naik, kesempatan untuk nanam sendiri agar bisa menikmati hasil panen, meskipun harga di pasaran melambung tinggi.

Di dalam web tersebut, banyak sekali info yang edukatif untuk saya yang masih pemula. Informasinya seputar bercocok tanam, pupuk, agrikultur, dan info pangan.

cara menanam sayuran di dalam pot



Cara menanam cabe, sawi dan bayam di dalam pot.

Sebenarnya cara untuk menanam ketiga sayuran tersebut hampir sama, yang membedakan adalah kadar air yang dibutuhkan, tanaman bayam membutuhkan banyak air. Selain itu, prosesnya sama saja.

Memilih media pot karena rumah tidak memiliki halaman yang luas, tapi nggak patah semangat untuk mempercantik teras dengan tanaman hias maupun sayuran.

Berikut cara menanamnya :

1. Siapkan benih yang ingin ditanam. Cara memilih benih yang baik, selain melihat expired dari benih yang kita beli, bisa merendam benih dalam air, benih yang mengambang berarti kualitasnya kurang bagus.

2. Siapkan media tanam. Saya menggunakan tanah subur dan kompos organik, perbandingannya 1:1

3. Siapkan sticker penanda kapan benih sayuran ditanam, hal ini akan membantumu untuk mencatat bagaimana kondisi tanaman, setiap hari / minggu, dengan pencatatan juga membantumu untuk menghitung masa panen.

4. Untuk proses penyemaian, saya menggunakan pot yang kecil, kurang lebih diameternya 10 cm.

5. Kemudian, taruh media tanam ke dalam pot kecil, ratakan.

6. Tabur benih di atas tanah.

7. Setelah ditabur, tutupi dengan media tanam, secukupnya saja, hingga benihnya ngga terlihat, tapi jangan terlalu banyak.

8. Kemudian siram dengan air.

9. Untuk penyemaian, simpan tanaman di tempat teduh, jangan terkena matahari secara langsung.

10. Kurang lebih 7 - 12 hari akan mulai tumbuh cambah, dan lanjut dengan perawatan hingga siap panen.

11. Ada juga yang melakukan pemindahan dari pot kecil ke pot yang besar agar akarnya semakin menjalar dan daunnya semakin lebat karena dengan pot besar, campuran media tanam dengan varian kompos yang lebih bervariasi hingga perawatannya lebih insentif akan menghasilkan sayuran yang lebih sehat dan berdaun lebat.

Namun, untuk yang masih pemula, lebih baik tanpa pindah pot, untuk mengenali karakteristik setiap sayuran, seiring berjalannya waktu dan bertambahnya ilmu berkebun, bisa melakukan pemindahan pot. Kalau saya masih dalam satu pot saja hingga masa panen.

Untuk penyiraman secara rutin, tanahnya harus benar-benar dalam keadaan basah cenderung becek apalagi sayuran bayam yang butuh banyak konsumsi air.

Jika cuaca panas, bisa dilihat tanamannya apakah tanahnya cepat kering atau masih lembap. Kalau tanaman sayuran yang saya tanam, ternyata tanah yang ditanam benih sawi dan bayam lebih cepat kering. Solusinya saya lebih sering menyiramnya secara terjadwal.

Lebih mudah lagi jika punya semprotan botol spray yang ditaruh di samping pot, ketika melihat tanahnya mulai kering, langsung semprot dari botol spray yang diisi air.

Nah, cara di atas bisa langsung kamu coba karena saya sudah ikutan Berintani Challenge dan merasakan manfaatnya, sekarang giliran kamu untuk ikutan challenge-nya, untuk info lebih lengkapnya bisa cek di akun Instagram @berintani.id karena banyak challenge yang bisa kamu ikuti. Atau bisa juga kunjungi laman Berintani.id untuk dapat informasi menarik seputar bercocok tanam.Yuk ikutan!
Pengalaman Menggunakan Kartu by U

Pengalaman Menggunakan Kartu by U

cara beli kartu by u



Karena keteledoran, ternyata nomor Telkomsel yang sudah saya pakai beberapa tahun terakhir ternyata hangus, karena lupa isi pulsa, udah melewati batas masa tenggang. Tanya customer service lewat akun official twitter Telkomsel, setelah dicek ternyata nomornya benean hangus. Padahal sebelumnya tuh masih ada sinyal, tapi setelah curhat ke adminnya, keesokan harinya sinyal sudah nggak ada.

Nggak panik juga karena nomor yang hangus bukan nomor utama, itu sampingan aja untuk keperluan bisnis. Namun harus segera cari nomor lain karena sebelumnya sudah pakai di whatsapp bussiness.

Cara beli kartu by U


Setelah tanya ke teman, ada beberapa rekomendasi untuk ganti ke by U. katanya harga paketannya murah, bisa beli paketan data dan ada kuota topping. Bedanya kalau data merupakan kuota yang bisa dipakai diseluruh aplikasi, tanpa dibagi-bagi jaringan maupun lokasi. Kuota data bisa dibeli dengan varian Gigabyte atau Mbps sesuai dengan kebutuhan.

Masa berlaku untuk kuota data mulai dari 1 hari hingga 30 hari. Harganya juga lumayan murah di kantong. 1 GB untuk masa berlaku 1 hari, harganya 4000

Sedangkan topping merupakan kuota berdasarkan aplikasi yang dipakai. Ada topping youtube, whatsapp, instagram, TikTok dan masih banyak lagi. Masa berlaku kuota topping mulai dari 1 hari hingga 30 hari. Untuk Topping TikTok, 10GB berlaku 1 hari, harganya 5000.

Cara pilih nomor by U

Sebelum membeli kartu by U, kamu harus install terlebih dahulu aplikasi by U, di aplikasi tersebut akan ada langkah-langkah untuk beli hingga aktivasi nomor.


  1. Install aplikasi by U.
  2. Pertama, kamu akan diarahkan untuk membeli paket kuoata, kalau saya cukup beli paket data tanpa topping. Kalau kamu merasa butuh topping, bisa beli sesuai kebutuhan.
  3. Untuk mendapatkan nomor, ada 2 opsi yaitu memilih nomor secara random ( ada pilihan nomor yang bisa kamu pilih). atau kamu bisa memilih 5 angka keinginan kamu, nanti akan diberikan pilihan nomor by U sesuai dengan 5 angka tersebut. Misalnya ingin punya nomor hp yang angkanya 88456, nah nanti ada beberapa pilihan yang bisa kamu pilih, saya pakai cara yang ini agar nomor utama dan by U bisa kembar gitu.
  4. Kemudian pilih opsi untuk mendapatkan SIM Card, dikirim atau ambil langsung di Indomaret terdekat (nanti ada opsi Indomaret mana saja yang terdekat di wilayahmu). saya pilih diantar pakai JNE, gratis ongkos kirim juga.
  5. Kemudian lanjut dengan membayar sesuai paket yang dipilih. Hanya bayar paket kuota, kalau kartunya gratis.
  6. Pilihan pembayaran banyak banget pilihannya; transfer bank, e-money ataupun bayar di Indomaret atau Alfamart terdekat. Kalau saya pilih bayar pakai gopay, langsung berhasil, dan duduk manis nunggu SIM Card.
  7. Setelah bayar, nanti akan ada notif SIM Cardmu sudah dikirim, sampai di mana, dll. Status terupdate SIM Card kamu. Kurang lebih 3 hari, sampai ke rumah.

Cara aktivasi SIM CARD by U

Setelah mendapatkan SIM Card, cara aktivasinya sebagai berikut :


  1. Masukkan SIM Card ke smartphone kamu.
  2. Jaringan internet harus disambungkan ke by U.
  3. Buka aplikasi, kemudian klik opsi “Aktifkan SIM Card”.
  4. Masukkan nomor KK dan KTP. Pastikan sesuai ya, lanjut ke opsi berikutnya untuk diproses. Cepat kok aktifnya.


Pengalaman Menggunakan Kartu by U


Bagi yang belum tahu, by U ini produknya Telkomsel, saat gunakannya, jaringan sudah 4 G dan cepet saat browsing maupun download.

Apakah by U punya masa aktif atau masa tenggang?

Kalau dibaca dari web resminya, gak ada masa berlaku SIM Card, aktif selamanya. Namun, jika selama 30 hari kartunya tidak terhubung dengan ke jaringan by U maka kartu akan dinonaktifkan secara otomatis.

Setelah mendapatkan kartu, segera mungkin langsung diaktivasi ya, karena jangka waktu aktivasi maksimal 30hari, seperti ketentuan di atas.

Kurang lebih 2 minggu menggunakan provider biru muda ini. Belum ada keluhan, semoga nggak ada karena sudah coba menggunakan jaringannya. Lancar jaya.

Saya lebih suka paket data daripada topping, karena kalau paket data bisa dipakai ke semua medso maupun youtube.

Aplikasi by U ini anak muda banget, desainnya fresh, bahasanya juga kekinian. Nggak jarang suka ada promo, pantengin terus twitternya by U, sering beri kejutan. Ada mini games juga, ix tape dan artikel yang disesuaikan dengan momentnya. Bulan Ramadan banyak mengulas tema ramadan tapi juga ada artikel hiburan.

Aplikasinya meskipun banyak kontennya, tapi tetap simple, nggak bikin bingung kalau mau beli paketan, histori transaksi dan lainnya. Kamu, sudah pakai by U?
Keuntungan Melakukan Pengajuan Asuransi Kesehatan Melalui CekAja

Keuntungan Melakukan Pengajuan Asuransi Kesehatan Melalui CekAja




Pada keadaan yang tidak menentu seperti saat ini, kita membutuhkan proteksi untuk diri sendiri maupun keluarga. Pasti kita akan mencari produk yang pengajuan asuransi kesehatan terbaik dengan klaim cepat, merupakan pilihan pertama ketika ingin membeli produk asuransi.

Siapa saja yang ingin tahu atau sedang mencari pilihan proteksi kesehatan, bisa tetap baca blogpost ini.

Pengajuan asuransi kesehatan secara online

Tenyata semudah ini untuk mendapatkan pilihan produk asuransi kesehatan secara online, saya mendapatkan infonya dari web CekAja. Sudah tau dong tentang portal layanan informasi dan perbandingan dalam lingkup finansial ini. Ternyata tidak hanya memberikan informasi tentang kredit saja melainkan lebih banyak memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyakarakat.

Salah satunya adalah memberikan informasi tentang asuransi kesehatan secara online untuk memudahkan pengguna untuk membandingkan produk proteksi yang diberikan.

Layanan CekAja telah didukung oleh tenaga profesional dan juga berpengalaman di bidang finansial, asuransi dan teknologi.

Sayapun termasuk yang menggunakan layanan perbandingan ini untuk mengetahui produk asuransi eletronik dan kredit kendaraan bermotor, layanannya mempermudah saya untuk memberi keputusan secara finansial.

Sekarang ini sudah ada 12 informasi dan perbandingan kebutuhan finansial, yaitu :

  1. Kredit Tanpa Agunan.
  2. Kartu Kredit.
  3. Pinjaman Online.
  4. Tabungan.
  5. Asuransi Kendaraan.
  6. Asuransi Kesehatan.
  7. Asuransi Jiwa.
  8. Asuransi Elektronik.
  9. Asuransi Perjalanan.
  10. Kredit Kendaraan Bermotor.
  11. Kredit dengan Agunan.
  12. Kredit pemilikan rumah.
Selain itu juga memberikan informasi tentang skor kredit, info syariah, info investasi, info UKM dan masih banyak lagi karena selalu berkembang dan berinovasi untuk memenuhi kebutuhan informasi pada masyarakat luas.

Keuntungan mengajukan asuransi kesehatan online melalui CekAja.

Memilih produk asuransi kesehatan merupakan salah satu bentuk rasa cinta kepada anggota keluarga. Banyak sekali manfaatnya ketika memiliki proteksi, misalnya bisa memberikan perlindungan jika salah satu anggota harus dirawat di rumah sakit.

Biasanya asuransi kesehatan banyak memberikan manfaat yang bisa diklaim, seperti mengcover biaya rawat jalan, rawat inap, pembedahan, mengcover layanan perawatan gigi, hingga memberikan manfaat untuk penyakit kronis.

Awal mengenal CekAja karena layanan pembanding produk kredit, sekarang ini diberikan kemudahan bagi kamu yang ingin mengajukan asuransi kesehatan secara online. Keuntungan yang kamu peroleh ;

  1. Hemat waktu. Proses secara online tidak memakan waktu yang lama.
  2. Memberikan pilihan produk asuransi terbaik dan diterima di segala rumah sakit.
  3. Memberikan pilihan produk asuransi dengan premi rendah.
  4. Mitra produk asuransi yang memberikan banyak manfaat untuk pribadi maupun seluruh anggota keluarga.
  5. Proses pembandingan hingga pengajuan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Cara melakukan pengajuan asuransi kesehatan online melalui CekAja.

Banyaknya produk asuransi yang terbaik, membuat kamu lebih leluasa untuk menentukan pilihan, tapi ada kalanya bingung juga dengan penawaran menarik yang diberikan. CekAja memberikan kemudahan bagi kamu yang masih bingung untuk menentukan mana yang terbaik.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pengajuan asuransi kesehatan :

  1. Cek terlebih dahulu track record perusahaan asuransi. Bagaimana proses klaim, apa saja yang dicover, berapa lama proses pencairan, dan gali info yang ingin kamu dapatkan.
  2. Penyakit kronis. Jika memiliki asuransi kesehatan karena adanya salah satu anggota yang memiliki penyakit kronis, sebaiknya lebih teliti lagi apa saja penyakit yang dicover oleh asuransi, apakah bisa mengcover biaya jika dirawat ke rumah sakit Luar Negeri.
  3. Biaya - biaya. Tanyakan lebih rinci tentang biaya, cover sepenuhnya atau ada ketentuan lain, hingga biaya penalti ataupun biaya lainnya sehingga tidak memberatkan kamu.

Berikut langkah membandingkan produk hingga pengajuan asuransi kesehatan :

  1. Tentukan siapa saja yang butuh perlindungan, untuk perseorangan atau untuk anggota keluarga juga.
  2. Langsung ke situs CekAja dan pilih Asuransi Kesehatan.
  3. Sebelum memperoleh pilihan produk asuransi, kamu harus terlebih dahulu ikuti langkah-langkah yang diajukan terkait informasi.
  4. Ketika selesai mengikuti langkah-langkah yang diberikan, terdapat beberapa produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhanmu sesuai informasi yang kamu isi tadi. Kamu bisa membandingkan mana produk yang sesuai dan terbaik.
  5. Setelah membandingkan dan mendapatkan produk yang sesuai, kamu bisa langsung mengajukan asuransi secara online.
  6. Lengkapi aplikasi dengan informasi atau data yang dibutuhkan, jangan sampai ada yang terlewat ya. Cek kembali data yang ingin diajukan.
  7. Ikuti setiap langkah selanjutnya, kemudian kamu akan menerima notifikasi pengajuan asuransi kesehatan di email kamu.
Kini mendapatkan proteksi tidak perlu repot-repot untuk mendatangi agen, melakukan semua pengajuan hingga transaksi bisa dilakukan secara online, dan tidak melulu harus dibayarkan secara tunai, karena ada pilihan menggunakan kartu kredit.

Tertarik melakukan pengajuan asuransi kesehatan secara online, langsung saja klik https://www.cekaja.com/asuransi-kesehatan