Nominasi dan Pemenang Indonesia Fundraising Awards 2020

indonesia foundraising award

Indonesia Fundraising Awards 2020 telah digelar secara daring melalui aplikasi Zoom pada tanggal 9 Juli 2020. Tujuan diberikannya penghargaan untuk lembaga-lembaga kemanusiaan yang bergerak dalam sosial kemanusiaan di Indonesia ini sebagai apresiasi keberadaannya karena telah menggerakkan kepercayaan publik untuk terus berbagi terhadap sesama.

Terdapat fakta menarik, menurut Charities Aid Foundation (CAF) World Giving Index 2018. Indonesia termasuk salah satu negara yang suka berderma, kebiasaan melakukan kebaikan ini tentu tidak lepas dari kultur gotong-royong yang ada pada masyarakat. Nah, dengan adanya fakta tersebut, maka perlu adanya lembaga yang menerima, mengelola dan menyalurkan donasi yang diterima kemudian dikelola untuk pemberdayaan manusia dalam berbagai program. Biasanya program kemanusiaan yang sering menjadi perhatian adalah program pendidikan, ekonomi, bencana alam dan lain sebagainya. Dana tidak hanya dari individu saja, ada yang dari kelompok masyarakat hingga dana sosial perusahaan atau CSR, dibutuhkannya lembaga filantropi agar dananya dapat disalurkan tepat sasaran dan didistribusikan secara merata.

“Penghargaan ini juga diharapkan bisa mendorong lembaga sosial kemanusiaan agar termotivasi melakukan fundraising. Karena tujuan fundraising sendiri adalah untuk kemandirian organisasi atau lembaga”, Arlina F. Saliman. Direktur IFI.



Institut Fundraising Indonesia.

Institut Fundraising Indonesia (IFI) merupakan lembaga training, consulting dan publishing yang bergerak di bidang fundraising. IFI didirakan oleh Arlina F. Saliman dan M.Arifin Purwakananta pada tahun 2013. Gagasan adanya IFI karena adanya keresahan di bidang fundraising. IFI lahir karena masih banyak lembaga sosial yang tidak berkembang karena tidak melakukan strategi fundraising dengan baik.

IFI memiliki visi Menjadi lembaga yang mendorong terciptanya sustainable Development Indonesia. 

Misi Institut Fundraising Indonesia :

1.Melahirkan sumber daya manusia yang tangguh di bidang fundraising dalam dan luar negeri.
2.Menyediakan literatur fundraising yg relevan untuk indonesia melalui penerbitan buku, majalah, media online dan media fundraising lainnya.
3.Mendorong kemandiriaan Indonesia melalui kemitraan fundraising agency.
4.Membangun jaringan lembaga sosial untuk program sutanable development.

Bu Arlina berharap, hadirnya IFI bisa mewarnai dunia sosial sehingga lembaga sosial akan tumbuh dan mandiri dengan fundraising publik dan dukungan masyarakat.




Kategori dan Pemenang IFA 2020.



Sebelum melihat siapa saja pemenangnya, hadir pula para dewan juri, yaitu :

1.Ahmad Juwani, Direktur KNKS.
2.Arlina F. Saliman, Direktur IFI
3.Agus Budiyanto, Direktur Eksekutif Forum Zakat (FOZ).


Penjurian dilakukan sejak bulan Januari, dengan proses seleksi ketat, mulai dari proses administrasi hingga penjurian pada tahap akhir dilakukan secara profesional dan independen. Karena keadaan Indonesia yang sedang mengalami kesulitan, seharusnya penghargaan diselenggarakan pada bulan Maret, akhirnya diundur pada tanggal 9 Juli 2020 dilaksanakan secara daring yang bisa diakses lewat Zoom. Tidak hanya mengundang nominator, hadir juga para tokoh, media massa dan teman-teman blogger Indonesia. Acara berlangsung kurang lebih selama satu jam, berjalan dengan lancar.

Meningkatkan semangat dan motivasi para pelaku fundraising khususnya bagi lembaga zakat dan kemanusiaan sehingga betul-betul akan menggelorakan upaya untuk membangkitkan fundraising sebagai pemberdayaan dan mensejahterakan masyarakat Indonesia.

institut fundraising indonesia
Ibu Arlina F. Saliman, Direktur IFI dan Pak  Riza sedang memandu acara IFA 2020




Terdapat 16 Kategori nominasi yang akan dianugerahkan, kategorinya adalah


1. Kategori Fundraising Zakat Terbaik.


Nominasi :

➤Yatim Mandiri
➤Dompet Dhuafa
➤Nurul Hayat.
➤DT Peduli.

Pemenang : Dompet Dhuafa.
Dompet Dhuafa Sudah 27 tahun membentang kebaikan zakat kepada lebih dari 19 juta penerima manfaat.

2. Fundraising Infak Terbaik.

Nominasi :

➤Yatim Mandiri.
➤Baitul Maal Hidyatullah (BMH).
➤LazisNU.
➤PPA Daarul Qur’an.

Pemenang : Baitul Maal Hidayatullah (BMH).
BMH berhasil mengelola infak melintasi berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya 287 pesantren telah eksis dan berkiprah, 5213 dai tersebar di nusantara, ribuan keluarga dhuafa telah terberdayakan dan mandiri, ribuan anak usia sekolah mendapatkan pendidikan yang layak.

3. Fundraising Kemanusiaan Terbaik.

Nominasi :

➤Aksi Cepat Tanggap (ACT).
➤Human Initiative.

Pemenang : Aksi Cepat Tanggap.
Aksi Cepat Tanggap berkiprah banyak dalam bencana-bencana alam dan kemanusiaan. Aksi Cepat Tanggap tak hanya aktif dalam bencana kemanusiaan di dalam negeri tapi juga luar negeri.

4. Fundraising CSR Terbaik.

Nominasi :

➤Dompet Dhuafa.
➤Human Initiative.
➤BAZNAS.

Pemenang : Human Initiative.
Human Initiative mendapat penghargaan dari BNPB karena dinilai telah berjasa mendukung Pemerintah dalam penanggulangan bencana, 2018. Human Initiative juga semakin dipercaya menyalurkan CSR dari korporat.

5. Fundraising Digital Terbaik.

Nominasi :

➤BAZNAS.
➤Dompet Dhuafa.
➤Human Initiative.
➤PPA Daarul Qur’an.
➤Sedekah Online.

Pemenang : BAZNAS
Baznas yang terdepan dalam inovasi digital dalam melakukan kampanye fundraisingnya. Berbagai mitra dirangkul untuk memudahkan masyarakat dalam berdonasi.

6. Platform Fundraising Digital Terbaik.

Nominasi :

➤Kitabisa.com
➤Dermawan.id
➤Bawa Berkah.

Pemenang : Kitabisa.com
kitabisa.com atas kiprahnya menggabungan pergerakan sosial dengan kekuatan teknologi digital. Penggalangan dana yang biasanya menjadi masalah utama di berbagai pergerakan kini semakin dimudahkan.

Perbedaan antara digital terbaik dengan platform digital terbaik : Jika kategori digital tebaik, bagaimana lembaga memanfaatkan segala akses digital untuk memberikan kemudahan dalam mengakses. Sementara kategori platform digital terbaik, dari awal memang menciptakan suatu platform digital (kepemilikannya swasta, lembaga atau secara mandiri) sehingga masyrakat bisa donasi, menciptakan campaign kemanusiaan, lewat akses patform digital tersebut. 


cara donasi online
Pendapat salah satu teman saya, yang memilih berdonasi di platform digital.


7. Fundraising Program Kesehatan Terbaik.

Nominasi : 

➤BSMI
➤PMI (Palang Merah Indonesia)
➤LAZ Harfa.
➤MER-C

Pemenang : PMI
PMI dinilai sangat tepat mendapatkan nominasi ini karena kiprahnya dalam bidang kesehatan baik sebelum masa pandemi, terlebih saat pandemi seperti ini.

8. Fundraising Program Pendidikan Terbaik.

Nominasi :

➤GNOTA
➤Yatim Mandiri.
➤Mizan Amanah.
➤Rumah Yatim.

Pemenang : Yatim Mandiri.
Yatim Mandiri memiliki program sekolah unggulan.

9. Fundraising Program Anti Korupsi Terbaik.

Nominasi sekaligus pemenang : Indonesia Corruption Watch (ICW).
ICW mampu memberdayakan masyarakat untuk terlibat/berpartisipasi aktif melakukan perlawanan terhadap praktik korupsi.

10. Fundraising Program Bantuan Hukum Terbaik.

Nominasi :
 
➤LBH Jakarta.
➤PAHAM.

Pemenang : LBH Jakarta.
LBH telah berjasa mendampingi, memberi bantuan hukum kepada masyarakat.

11. Fundraising Wakaf Produktif Terbaik.

Nominasi :

➤Dompet Dhuafa.
➤Sinergi Foundation.
➤Wakaf Al Azhar.

Pemenang : Sinergi Foundation.
Berbagai kiprah yang telah dibuktikan oleh Sinergi Foundation untuk mengelola dana sosial perusahaan.

12. Fundraising Komunitas Terbaik.

Nominasi : 

➤Gerak Bareng.
➤Dongeng Ceria Manajemen.
➤Akhwat Bergerak.

Pemenang : Gerak Bareng.
Gerak Bareng mampu menggerakkan penggalangan dana di komunitasnya dan menyebar manfaat.

13. Fundraising Penggalangan Dana Langsung Terbaik.

Nominasi :

➤Yatim Mandiri.
➤YDSF.
➤LMI.

Pemenang : LMI.
Mampu mendekatkan lembaganya kepada masyarakat sehingga memperoleh kepercayaan dalam penggalangan dana secara langsung.

14. Fundraising Kurban Terbaik.

Nominasi :

➤Dompet Dhuafa.
➤Aksi Cepat Tanggap.
➤LAZIZ-NU.
➤Human initiative.

Pemenang : LAZIZ-NU.
Program Kurban mampu memberikan manfaat secara merata hingga pelosok desa.


15. Program Fundraising Oleh Perguruan Tinggi Terbaik.

Nominasi :

➤STF UIN.
➤Baitul Mal Tazkia.
➤STS SEBI

Pemenang: STF UIN.
Dengan adanya gerakan kepedulian yang tumbuh di Perguruan Tinggi, akan tumbuh kaderisasi para mahasiswa untuk ikut berkecimpung di fundraising dan sebagai penerus masa depan.


Penghargaan sepsial yaitu “Life Achievement Tokoh Pendukung Gerakan Fundraising Indonesia.
DR (HC) Ir. KH Salahuddin Wahid, yang akrab dipanggil dengan Gus Sholah yang sangat peduli pada bidang pendidiakan dan sosial kemanusiaan, semoga apa yang telah Almarhum perjuangkan menjadi ladang pahal untuk beliau. 

pemenang indonesia fundraising awards
Pemenang Indonesia Fundraising Awards. Sumber : IFI



Profile pemenang IFA 2020

Dompet Dhuafa.

Merupakan lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welas asih/kasih sayang) dan wirausaha sosial profetik (prophetic socio-technopreneurship). Lembaga ini berdiri pada tanggal 2 Juli 1993.

Sejak tahun 1993 telah mengelola zakat untuk pemberdayaan masyarakat, melalui beberapa program yang telah berjalan. Program tersebut mecakup : Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Sosial budaya, dan Dakwah. Lebih dari 130+ program yang bertujuan untuk memberdayakan umat.

Dengan terpilihnya Dompet Dhuafa sebagai pemenang Fundraising Zakat Terbaik, penghargaan ini sebagai penyemangat untuk berinovasi dan mengajak masyarakat bergabung dalam berbagai program kemanusiaan. Selain menjadi pemenang, Dompet Dhuafa juga menerima beberapa nominasi dari kategori Fundraising CSR Terbaik, Fundraising Kurban Terbaik, Fundraising Digital Terbaik, Fundraising Wakaf Produktif Terbaik.

Baitul Maal Hidayatullah.

Merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana Zakat, Infaq, Sedekah, Wakaf dan Hibah berikut dana sosial kemanusiaan dan CSR perusahaan dan melakukan distribusi melalui program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan dan ekonomi secara nasional.

Baitul Maal Hidayatullah (BMH) memiliki program pemberdayaan masyarakat meliputi Dai tangguh, Senyum Anak Indonesia, Mandiri Terdepan, Siaga Bencana Nusantara, Program Ramadan dan Program Qurban.

Direktur Marketing BMH Pusat, Teuku Lukman Fitriansyah mengatakan penghargaan yang diterima oleh BMH semoga menjadi inspirasi dan motivasi gerakan zakat dan infak di Indonesia.

Aksi Cepat Tanggap.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) merupakan yayasan yang bergerak di bidan sosial dan kemanusiaan. Diluncurkan secara hukum pada tanggal 21 April 2005. Tidak hanya menyalurkan donasi secara nasional, tetapi juga menyalurkan bantuan di berbagai negara, terhitung 76 Negara yang telah dijangkau.

Memiliki beberapa jaringan yaitu Global Qurban, Global Wakaf, Global Zakat dan Indonesia dermawan, jaringan ini juga memiliki program-program kemanusiaan yang sesuai dengan visi dan misi.

Human Initiative.

Tomy Hendrajati sebagai Presiden Human Initiative mengatakan penghargaan yang diterima didedikasikan untuk seluruh mitra yang selama ini telah mempercayakan Human Initiative sebagai partner, sekaligus menjadi komitmen Human Initiative untuk lebih baik dalam melayani masyarakat.

Pada tahun 2001 Human Initiative ditetapkan sebagai Lemabag Amal Zakat Nasional, pada tahun 2008 telah terdaftar di Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai NGO dengan Special Consulative Status With the Economic Social Council. Beberapa kali mendapatkan penghargaan skala Nasional hingga Global. Human Initiative memiliki fokus pada program Ekonomi, Kesehatan, Pendidikan, dan Tanggap Darurat.
BAZNAS.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 8 Tahun 2001 yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) pada tingkat nasional. Jaringan BAZNAS telah tersebar di 34 Propinsi.


BAZNAS memiliki 4 fungsi, yaitu :

1. Perencanaan pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat;
2. Pelaksanaan pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat;
3. Pengendalian pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat; dan
4. Pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan pengelolaan zakat.

Pendistribusian meliputi beberapa program, diantaranya : Ekonomi, Beasiswa, Kesehatan, Puskas, Layanan Aktif, Bencana, Cedikia, dan Muallaf.

Kitabisa.com

Merupakan situs donasi dan menggalang dana (fundraising) untuk inisiatif, campaign dan program sosial. Pada Tahun 2013 Alfatih Timur (Timmy) membuat Kitabisa sebagai wadah bagi siapapun yang ingin mewujudkan proyek sosialnya.setahun kemudian, Kitabisa beralih fokus menjadi wadah donasi online yang telah memiliki izin PUB (Pengumpulan Uang dan Barang) dari Kementerian Sosial untuk kategori umum dan kategori bencana alam. Kitabisa juga memiliki izin sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) berdasarkan Keputusan Ketua Badan Amil Zakat Nasional Nomor 59 tahun 2019.

Keberadaan Kitabisa menarik perhatian masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, karena sering melihat gerakan penggalangan dana di media sosial menggunakan platform ini, banyak teman saya yang berdonasi di Kitabisa, alasan terbanyak adalah Mudah, cepat, terpercaya (transparan untuk laporan dana) dan bisa berdonasi (uang) berapapun.

Semoga semakin banyak inovasi dari lembaga atau platform digital dan semakin banyak anak muda yang ikut tergerak untuk terjun ke dalam gerakan penggalangan dana.

Palang Merah Indonesia

Merupakan sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. Sekarang ini PMI aktif untuk penggalangan dana diperuntukan pada layanan “Bersama Cegah COVID-19”. Terdapat beberapa program untuk pendistribusian donasi, diantaranya : Donasi Siaga Pandemi, Donasi Program, Donasi Khusus dan Donasi Umum.

Yatim Mandiri.

Merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional milik masyarakat Indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan yatim dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf) serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, perusahaan/lembaga.Yatim Mandiri mendapat Legalitas sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) dari Kementerian Agama RI pada tahun 2016. Program dari Yatim Mandiri, meliputi : Pemberdayaan Ekonomi, Kesehatan, Pendidikan, Kemanusiaan dan Dakwah.

Indonesia Corruption Watch (ICW)

Lahir di tengah gejolak reformasi 98. Digawangi beberapa aktivis YLBHI, ICW berdiri dengan keyakinan bahwa korupsi harus diberantas karena korupsi telah memiskinkan dan menggerogoti keadilan. ICW mendorong tata kelola pemerintahan yang demokratis, bebas korupsi, berkeadilan ekonomi, sosial, dan gender.

Masuknya ICW sebagai nominasi sekaligus pemenang sebagai Fundraising Program Antikorupsi Terbaik sangat menarik, karena kategori ini masih belum banyak yang terjun langsung pada program ini. Kiprah ICW juga tidak diragukan lagi, banyak gerakan atau kampanye yang telah dilaksanakan. Sejak Maret tahun 2010 lalu ICW membuka peluang donasi publik. Dengan memberi bantuan finansial kepada lembaga ini, masyarakat dapat turut serta dalam kerja-kerja pemberantasan korupsi.

Lembaga Bantuan Hukum Jakarta.

LBH Jakarta didirikan atas gagasan yang disampaikan pada Kongres Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) ke III tahun 1969. Hingga saat ini, LBH Jakarta telah menerima ribuan pengaduan dari masyarakat. Terhitung mulai tahun 2002 hingga 2006 tercatat 5.718 kasus masuk, dengan jumlah 96.681 orang terbantu. LBH Jakarta memberikan pelayanan bantuan hukum gratis bagi masyarakat miskin, buta hukum dan tertindas yang menjadi korban ketidakadilan. Masyarakat bisa ikut terlibat untuk bersama-sama membuka akses bantuan hukum gratis.

Sinergi Foundation.

Merupakan lembaga independen milik publik yang concern mendorong pengembangan kreativitas dan inovasi Sosial-Pemberdayaan berbasis Wakaf Produktif dan ZIS (Zakat, Infaq- Sedekah). Pada 14 Oktober 2002, embrio Yayasan Semai Sinergi Umat didirikan oleh Prof. Dr. KH. Miftah Faridl, yang sekaligus menjadi Ketua Dewan Pembina. Program utama dari Sinergi Foundation adalah Program Zakat, Program Wakaf, dan Green Korban Peduli.

Lembaga Manajemen Infaq.

LMI yang berkantor pusat di Surabaya ini, sejak 1995 hingga awal tahun 2016 masih berstatus sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) tingkat provinsi berdasar Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur nomor : 451/1705/032/2005, dengan jumlah penerima manfaat lebih dari 80.000 orang. Dengan kerja keras, bukti pengelolaan sebagai LAZ Provinsi yang baik, dan kepercayaan publik, LMI berhasil naik kelas. Tepat pada 29 April 2016 LMI ditetapkan sebagai LAZ Nasional ke-5 oleh Kementerian Agama RI dengan SK Nomor 184 Tahun 2016.

LAZIZ NU.

NU CARE-LAZISNU berdiri pada tahun 2004 sebagai sarana untuk membantu masyarakat, sesuai amanat muktamar NU yang ke-31 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah. Memiliki program sosial dan keagamaan, kesehatan, pendidikan dan kemanusiaan. Sampai saat ini memiliki 34 campaign dan masih terus bertambah dengan tujuan untuk kesejahteraan masyarakat di Indonesia

Gerak Bareng.

Merupakan organisasi kemanusiaan yang berkhidmat memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dhuafa melalui himpunan dana infak, sedekah, zakat dan wakaf yang terkumpul. Memiliki relawan yang tersebar di lebih dari 27 kota di Indonesia. Gerak Bareng bergerak dalam 5 divisi program yang keseluruhannya bertujuan untuk memberi manfaat seluas-luasnya. Pelayanan Gerak Bareng meliputi aspek pendidikan, kesehatan, pelayanan dhuafa, tanggap bencana, dan pemberdayaan ekonomi.

STF UIN Jakarta.

Pada 20 Juli 2012, STF mendaftarkan diri sebagai lembaga sosial dan kemanusiaan dengan bentuk yayasan melalui notaris. Memiliki visi untuk mewujudkan Aktivitas Filantropi untuk Kehidupan yang Berkeadilan Sosial. STF UIN Jakarta saat ini memiliki program : Beasiswa, Dana talangan, Bungkesmas (program jaminan kesehatan, kecelakaan dan kematian, yang dipadukan dengan tabungan sukarela. ), Charity Store, Endowment (program yang bertujuan untuk menggalang dana abadi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.).


trainer institut fundraising
Tim di balik kesusksesan acara IFA 2020


KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah).

Beliau adalah ulama Tanah Air yang mengabdikan hidupnya untuk pendidikan pesantren dan perkembangan Islam di Indonesia dan di dunia. Dari kecil hingga akhir hayat, Gus Sholah mengabdikan diri di dunia pesantren khususnya Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur yang didirikan oleh kakeknya. Pengelolaan amanah umat untuk pesantren oleh Gus Sholah adalah kontribusi besar gerakan fundraising bagi pendidikn Islam.

Selain pendidikan, kiprah Gus Sholah di bidang kemausiaan tidak pernah diragukan. Terakhir, beliau bersama Dompet Dhuafa mendirikan Rumah Sakit Hasyim Asyari. RS Hasyim Asyari ini didirikan di tanah wakaf seluas 1 hektare milik keluarga besar KH Hasyim Asyari. Kehadiran Rumah Sakit ini diharapkan dapat menyempurnakan lingkungan Pondok Pesantren Tebu Ireng dalam menebar manfaat bagi masyarakat Jombang. Rumah Sakit ini akan melayani kebutuhan masyarakat, berlandaskan kesetaraan akses layanan masyarakat.

Inisiasi pendirian RS Hasyim Asyari muncul saat Gus Sholah berkunjunG ke RS Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa Parung, Bogor. Semoga semangat beliau dapat menginspirasi semua elemen masyrakat untuk terus bergerak dan berinovasi dalam bidang kemanusiaan.

Semoga Indonesia Fundraising Award 2020 tetap terus diadakan setiap tahunnya, semakin bertambah lembaga filantropi, maupun organisasi nonformal, yang semakin peduli terhadap program kemanusiaan. Terimakasih juga kepada pembaca yang ikut berpartisipasi untuk berdonasi di lembaga atau platform donasi manapun, semoga dilimpahkan keberkahan.

Tidak ada komentar

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)