Resep Masakan Rinaresep.com Lengkap dan Praktis.

resep masakan rinaresep



Rinaresep.com merupakan situs resep masakan yang hangat diperbincangkan belakangan ini. Meskipun launchingnya pada bulan April 2020, masih tergolong baru untuk menyapa para pembaca, tapi variasi masakannya sangat bervariasi, mulai dari cemilan, minuman, masakan nusantara hingga masakan mancanegara, lengkap dan bisa menjadi inspirasi memasak hingga memunculkan ide bisnis di bidang kuliner.

Sebagai pembaca baru, saya merasa terbantu apalagi tidak hanya menyuguhkan hidangan utama tapi ada aneka cemilan dengan cara masak yang sangat mudah. Dengan tujuan situs ini lebih baik lagi, saya memiliki pendapat atas ulasan yang akan saya jabarkan di bawah ini.


Ide Masak Hari Ini

Bingung masak apa hari ini? Coba yuk aneka makanan, minuma, lauk-pauk dari situs masakan ini, bisa dibaca lewat dekstop maupun lewat smartphone. Bagaimana sih tampilannya, saya akan memberikan ulasan dan bisa dianggap dengan user experience :

Tampilan.


Saat membuka situsnya lewat dekstop, agak terganggu dengan header yang berupa slide, menurut saya terlalu ramai. Semua foto berupa cuplikan cara memasak ditampilkan semuanya, jadi bingung mau baca yang mana. Sebaiknya jika memang menyukai header dengan tampilan slide, sebaiknya menampilkan satu informasi aja. Misalnya slide pertama berupa pengumuman kontes masak, slide dua berupa menu of the week, slide ketiga postingan menu yang mendapatkan view terbanyak, ya semacam itu. 1 slide cukup diisi satu info, satu gambar/ satu judul tulisan. Informasi yang singkat dan jelas sangat dibutuhkan untuk kesan pertama, dibuat nyaman dulu kemudian pembaca akan tertarik untuk eksplore lebih dalam situs ini. Header sangat penting karena yang pertama kali diliihat oleh pengunjung.

Lanjut ke bawah, tampilan layout menggunakan 3 kolom. Nah, karena layoutnya yang sudah cukup ramai, maka header dibuat sederhana agar tidak “bertabrakan” dengan layout yang ada di bawahnya. Atau cukup 2 kolom saja, karena sidebar yang berupa kategori, popular post, dll sudah mewakili informasi apa yang ingin disampaikan oleh pemiliki situr masakan ini.

kumpulan menu harian
Tampilan versi dekstop


Warnanya nampak selaras, dominan putih, dengan kombinasi hijau, coklat muda, meskipun warna-warni dari widget/icon yang nampak kontras tapi tidak bikin mata silau, hal ini dikarenakan terbantu dengan warna putih yang dominan. Ternyata warna ungu yang ada di pojok kanan (untuk login, register, cart) ternyata cocok juga dengan warna hijaunya, meskipun saya lebih suka jika ungu diganti dengan kuning, karena warna latar header yaitu coklat muda cenderung ke cream, masih “bersaudara” tonenya dengan warna kuning. Hanya saran saja.

Widget (mungkin) atau script yang tersebar di tampilan situs hingga ke postingan utama, terkesan unik dan memanjakan mata, iconnya juga lucu, jadi semangat untuk klik kategori yang lain. Ulasan secara keseluruhan untuk tampilan, menurut saya pemilik situs memiliki keingina untuk menonjolkan semua pada satu halaman, mungkin tujuannya tidak ingin ada postingan yang memiliki view  kecil, jadi semuanya ditampilkan di halaman depan. Khususnya yang menjadi perhatian saya adalah header. Mungkin tampilan bisa diubah lebih simple tapi tetap informatif, yang saya suka dari tampilannya adalah icon, navigasi, kategori yang cukup membantu untuk mencari ide masak dengan tema tertentu.

Postingan (Konten).


Konten yang ditampilkan bikin ingin klik masakan lainnya di setiap kategori, scroll terus sampai bawah. Meskipun banyak situs masakan yang tersebar di mesin pencari, tapi mampu menonjolkan sisi personal dari yang mengelola web ini, dengan lebih banyak mengunggah inspirasi kuliner nusantara, foto yang tidak ada editan berlebih, ala masakan rumahan. Seperti awug-awug sagu mutiara. jajanan nusatara yang masih terasa asing di telinga saya, jadi pengin coba masak sendiri di rumah. Tidak hanya masakan, banyak variasi menu yang bisa dicoba, seperti minuman, cemilan, atau lauk-pauk yang menggugah selera. Saya juga mencoba mengulik postingan lainnya. Ternyata ada juga beberapa menu yang viral, tapi tidak banyak, pengin banget ada kreasi dari kuliner yang lagi viral di media sosial seperti variasi dalgona yang bisa dijadikan puding, es krim, atau yang lainnya. Konten yang lebih variatif untuk menarik pengunjung baru, karena selama ini, masak-memasak identik dengan perempuan dewasa, padahal banyak juga loh remaja yang seneng memasak, lebih variatif diharapkan bisa menambah pengunjung situs.



Setiap postingan selalu menarik hati, susunannya tidak bikin capek untuk baca, runut dan mudah untuk dipelajari kemudian praktik. Takaran bahan yang jelas, durasi memasak, berapa porsi yang dihasilkan ketika masakan sudah jadi, tingkat kesulitan memasak, cara masak, informasi gizi, semua elemen tersebut nampak profesional. Secara keseluruhan, kontennya mampu mengikat pembaca untuk berlama-lama eksplor inspirasi kuliner lainnya yang telah diunggah. Saran saja, ada beberapa foto yang kurang jelas, cahaya kurang terang, tampilannya kurang menarik, lebih bagus jika tampilan foto lebih bagus, agar dapat menggugah selera.

Mobile Friendly dan Page Speed

Setelah saya melakukan tes, situs ini sudah mobile friendly, tampilan situs rinaresep dapat dilihat versi dekstop atau mobile, tampilannya nyaman untuk diakses lewat manapun. Tampilan dekstop dan versi mobile memang terdapat perbedaan, seperti tidak adanya sidebar ketika mengakses lewat mobile, saya lebih suka seperti ini, lebih simple, lebih fokus untuk membaca satu persatu postingan. Sementara versi desktop terlalu ramai, bingung mau baca yang mana terlebih dahulu.

Test mobile friendly



Saya melakukan tes page speed, menunjukkan hasil :

Versi mobile, skornya 29.
Versi desktop, skornya 42.

skor page speed


Tentu kedua skor tersebut masih berada pada garis merah, yang berarti butuh waktu lama untuk membuka web secara sempurna. Meskipun saya membukanya tidak ada masalah karena saya menggunakan WiFi, skor tersebut bisa menjadi pertimbangan untuk kenyamanan pengunjung lainnya.


Tantangan Bisnis Kuliner Saat New Normal.


Selain membiasakan diri dengan kebiasan baru, beberapa bulan terakhir saya juga melihat ada yang perubahan dalam hal bisnis, banyak pelaku usaha yang merasakan dampak dari masa pandemi hingga mencari cara agar dapat bertahan dan tetap mampu membayar gaji bulanan para karyawan. Masih ingat nggak, salah satu brand makanan siap saji, yang menjual pizza di pinggir jalan, membuat para netizen merasa iba. Tapi, namanya juga bisnis, harus berani mengambil keputusan meskipun di luar kebiasaan (menjual di pinggir jalan), kalau tidak cepat bergerak, kasihan juga para karyawan yang menggantungkan hidupnya di perusahaan siap saji tersebut.

Bahkan banyak portal berita yang memberikan perhatian khusus dengan melakukan pembahasan tentang keadaan perekonomian dan dampaknya pada UKM. Meskipun pemerintah terus berusaha untuk memberikan pendampingan, keringanan pembayaran modal usaha, namun pemilik bisnis tidak serta-merta harus berpangku tangan kepada pemerintah, apalagi yang bertahan untuk tetap mendapatkan keuntungan dari usaha tidak hanya sekelas UKM, malah masih banyak usaha kecil, para pedagang, pemilik usaha rumahan, yang bahkan bekerja sendiri atau karyawannya kurang dari sepuluh.

Saya tertarik pada pernyataan salah satu teman yang mengatakan bahwa bisnis itu harus mampu beradaptasi dan berinovasi. Saya mengangguk saja ketika dia menjelaskan, bahkan diberikan contoh secara nyata, lihat saja sekarang ini brand besar juga memproduksi hand sanitizer, inovasinya bisa dengan memberikan wewangian yang lain dari punya merek lainnya, atau memberikan klaim jika hand sanitizer miliknya lebih cepat untuk membunuh kuman. Selain itu, ada contoh lagi, yaitu pebisnis gamis juga telah memproduksi masker kain, sebagai “bonus”, beli gamis gratis masker kain. Semua pemilik bisnis harus mampu “melihat celah”.

Rinaresep Menjadi Solusi Berbisnis Kuliner.


Dengan adanya perubahan gaya hidup saat memasuki new normal, berbisnis juga perlu menyesuaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sekarang ini masyarakat lebih peduli dengan kesehatan, selain menyediakan peralatan kesehatan di rumah, produk yang berkaitan dengan kesehatan menjadi incaran banyak orang. Seperti multivitamin, peralatan olahraga, minuman herbal. Lantas bagaimana dengan bisnis kuliner?

Tak kalah ramainya, sekarang ini aturan untuk keluar rumah untuk nongkrong di cafe atau mall harus melalui serangkaian protokol kesehatan, beberapa daerah juga masih menerapkan PSBB, karena masih banyak yang menghabiskan waktu di rumah saja, dan makanan frozen food menjadi primadona di masa seperti ini. Jasa catering rumahan dengan pilihan menu sehat juga mulai dilirik. Alasan kepraktisan, seperti tidak perlu keluar rumah untuk belanja, menyiapkan hidangan tidak memakan waktu yang lama menjadi alasan utama bisnis kuliner mulai menjamur sekarang ini. Bahkan setiap saat saya melihat di status di beberapa media sosial yang banting setir untuk berjualan produk makanan. Semua butuh makan, itu pasti, ditambah dengan inovasi yang diberikan, seperti variasi frozen food lauk-pauk, cukup dipanaskan lewat microwave atau dikukus, jual paket minuman kesehatan herbal yang cukup diseduh dengan air hangat, semua bisa dijadikan peluang usaha jika kita mau berusaha.

Melihat peluang yang ada, jangan hanya jadi penonton. Yuk, ikut berbisnis di bidang kuliner yang selalu diminati oleh masyarakat. Tapi, mungkin di antara kalian masih bingung untuk memulai, bagaimana modalnya, enaknya jualan apa? Nah web ini bisa menjadi solusi untuk menciptakan peluang usaha. Di situs tersebut terdapat beberapa macam kategori yang bisa dijadikan inspirasi. Saya sarankan untuk menguji resep masakan rinaresep, tujuannya untuk mengetahui rasa (agar sesuai selera), modal awal untuk beli bahan dan sebagainya, berapa porsi yang dihasilkan ketika hidangan tersaji, hingga menghitung harga jual dan laba yang ingin diperoleh.



Beruntungnya, di setiap postingan menjelaskan secara detail, tidak hanya cara masak tapi juga waktu dibutuhkan untuk memasak, porsi yang disajikan dalam satu kali masak hingga informasi gizi. Bisa jadi bahan pertimbangan untuk memilih masakan yang akan dijadikan peluang usaha. Kalau saya, tertarik untuk ide bikin cemilan yang butuh modalnya sedikit, cepat bikinnya dan rasanya juga bikin nagih, coba saja dessert oreo, risole mayonaise, burger, kacang bawang putih dan masih banyak lagi yang bisa dicoba kemudian dijual.

Banyak inspirasi di luar sana yang bisa dijadikan peluang usaha. Asal mau mencoba, terus berusaha, Insya Allah mendapatkan hasil yang diinginkan. Untuk teman-teman yang berusaha bertahan di masa new normal, semoga selalu diberikan kekuatan, semoga resep masakan rinaresep.com ini bisa sumber inspirasi untuk berinovasi di bidang kuliner.

Tidak ada komentar

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)