Mengembangkan Dana di P2P Lending Akseleran, Bunga Hingga 21%



Peer to Peer (P2P) Lending merupakan pemberian pinjaman secara kolektif, bisa dilakukan secara pribadi maupun badan usaha. Sistem P2P Lending sudah ada pada tahun 2005, namun di Indonesia, sistem crowdfunding ini dimulai pada tahun 2016.

Pada akhirnya berkembang pesat sekitar dua tahun belakangan ini, menurut laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sampai dengan data terakhir 7 September 2020, total jumlah penyelenggara fintech yang terdaftar dan berizin sebanyak 157 penyelenggara Financial Technology (Fintech) Lending. Dengan adanya daftar ini masyarakat dimudahkan untuk melakukan pemberian pinjaman ke fintech yang terdaftar dan berizin OJK, untuk keamanan dan kenyamanan yang terpercaya.


P2P Lending Mendorong Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Meskipun P2P Lending tidak dikhususkan untuk usaha tertentu, namun di Indonesia saat ini, P2P Lending dinilai efektif untuk mendorong pertumbuhan UKM. Pendanaan yang bersumber dari masyarakat, dana tersebut dapat diserap untuk hal-hal seperti Teknologi, Informasi dan Komunikasi jika ingin berkembang ke pasar global.

Tambahan dana juga dapat digunakan untuk inovasi bisnis, pembukaan lapangan kerja, tambahan mesin agar produktivitas meningkat, perawatan aset dan masih banyak lagi.

UKM turut berkontribusi dalam perekonomian Indonesia, namun tidak menutup mata masih banyak beberapa hal yang harus dibenahi. Pemerintah sering memberikan bantuan maupun pelatihan dalam hal manajemen. Pada tahun 2020, pemerintah memiliki target UKM dapat berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar 61%

Untuk mewujudkan perekonomian yang tangguh, masyarakat dapat membantu untuk pemberian pinjaman yang digunakan sebagai keberlangsungan bisnis, penyerapan tenaga kerja bisa maksimal dan menghindari gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang disebabkan UKM tak mampu lagi untuk berjuang dalam persaingan.

Pada artikel di blog Akseleran, pertumbuhan bisnis UKM pada tahun 2015 berada di angka 17,8% (menurut data Commonwealth Bank Indonesia). pertumbuhan yang signifikan setiap tahunnya, bisa menjadi pilihan untuk mengembangkan dana kamu sebagai lender yang juga membantu meningkatkan perekonomian Indonesia.



Mengembangkan Dana di P2P Lending Akseleran.

Akseleran merupakan platform P2P Lending di Indonesia yang menghubungkan UKM yang membutuhkan pinjaman untuk mengembangkan usaha dengan kumpulan pemberi pinjaman yang memiliki dana lebih untuk mendanai pinjaman tersebut. 

Fintech P2P Lending Akseleran ini legal, karena berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, bisa dilihat dari gambar di bawah ini, nama perusahaannya adalah PT. Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia. 

Perusahaan fintech lending berizin dan terdaftar di OJK, Per 14 Agustus 2020.

Akseleran memberikan pilihan untuk mengembangkan dana yang kamu miliki, hanya dengan Rp100 ribu, kamu bisa memberikan pinjaman ke UKM yang lolos seleksi menjadi peminjam di Akseleran.

Untuk kamu yang masih baru mengenal fintech ini dan tertarik untuk mengembangkan dana. Berikut 5 langkah mudah memberikan pinjaman pada UKM ;

1. Daftar.

Buat akun Akseleran dan lengkapi data diri (KTP, Nomor rekening bank pribadi, serta NPWP (jika ada) secara online. Tunggu untuk verifikasi data.

2. Pilih.

Setelah akunmu terverifikasi, pilih UKM yang akan kamu beri pinjaman. Untuk memudahkan apa saja UKM yang terdaftar, bisa download aplikasinya di Google Play Store (Android) atau Apple Apps Store (iOS) atau juga bisa melalui website resmi Akseleran di www.akseleran.co.id/daftar.

Di aplikasi tersebut, kamu bisa dengan jelas membaca informasi UKM sebelum memutuskan untuk memberikan pendanaan. Bunga efektif yang diberikan hingga mencapai 21% per tahun.

3. Beri pinjaman.

Beri pinjaman yang sesuai dengan dana yang ingin kamu kembangkan.

4. Selesai.

Selamat, kamu telah ikut membantu memberikan bantuan pinjaman kepada UKM untuk mengembangkan usahanya. Bagi hasil sesuai dengan aturan.

Lender Wajib Tahu.

Akseleran tidak hanya mempertemukan Lender (pemberi pinjaman) dengan Borrower (penerima pinjaman), melainkan memberikan keamanan setiap transaksi.

Selain itu, Akseleran telah melakukan analisis kelayakan dan risiko pinjaman secara ketat untuk meminimalisasi risiko yang muncul, karena itu dilakukan dengan internal credit scoring system yang fokus pada 3 hal, yaitu :

1. Keuangan.

Tidak hanya sebatas analisa untuk kemampuan membayar utang, Akseleran melakukan validasi segala aspek keuangan, cross check rekening koran, riwayat transaksi penjualan dan analisa kondisi keuangan.

2. Agunan.

Tipe Agunan juga menjadi hal perlu diperhatikan untuk penilaian risiko, dan penentuan bunga pinjaman.

3. Credit behaviour.

Akseleran bekerjasama dengan biro kredit Pefindo, untuk melakukan analisis kuantitatif dan kualitatif berupa berupa pengecekan rekam jejak dan credit behaviour.

Meskipun masih awam sebagai Lender, Akseleran memberikan informasi pendanaan secara jelas, setiap penerimaan pinjaman diberikan rating yaitu mulai dari rating A++ hingga C.

Rating A++ memiliki risiko terendah, sehingga tingkat suku bunga yang didapatkan merupakan paling rendah. Begitu juga sebaliknya, rating C memiliki risiko yang lebih tinggi, sehingga tingkat suku bunga yang didapatkan juga semakin tinggi.

Untuk yang masih pemula, tentu Rating A menjadi pilihan yang “aman” dari risiko, tapi untuk mengetahui kondisi di lapangan, penerima pinjaman dengan rating B++ juga menawarkan imbal hasil yang patut untuk dicoba.

Jika lender telah memberikan pinjaman, maka setiap bulannya akan mendapatkan portofolio tentang pendanaan tersebut, portofolio ini informatif, mulai dari informasi profit, cicilan, hingga jadwal pengembalian.

TKB90 Akseleran.

Nilai TKB90 merupakan ukuran tingkat keberhasilan penyelenggara P2P Lending dalam memfasilitasi penyelesaian kewajiban pinjam meminjam dalam jangka waktu sampai dengan 90 hari terhitung sejak jatuh tempo.

Pada tanggal 3 Oktober 2020, TKB90 Akseleran menunjukan nilai 97,53%  sehingga semakin tinggi persentasenya semakin baik kemampuan dalam memitigasi risiko kredit macet.

Untuk kamu yang tidak sabar untuk mengembangkan dana yang kamu miliki, gunakan kode referal saya AKSLSARI369005 untuk mendapatkan dana sebesar Rp100 ribu dan bisa langsung kamu gunakan untuk memberi pinjaman.

Tidak ada komentar

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)