Cara Menanam Cabe, Sawi dan Bayam di Dalam Pot

cara menanam cabe di pot


Bercocok tanam merupakan hobi baru saya ketika menghadapi masa pandemi. Timbul rasa jenuh yang harus dicari solusinya. Sebelum tren tanaman hias, di rumah sudah ada beberapa tanaman peninggalan Almarhumah Mama, hanya saja akhir-akhir tidak dirawat dengan serius.

Saat itu saya mulai mengerjakan hal kecil, seperti cabut rumput dan tanaman liar, setelah terlihat rapi, bertahap melakukan hal yang lebih serius, seperti memilih kompos organik, mencabut tanaman yang sudah rusak (banyak jamurnya), membeli bibit, membeli tanaman hias dan masih banyak lagi.

Ternyata dari awal merasa terpaksa karena suatu kewajiban, akhirnya bikin saya senang dan menikmatinya. Melihat aneka warna tumbuhan, warna hijau yang bikin tenang dan betah untuk berlama-lama di dalam rumah.
 

Manfaat berkebun di rumah


Hal yang menyenangkan seperti berkebun tidak hanya sebagai hobi semata, namun memiliki manfaat yang banyak lho, berikut manfaat berkebun di rumah:

1. Menumbuhkan rasa sabar


Memulai berkebun berarti menumbuhkan kesabaran kita untuk menikmati hasil (berupa sayuran, buah, dll). kita belajar sabar untuk mengikuti setiap prosesnya, dimulai dari memilih bibit, menyiapkan media tanam, proses penanaman, menanti tumbuhan tumbuh subur hingga siap panen.

Kadang proses pertumbuhan tanaman tidak sesuai harapan, seperti adanya hama sehingga gagal panen, kita belajar sabar untuk menerimanya. Kita harus sabar mencari solusinya dan mulai dari awal lagi, mengasah kesabaran dengan bercocok tanam, kelak akan bisa dipraktikan dalam keseharian untuk sabar dalam menjalani sebuah proses.

2. Hobi yang memberikan rasa menyenangkan


Memiliki aktivitas yang padat, tentu ingin mencari hal yang bisa membuatmu relax. Berkebun, yuk! Melihat warna hijau yang segar membuat mata terasa relax, apalagi jika melihat aneka bunga dengan bentuk dan warna yang beragam, melihat keindahan yang tercipta dari Ilahi, membuat hati terasa damai. Santai sejenak dengan berkebun


3. Tanggung jawab


Tanaman merupakan salah satu mahluk ciptaanNya. Jika kita berkomitmen untuk menanam tumbuhan, kita harus tanggung jawab mulai dari awal hingga kita mendapatkan manfaatnya dari tumbuhan (sayuran, buah, dll). Jangan lupa untuk bersyukur ya.

4. Disiplin


Untuk mendapatkan hasil panen yang sesuai harapan, tentu memerlukan sikap disiplin, rutin menyiram, memberikan pupuk organik, mencatat berapa hari masa panen dan masih banyak lagi. Jika terlatih untuk disiplin, pasti akan berguna ketika kamu bermasyarakat khususnya saat berorganisasi.

5. Memperbanyak waktu bersama anggota keluarga


Aktivitas berkebun terasa semakin menyenangkan jika dilakukan bersama anggota keluarga. Bisa saling tolong - menolong,

Alhamdulillah kegiatan menanam tanaman masih berlanjut hingga sekarang, apalagi saat ramadan saya mengikuti Berintani challenge di Instagram, ada 7 kegiatan yang bisa kamu lakukan agar bulan suci Ramadan semakin bermakna.

Saya mengikuti aktivitas ketiga, yaitu menanam sayur dan benih tumbuhan, sangat menantang untuk ikutan challenge dari Berintani ini karena sebelumnya saya fokus menanam tanaman hias, kali ini ingin menanam sayuran. Insya Allah kalau sudah panen, tidak hanya dikonsumsi sendiri, melainkan bisa dibagi ke tetangga. Jadi bisa nanam sayuran sekaligus #tanamkebaikan , kegiatan positif seperti ini bisa juga #pupukpahala karena diawali dengan niat baik untuk berbagi hasil panen dengan tetangga.

Saya membaca seputar tanaman dari web Berintani jika ada beberapa sayuran yang cepat panen, di antaranya adalah Bayam, Kangkung, Sawi hijau, Pakcoy dan Selada. Oke, saya akan menanam benih Bayam, Sawi dan Cabe karena sekarang harga cabe sedang naik, kesempatan untuk nanam sendiri agar bisa menikmati hasil panen, meskipun harga di pasaran melambung tinggi.

Di dalam web tersebut, banyak sekali info yang edukatif untuk saya yang masih pemula. Informasinya seputar bercocok tanam, pupuk, agrikultur, dan info pangan.

cara menanam sayuran di dalam pot



Cara menanam cabe, sawi dan bayam di dalam pot.

Sebenarnya cara untuk menanam ketiga sayuran tersebut hampir sama, yang membedakan adalah kadar air yang dibutuhkan, tanaman bayam membutuhkan banyak air. Selain itu, prosesnya sama saja.

Memilih media pot karena rumah tidak memiliki halaman yang luas, tapi nggak patah semangat untuk mempercantik teras dengan tanaman hias maupun sayuran.

Berikut cara menanamnya :

1. Siapkan benih yang ingin ditanam. Cara memilih benih yang baik, selain melihat expired dari benih yang kita beli, bisa merendam benih dalam air, benih yang mengambang berarti kualitasnya kurang bagus.

2. Siapkan media tanam. Saya menggunakan tanah subur dan kompos organik, perbandingannya 1:1

3. Siapkan sticker penanda kapan benih sayuran ditanam, hal ini akan membantumu untuk mencatat bagaimana kondisi tanaman, setiap hari / minggu, dengan pencatatan juga membantumu untuk menghitung masa panen.

4. Untuk proses penyemaian, saya menggunakan pot yang kecil, kurang lebih diameternya 10 cm.

5. Kemudian, taruh media tanam ke dalam pot kecil, ratakan.

6. Tabur benih di atas tanah.

7. Setelah ditabur, tutupi dengan media tanam, secukupnya saja, hingga benihnya ngga terlihat, tapi jangan terlalu banyak.

8. Kemudian siram dengan air.

9. Untuk penyemaian, simpan tanaman di tempat teduh, jangan terkena matahari secara langsung.

10. Kurang lebih 7 - 12 hari akan mulai tumbuh cambah, dan lanjut dengan perawatan hingga siap panen.

11. Ada juga yang melakukan pemindahan dari pot kecil ke pot yang besar agar akarnya semakin menjalar dan daunnya semakin lebat karena dengan pot besar, campuran media tanam dengan varian kompos yang lebih bervariasi hingga perawatannya lebih insentif akan menghasilkan sayuran yang lebih sehat dan berdaun lebat.

Namun, untuk yang masih pemula, lebih baik tanpa pindah pot, untuk mengenali karakteristik setiap sayuran, seiring berjalannya waktu dan bertambahnya ilmu berkebun, bisa melakukan pemindahan pot. Kalau saya masih dalam satu pot saja hingga masa panen.

Untuk penyiraman secara rutin, tanahnya harus benar-benar dalam keadaan basah cenderung becek apalagi sayuran bayam yang butuh banyak konsumsi air.

Jika cuaca panas, bisa dilihat tanamannya apakah tanahnya cepat kering atau masih lembap. Kalau tanaman sayuran yang saya tanam, ternyata tanah yang ditanam benih sawi dan bayam lebih cepat kering. Solusinya saya lebih sering menyiramnya secara terjadwal.

Lebih mudah lagi jika punya semprotan botol spray yang ditaruh di samping pot, ketika melihat tanahnya mulai kering, langsung semprot dari botol spray yang diisi air.

Nah, cara di atas bisa langsung kamu coba karena saya sudah ikutan Berintani Challenge dan merasakan manfaatnya, sekarang giliran kamu untuk ikutan challenge-nya, untuk info lebih lengkapnya bisa cek di akun Instagram @berintani.id karena banyak challenge yang bisa kamu ikuti. Atau bisa juga kunjungi laman Berintani.id untuk dapat informasi menarik seputar bercocok tanam.Yuk ikutan!

4 komentar

  1. Asik, jangan lupa nanti panen virtual

    BalasHapus
  2. Kok keren banget ini challenge-nyaaaa
    urban people jadi semangat untuk melakoni urban farming, ye kan.
    walopun dgn lahan terbatas (engga kayak di desa) kita tetep bisa kok menanam aneka buah, sayur, dll.
    Keren!

    BalasHapus
  3. Menanam.memang salah satu vara untuk.mendekatkan anggota keluarga kak karena semua bisa ikut berpartisipasi untuk ikut

    BalasHapus
  4. tambah satu lagi mbak: berkebun meruapakan obat urban stress

    juga membuat tubuh sehat karena otomatis kita berolah raga

    Lah nambah 2 dong ya? :D :D

    BalasHapus

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)
EmoticonEmoticon