Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Review buku bukannya menyerah, hanya sedang lelah

review buku aku bukannya menyerah hanya sedang lelah




Judul : Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah

Penulis : Geulbaewoo

Penerjemah : Dewi Ayu Ambar Rani.

Pemeriksa bahasa : Nina Triana, Lia Indra Andriana.

Penyunting : Francisca Ratna.

Desain sampul dan isi : Siska Kemala.

Cetakan keempat, Oktober 2021

250 hlm; 19 cm

ISBN 978-623-7351-71-9


Sinopsi buku


Dalam hidup, terkadang kita merasa lelah,

tak berdaya, dan merasa bersalah atas keadaan.

Kita juga sering merasa belum melakukan yang terbaik,

Padahal sudah berusaha sebaik mungkin.


Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah

adalah buku untukmu yang merasa lelah

dan jadi tak memiliki minat terhadap apa pun.

Ditulis berdasarkan pengalaman penulis sendiri,

Kalimat-kalimat dalam buku ini akan memberimu

sedikit pemikiran yang baik tentang dirimu sendiri.


Semoga setelah membaca buku ini, kamu yang lelah

Bisa sedikit beristirahat dan bisa menemukan hal yang kamu sukai.

Review buku.

Jika dilihat dari judulnya, ini tuh bukan mengistimewakan rasa lelah, membiarkan kemudian jadi pemalas, bukan itu. Justru pengalaman dari penulis membuat kita sadar jika kita ini manusia biasa.

Penulis yang sering menghadapi kegagalan hingga ingin mengakhir hidupnya, mengingatkan kita jika “Boleh lho kita istirahat sejenak, bukan menyerah karena masih ada semangat untuk berjuang kembali”.

Alih-alih putus asa, cobalah untuk beristirahat sejenak, apresiasi perjuanganmu hingga saat ini, lebih peka dengan sekitar, mungkin saja ada peluang di sana.

Penerimaan diri, gagal juga merupakan suatu proses, ada hal yang tidak bisa kita raih, tapi saat itu pula kita menjadi lebih kuat untuk menghadapi masalah. Memang benar kita tidak dapat meraih semuanya, tapi setidaknya kita telah melakukan banyak hal ketika berjuan.

Jika baca buku semacam ini, yang authornya dari Korea Selatan, berasa seperti baca curhatan penulis (kalau di bukunya ditulis jika ini meruapakan esai). tidak hanya sekedar curhatan pribadi atau motivasi, tapi ada sisi humanis di dalamnya, mengajak kita untuk mengenal diri sendiri.

Seperti buku self healing / self development atau buku yang sejenis, ada beberapa hal yang kurang related dengan hidup saya. Wajar kok, karena setiap orang memiliki pengalaman berbeda, faktor yang jadi pemicu juga berbeda, jadi membentuk pemikiran seseorang ketika melihat atau menghadapi sesuatu juga berbeda.

Meskipun ada yang kurang sreg di hati, buku ini bagus untuk mengingat hal-hal kecil yang sering luput. Jika kamu sering “keras” pada diri sendiri, coba deh baca buku ini bisa dibaca sampai habis dalam sekali duduk atau dibaca beberapa bagian untuk sekali waktu, bisa kok, masih tetap bisa mengikuti alurnya.

Banyak dibaca oleh Idol KPOP


Buku ini nge-hype di Indonesia salah satunya karena banyak idol KPOP yang membaca dan merekomendasikan. Bukan hal yang baru jika idol bisa menjadi influence buku, karena memang sering terlihat jika mereka juga baca buku, terutama buku self development.

Buku-buku self healing (terutama author dari Korsel) memang lebih humanis, lebih heart warming, karena kisah dari penulis tuh seperti manusia yang menghadapi permasalahan hidup dalam kesehariannya.

Apalagi seorang Idol yang bagaimanapun tetap seorang manusia tapi dituntur untuk sempurna karena mereka bekerja di dunia indunstri hiburan, membaca self healing seperti buku yang setema ini, membuat kita merasa dimengerti jika kita manusia biasa, menerima kelebihan dan kekurangan kita.

Idol yang membaca buku ini antara lain ; Sungjin Day6, Youngmin Ab61x, dan Shownu MONSTA X dan masih banyak lagi. Saat itu juga gencar promo, beli buku bisa dapat undian berhadian album Day6, dan merch lainnya.

Hal yang menarik dari buku ini adalah…

Buku ini membuatmu seperti teman dekat si penulis, karena banyak cerita, dan kamu bisa menyimpulkannya sendiri apa yang dialami si penulis dan apakah kamu memiliki dampak dari pengamalan atau biasa saja.

Buku yang tidak menggurui atau hanya motivasi yang gampang terlupakan, namun buku ini menemanimu untuk menerima dirimu apa adanya

Dirimu jauh lebih kuat dari yang kau pikirkan.

Dalam keadaan sesulit apa pun
kau tidak menyerah dan masih bertahan.

Jika terus bertahan,
tanpa sadar semuanya akan berlalu. (halaman 19).


buku self healing

 

 

Posting Komentar untuk "Review buku bukannya menyerah, hanya sedang lelah"