Padahal pernah saling cinta



Padahal pernah saling cinta, berbagi rasa sayang, saling peduli, saling menguatkan, saling berbagi cita-cita yang ingin diwujudkan bersama-sama.

Saya sudah memilih untuk mundur,

Jika saat ini saya masih bisa bertahan, itu karena saya berjuang melewati masa lalu, dan itu tidak mudah, maka saya bersyukur bisa baik-baik saja hingga sekarang.

Rasanya bagaikan kesamber petir ketika ia meminta putus. Perasaan nggak ada masalah apa-apa, tiba-tiba minta putus, tiba-tiba jelekin nama saya di depan keluarga dia (grup chat WA, dan saya punya skrinsutnya), tiba-tiba lamaran, Kalau saya punya pikiran jelek, kamu kenalan sama cewek yang baru, saat masih sama saya, nggak mungkin tiba-tiba lamaran tanpa ada perkenalan. Mau saya umbar skrinsut chatmu?

Dan betapa konyolnya, saya diseret ke permasalahan kamu dengan abangmu yang saya nggak tahu masalahnya apa. Tolong, JANGAN NGELINDUR kalau nyetatus di media sosial, langsung selesaikan masalahmu dengan abangmu, jangan menyeret nama saya. Mau saya umbar skrinsutnya?

Saya bahkan nggak tau kamu begitu menderita saat sama saya, padahal saat masih memanggil saya sayang, meskipun tiba-tiba sikapmu mulai dingin.

Tolong hentikan, kamu seperti mantan yang susah move on. Jangan bikin saya marah, bisa saya umbar semua skrinsutan yang saya miliki.

Saya tidak punya tenaga lagi, KAMU JANGAN PERNAH MERASA PALING MENDERITA, PALING MENGENASKAN HIDUPNYA, PALING BERJUANG. Ada kata saling di hubungan kita, tapi tidak menyangka jika kamu terlalu jauh mengambil keputusan dan timbul kata saling benci.

Saya capek adu ego, adu siapa yang paling bener. Mulai sekarang, saya nggak mau capek, sekali lagi kamu menyeret nama saya, SAYA LANGSUNG UPLOAD SEMUA SKRINSUT, dan saya nggak akan menjelaskan apapun, biar semua opini menggelinding liar, saya nggak peduli.

Astaga... cuma minta bantuan masalah hosting, karena itu hosting dibeliin kamu, aku mana tahu hosting, dan itu terjadi beberapa hari yang lalu, kemudian tidak ada percakapan lain. Eh malah dikatain ganggu hubungan kamu, betapa rendahnya saya ganggu hubungan orang, hei saya punya pesona untuk gaet cowok yang lebih keren!!

Kamu, ngeblock saya duluan, dan saya nggak berharap kamu minta maaf atau membersihkan nama saya di depan keluargamu, padahal namamu nggak pernah saya jelekin di depan keluarga saya.

Eh ternyata kamu malah bikin status yang melas. Tolong. Jangan. Bikin. Saya. Marah. Atau. Berhadapan. Dengan. Skinsutan. Yang. Saya. Kumpulkan. Dari. Bulan. Februari.

Pengin aku buang sih, tapi karena ada fitnah dari mulut kamu, jadi masih saya simpan, saya kira kamu sudah berubah, ternyata kamu berulah. Medsos saya, WA saya masih terbuka untuk kamu, kalau ada yang ingin kamu sampaikan. Inget ya, terbuka, saya nggak pernah ngeblock kamu.

Dari kejadian ini, saya jadi tau bagaimana kualitas kamu sebagai laki-laki. Bersyukur, saya tidak bersama kamu lagi, sangat beryukur.

Postingan ini tidak akan saya hapus.

0 comments

Posting Komentar

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)