Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Rabu, Mei 01, 2013

Si Manja dan Egois


Apa kabarmu hari ini? Masih tersenyum?  atau senyumanmu hanya untuk menutupi lukamu? Aku harap kamu benar-benar tersenyum untuk duniamu. Aku tahu apa yang telah kamu tutupi, dibalik senyuman itu timbul rasa was-was yang berlebihan. Tapi apakah kamu tahu jika apa yang telah terjadi hari ini karena memang berasal dari kelakuanmu sendiri? Masa lalu memang untuk dikenang, tapi setidaknya masa lalu bagian dari hidupmu dan sebagai bahan evaluasi dirimu untuk masa depan yang lebih baik.

Apa kamu pernah berfikir, masa lalu yang sangat ingin kamu lupakan karena campur tangan dari sifat jelekmu? Kamu tidak percaya bukan? Apa belum cukup diduakan oleh Pria yang kamu anggap telah setia kepadamu? Hei! sadarlah, Pria masa lalumu melakukan hal itu bukan karena mutlak kesalahan dia, tapi juga ada yang salah dengan tingkah lakumu. Kapan terakhir kali berbuat sesuatu tanpa dilandasi rasa emosi? Kapan terakhir kali kamu berbuat harus sesuai "mau ku"? Hanya ada kalimat "Aku" dalam kehidupan cintamu, padahal jelas-jelas ada "dia" dalam hidupmu. Semua yang dia lakukan harus sesuai dengan keinginanmu.  Percayalah setiap pasangan ingin memanjakan pasangannya, ingin membuat pasangannya nyaman disisinya, tapi apa yang telah kamu lakukan? Manjamu tidak wajar, bahkan cenderung ingin menguasai, ingatlah dia juga memiliki kehidupan sendiri, dia juga ingin melakukan rutinitasnya tanpa ada rengekan darimu.



BACA JUGA : DEAR MAMA.



Semua telah terjadi kelakuan manjamu dan egoismu membuatnya tidak nyaman, bahkan memilih wanita lain dibelakangmu, bagaimana rasanya? Terluka? Marah? Semua telah terjadi, dia lebih memilih wanita lain daripada dirimu. Aku tahu kau sangat terluka, bahkan tak henti-hentinya menangisinya yang telah pergi ke pelukan wanita lain. Sembab, itulah yang aku lihat dari kelopak matamu. Sudahlah jangan menangisi yang telah pergi, ini saatnya  dirimu untuk memperbaiki diri sendiri dan tentu saja untuk move on.

Move on bukan berarti kamu langsung cepat-cepat mencari pengganti yang baru. Tetapi lebih dimaknai untuk segera berbenah diri dan tidak hanya berlarut dalam masa lalu. Nikamati fase kehidupan cintamu. Jika kamu terluka, nikmati rasa luka itu karena memang kamu merasakan bagaimana dihianati. Fase-fase kehidupan cintamu akan mengalir sebagaimana kamu dapat bertahan dari rasa terluka itu. Aku harap kamu dapat memaknai move on dari masa lalu dan lebih menghargai diri sendiri karena kamupun tahu jika sifat manja dan egois yang berlebihan akan berakibat buruk untuk kehidupan cintamu.

Salam sayang selalu,
Sudut hatimu.

2 komentar:

  1. waduh mba ngebaca ini ko kaya nyinggung aq ya hehehehe GR deh,,
    mantapp mba' emang masa lalu untuk di kenang

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah gak bermaksud untuk nyinggung sapa2 mbak :-D

      Hapus

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)