Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kamis, Februari 13, 2014

[Belajar Wordpress] Fakta Wordpress Yang Baru Aku Tahu

Mungkin kalau blog personalku ini bisa bicara, dia akan sirik dengan tingkat kesirikkan waspada. Karena entah enggak tahu kenapa belum ada ide untuk update blog di blog personal ini, karena memang sedang asik bermain di blog Wordpress pertamaku. Sekedar update blog untuk ikut giveaway ini itu aja belum sempat, karena mataku tertuju pada Wordpress.

Sebenarnya, ketika membuat blog kuliner, aku sudah merencanakan untuk membuat blog personal di Wordpress. Sudah log in sih, tetapi saat menuju dashboard, alamaaaaak lama nian loadingnya. Kemudian tutup akun. Berbulan - bulan nyaman memakai blogspot dan sedikit berpaling ke Wordpress, kemudian belajar lagi lewat akun BlogDetik. Karena BlogDetika berplatform Wordpress. Masih sama sih loadingnya lama, tapi karena ingin tahu enggak ada salahnya untuk mencoba.

Akhirnya tanggal 5 Februari 2014, aku melahirkan akun Wordpress. Horeeee!!! Eh ternyata agak sedikit berbeda dengan BlogDetik. Banyak yang harus dijelajahi di Wordpress. Kemudian aku menemukan beberapa fakta, karena memang baru pakai Wordpress secara otodidak, karena masih belum menemukan kendala apapun. Kalau merasa sulit ini itu, pasti akan bertanya ke teman - teman yang fasih Wordpress. Berikut beberapa fakta Wordpress yang aku baru tahu :

  1. Dashboard dibagi dua jenis. Ada dashboard Wordpress itu sendiri dan ada dashboard Blog Wordpress. Kalau dashboard Wordpress seperti update status gitu. Kalau dashboard blog (dashboard admin) ya sama saja dengan dashboard blogspot atau BlogDetik. Ada new post, edit, widget, dan lain - lain. Tentu saja penampakkannya berbeda. Lihat gambar yuk biar jelas perbedaannya. 
  2. Untuk masalah tema, antara Wordpress dan Blogspot sebenarnya enggak jauh beda. Aku menemukan tema yang sama persis antra Wordpress dan Blogspot, hanya saja ada format yang sedikit berbeda, seperti format komentar yang tentu saja berbeda antara Wordpress dan Blogspot. Kalau Wordpress yang gratisan, temanya agak sedikit (atau memang aku belum mengeksplor ya) daripada tema Blogspot yang bejibun. Sepertinya tema Wordpress gratisan tidak bisa diutak - atik, berbeda dengan Blogspot yang bisa diedit sana - sini. Eh, benar kan pernyataanku? Kalau salah tolong dibenerin ya, karena memang belajar secara otodidak.
  3. Yang tampak jelas berbeda adalah kotak komentar. Kalau kotak komentar, aku cenderung lebih suka komentar Wordpress ketimbang Blogspot. Kalau Wordpress siapa saja boleh komentar. Kalau Blogspot ada yang memilih untuk berkomentar hanya yang menggunakan google plus, menggunakan blog, menggunakan OPEN ID. Masih jarang sih yang memilih opsi siapa saja boleh berkomentar di blogspot. Oke, hatiku sedikit berpaling kepada Wordpress.
  4. Masih seputar kotak komentar. Sama saja kok antara Wordpress dan Blogspot, kalau berkomentar sesama pengguna, bakalan muncul foto, kalau enggak ya enggak bakalan ada #apalahini.
  5. Ada lagi yang tampak jelas perbedaannya. Wordpress ada emoticon, sedangkan Blogspot tidak ada, kalau ingin emoticon di Blogspot harus edit HTML dulu.
  6. Seputar follow - followan. Sama juga sih antara Blogspot dan Wordpress. Jika sesama pengguna Blogspot, bisa follow menggunakan GFC atau google plus, kalau sesama Wordpress bisa follow lewat akun Wordprees. Kalau bukan sesama pengguna bisa follow memakai email. Sedikit berbeda sih tombol follow.
  7. Wordprees ternyata bisa langsung share update postingan ke twitter. Kalau Blogspot, harus ke feedburner terlebih dahulu kemudian disetting untuk share ke twitter ketika kita update post. Atau bisa menggunakan jasa pihak ke tiga, seperti bit.ly dan lainnya.


Dashboard Wordpress

Setelah diposting, ini jadinya.



BACA JUGA : DOMAIN MEMBUAT BLOG LEBIH PROFESIONAL



Setelah diposting. Muncul banyak pengguna Wordpress yang update juga.

Ini penampakkan dashboard blog atau admin

WP-admin

Tema Wordpress. Dipilih... dipiliiiiiih...

Ada pilihan tema gratis dan berbayar
Penampakkan kotak komentar.

Kotak komentar

Cukup sedehana ya faktanya, karena memang enggak susah kok kalau belajar Wordpress, sebelas duabelas sama Blogspot. Di dunia ini enggak ada yang sulit, hanya saja kita belum bersunguh - sungguh mempelajarinya. Yuk ah selalu berpikiran positif.

Kalau ada tambahan fakta atau pernyataanku ada yang kurang benar, mohon tambahannya ^_^

4 komentar:

  1. Aku justru dulu awal ngeblog pakai wordpress yang hosting

    BalasHapus
  2. terima kasih mbak sari untuk sharingnya, saya masih nyaman sama blogspot dan satu blog hehe

    BalasHapus
  3. udah lama nge-take alamat blog sweetdonath jg di wordpress, tp blum tau mu dpake apa hihi..

    BalasHapus
  4. wah biar bisa jadi .com kalo worpress haruskah hosting sendiri juga mbak>? atau bisa di setting kayak blogspot aja bisa di domain aja...hehe ajain donk mbak Sari....hehe

    BalasHapus

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)