Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Selasa, Februari 23, 2016

I am HOPE : Sebesar apa perjuanganmu jika di posisi Mia?

film i am hope


Hari Minggu, 21 Februari 2016. Berkesempatan untuk nobar film I am HOPE di ciputra world, Surabaya. Hari Minggu yang berbeda dari biasanya, hari Minggu berat, panjang dan penuh drama, sebelum menonton film I am HOPE. Tapi, nggak mengurangi rasa bahagia di hari Minggu, capek tapi seneng banget, banyak “kejutan” yang bikin life never flat. Apalagi kalau bukan, berkumpul dengan teman – teman berbagai macam “sumber kenalan”, mulai dari teman yang ketemu saat mengikuti workshop kepenulisan, teman – teman blogger yang berbagai macam warna, hingga dedek gemes yang ketemu di grup fotografi, semua berkumpul dalam satu tempat, satu acara, huwaaa rasanya seneng banget. Oke Sari, kamu tidak sendirian *puk puk*.

yuk cyn nonton


Nobar film I am HOPE sudah menjadi agenda dari beberapa minggu sebelumnya. Dari segi pemain, dan produser emang nggak diragukan lagi, banyak sederet bintang TOP yang mengisi di film Ini, yaitu : Tio pakusadewo, Fachry albar (huwaaah langsung jerit histeris, meleleh hati adek), Feby febiola, Ariyo wahab, Fauzi baadilah, Ray sahetapy dan masih banyak lagi. Nah, untuk pemeran utama ada sosok aktris mudah yaitu Tatjana saphira (memerankan Mia) dan Alessandra (memerankan Maia) mampu membuat penonton “masuk” ke dalam cerita.




di booth ini bisa beli gelang dan novelnya

Cerita di awali dengan kehidupan Mia yang sempurna, memiliki kedua orangtua yang berbakat, sang Ayah (Raja) yang merupakan komposer dan sang Ibu yang menggeluti dunia teater. Kehidupan Mia berubah 180 derajat saat Ibu Mia terserang kanker, kemudian meninggal. Dan ternyata, Mia juga mengidap kanker seperti Ibunya. Dilema kehidupan Mia dengan sang ayah pun mulai bergelut, antara memperjuangkan untuk meraih impian Mia harus terhalang kanker yang notabene tidak memiliki waktu yang banyak bagi yang terserang kanker. Konflik dengan sang Ayah tak terhindarkan, Ayah Mia ingin Mia fokus dengan penyembuhannya karena tak ingin kehilangan lagi sosok perempuan yang disayanginya. Kemelut dengan kanker dan perjuangan meraih mimpi sudah menguras tenaga Mia. Namun, hadir sosok David (diperankan oleh Fachry Albar) yang diam – diam menaruh hati kepada Mia dan membuat kehidupan Mia lebih berwarna.

salah satu scene mia dan david


Selain Mia yang membuat cerita ini kuat, ada juga yang “mencuri hati” yaitu Maia semacam teman imajinasi Mia yang membawa hal – hal positif agar Mia mampu menghadapi penyakit kanker dan bersemangat untuk meraih mimpi. Meskipun dalam cerita, sosok Maia merupakan sosok yang tak terlihat, tetapi membawa pengaruh besar penderita kanker, terutama bagi kehidupan Mia. Nggak mudah untuk berjuang melawan kanker, dari kesempatan hidup yang hanya beberapa persen, selalu cek perkembangan pengobatan dan seberapa jauh kanker tersebut berkembang, menjalani kemoterapi yang membawa efek yang besar seperti kestabilan emosi yang naik turun, rambut banyak yang rontok, tidak boleh terlalu capek, hingga membutuhkan biaya yang sangat besar. Meskipun, dunia berubah drastis ketika terkena kanker, tetapi semangat, harapan, hal positif lainnya tak pernah padam. Sosok Maia inilah yang harus dimiliki bagi kita semua, khususnya bagi penderita kanker, agar tetap berjuang, tak menyerah begitu saja. Hanya Maia yang dimiliki Mia untuk terus berjuang melawan kanker dan meraih mimpi, meskipun sang Ayah melarang Mia karena masih saja berkutat di dunia teater



gelang harapan



Selain film I am HOPE yang wajib ditonton, jangan lupa untuk membeli gelang harapan, karena semua hasil penjualan harapan akan disalurkan kepada survivor kanker.

1 komentar:

  1. dimana-mana udah pad anontn filmnya ya, aku harus nonton juga deh pingin lihat sendiri cerita tentang Mia

    BalasHapus

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)