Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Kamis, Desember 08, 2016

Cara Mendaftar BPJS di Sidoarjo

BPJS Sidoarjo, antri yaaa


Cara mendaftar BPJS di Sidoarjo. Sejak berita tentang BPJS sedang mencuat, langsung punya niatan untuk segera mendaftar BPJS. Tapi lihat antrian yang aduhai berjubel dan panjang banget sampai tumpah ruah di jalan (parkirannya yang tumpah ruah), ya sudah lah nanti aja daftarnya. Oiya, bagi kamu yang belum daftar, buruan lah daftar BPJS, mari kita mensukseskan program pemerintah, lumayan banget loh kalau kita punya kartu BPJS, sangat amat terbantu kalau kita sedang berobat, atau pengin beli kacamata, murah meriah nih berkat BPJS.

Hmm.. sebelum lanjut lebih panjang lagi, kartunya itu disebut KIS (Kartu Indonesia Sehat) tapi kebanyakan masyarakat bilangnya kartu BPJS ya. Sekedar info aja sih, kartunya disebut KIS, yang menyeleggarakan kartu Indonesia sehat itu BPJS (correct me if I wrong). Kemudian, kartu KIS itu berlaku untuk satu KK, 1 kartu = 1 KK, bisa digunakan oleh orangtua atau anak dengan satu kartu itu. Nantinya saat daftar, disertakan foto dan identitas lengkap orangtua dan anak.

Berhubung kedua orangtuaku PNS yang memiliki kartu ASKES, jadi hanya aku yang daftar nih (kedua kakakku sudah menikah, yang ada di KK hanya ada nama ortu dan aku) daftar BPJS kok bikin baper, gara – gara kedua kakak udah menikah hanya aku yang belum *eaaaak*.

Untuk warga sidoarjo, kalau ingin daftar BPJS, lokasinya ada di JL. Pahlawan No.90 A (sebelahan sama polsek Sidoarjo) depannya Suncity Mall. Nggak hanya daftar saja, bisa untuk perubahan data (mungkin ada keluarga yang meninggal), mengurus kehilangan kartu BPJS, mengurus BPJS untuk POLIS/TNI/Pensiunan, semua bisa diurus kok.


1. Mengisi formulir pendaftaran baru peserta mandiri.

2. KK Asli dan copy terbaru.

3. E – KTP asli dan copy terbaru.

4. Pas foto berwarna 3*4 perjiwa 1 lembar (kecuali balita tanpa foto).

5. Buku tabungan asli dan copy jika memilih kelas 1 dan 2 (Mandiri, BNI, BRI, BTN).

6. Pendaftaran wajib 1 KK.

Persyaratan ini saat aku mendaftarkan diri pada bulan November 2016, mungkin ada perubahan, tapi nggak jauh beda lah sama persyaratan ini. Bisa jadi persyaratannya setiap bulan nggak berbeda. Persyaratan ini hanya untuk DAFTAR BARU ya, kalau untuk perubahan data, kehilangan kartu, ya coba datang di kantor BPJS aja, pengumumannya ada di depan.

Karena daftar kartu untuk satu KK, nah kalau aku sih bilang ke petugasnya kalau orangtuaku sudah punay ASKES, jadi sebagai bukti bawa juga KTP + Copy ASKES orangtua.

Merasa merana aku, hanya aku yang belum nikah, kedua kakak sudah menikah *senderan di pundak kamu*

Alur pendaftaran BPJS :


1. Setelah membawa semua persyaratan, langsung tancap gas ke BPJS Jalan Pahlawan, kemudian ambil formulir yang di lantai 1 (bawah bangunan BPJS) kelihatan kok dari luar, lah yang ngatri rame banget.

2. Setelah isi formulir, jadikan satu semua persyaratan, diklip biar gak lepas dan taruh di map biar memudahkan petugas untuk verifikasi data. Kemudian tumpuk map di tempat yang sudah disediakan, nantinya akan dipanggil satu persatu, dicek kelengkapannya.

3. Setelah dipanggal dan dicek, nanti kita akan dapat nomer antrian untuk verifikasi yang kedua, kalau tadi kan verifikasi manual karena biasaya ada orangtua yang keliru isi data, belum paham isi data yang mana. Nah, verifikasi yang kedua ini verifikasi untuk masukkan data. Ini di lantai 2, tempatnya adem dan cenderung lebih cepat untuk mengurusnya. Kenapa lebih cepat daripada verifikasi yang pertama, karena verifikasi yang pertama, seluruh formulir (daftar baru, kehilangan, BPJS untuk TNI/Polisi/Pensiunan) dikerjakan oleh satu orang, sedangkan verifikasi kedua sudah dipisah antara yang daftar baru, dengan yang lainnya (pindah data, kehilangan, dll). Jadi cepet gitu petugasnya untuk masukkan data.

4. Kemudian setelah nama kita dipanggil dan petugasnya menginput data kita. Kita akan diberikan nomer virtual account untuk membayar sesuai dengan kelas yang kita ambil.

Kelas 1 : 80.000

Kelas 2 : 51.000

Kelas 3 : 30.000

5. Setelah membayar iuran di bank, kemudian kita ambil nomor antrian untuk mengambil kartu. Nah selesai deh, kita dapat kartu Indonesia sehat, dan langsung bisa digunakan saat itu juga.


Saat daftar BPJS, terlihat pemandangan yang bikin sedih, kasihan lho karena masih banyak yang daftar tuh sudah sepuh, jadi kurang begitu jelas saat mengisi formulir, kalau kamu ketemu pendaftar yang sepuh, jangan segan untuk membantu kepada sesama.

Semangat!


3 komentar:

  1. iya tuh kalo sepuh kasihan, mungkin bagus kalao ada petugas khusus yg bantu mereka

    BalasHapus
  2. gampang ya ternyata bikinnya.
    dulu saya dibikinkan perusahaan sih, nggak ngurus sendiri gitu.

    BalasHapus
  3. ternyata sama ya cara daftarnya dengan di Daerah saya.

    BalasHapus

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)