Bagaimana Cara Menjelaskan Tentang Virus Corona pada anak?

Cara Menjelaskan Tentang Virus Corona pada anak


Beberapa minggu yang lalu, saya membaca berita jika libur sekolah atau belajar di rumah ternyata diperpanjang. Keponakan jadi sering ngobrol ringan lewat chat, katanya nggak boleh ke luar rumah sama Bundanya karena ada virus Corona. Namanya juga masih anak-anak, suka banget tiba-tiba dengar celetukannya yang bikin senyum, yang merasa sudah bosan di rumah karena periode liburnya semakin panjang, dan kadang mereka juga bingung mengapa harus di rumah saja.

Terkadang orang tua juga bingung untuk menjelaskan secara gamblang tapi bingung bagaimana caranya agar anak-anak mampu memahami apa yang disampaikan jika Corona memang penyakit yang serius.

Bagaimana cara menjelaskan dengan bahasa yang sederhana agar anak-anak mudah mengerti. Berikut caranya :


Jelaskan sesuai dengan usia anak. Anak-anak memiliki tahapan untuk memahami setiap informasi yang diperoleh, berikan pemahaman yang sederhana, fakta-fakta tentang Corona, atau bisa menggunakan ilustrasi sebagai penunjangnya dan lebih interaktif. Seperti e-book atau video animasi informasi tentang virus ini yang ditulis oleh penulis anak Indonesia, membuay suatu informasi dengan bahasa yang mudah dipahami.

Lain halnya jika memiliki anak yang berada di usia remaja, sudah akrab dengan gadget, mahir menggali informasi lewat media sosial ataupun browsing di google. Dalam fase ini, ajaklah mereka untuk berdiskusi, apa saja informasi yang mereka dapatkan, apa pemahaman mereka tentang kondisi seperti ini, melakukan diskusi membuat komunikasi efektif karena secara dua arah, orang tua akan mengetahui apakah anak-anak merasa cemas atau tidak, apakah mereka

Berkomunikasilah dengan buah hati tentang keadaan atau perasaan yang mereka alami, apakah merasa cemas karena belum bisa pergi ke sekolah, merasa bosan di rumah, mengapa virus corona tidak segera selesai, kemudian berikan penjelasan secara singkat tanpa harus menakut-nakuti. Berdiskusilah dengan sesama para orang tua untuk mendapatkan referensi tentang literasi tentang anak pada saat situasi seperti ini. Kemudian ajaklah buah hati untuk tetap betah di rumah dengan cara melakukan kegiatan yang menyenangkan.

Kasus Virus Corona Pada anak.


Masih teringat jelas, kasus virus corona pada anak yang terjadi baru-baru ini. Si buah hati, tidak memiliki riwayat berpergian, tetap di rumah saja. Ternyata, setelah diselidiki, ternyata tertular dari si Ayah. Dalam kasus ini membutuhkan kerjasama dan pemahaman antara anggota keluarga tentang virus corona ini. Orang tua yang memang tidak bisa bekerja dari rumah, terpaksa harus bekerja di luar rumah atau ada kegiatan mendesak di luar rumah, wajib mengikuti protokol masuk rumah.



Bagi orang tua atau anggota keluarga yang terpaksa harus bekerja di luar rumah atau ada kegiatan penting di luar rumah, berikut protokol saat keluar rumah (sumber RS Panti Nirmala) :


1.Pakai jaket atau baju lengan panjang.

2.Menggunakan masker.

3.Mengusahakan untuk tidak menggunakan transportasi umum.

4.Pakai tisu di jari untuk menyentuh permukaan apapun.

5.Remas sapu tangan lalu buang ke tempat sampah.

6.Jika batu dan bersin, gunakan lengan bagian dalam untuk menutupi.

7.Usahakan bertransaksi dengan cara nontunai.

8.Lakukan cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer setelah menyentuh benda dan permukaan apapun.

9.Jangan menyentuh wajah, sampai tangan benar-benar bersih.

10.Jaga jarak aman dengan orang lain (minimal 1 meter).


Protokol masuk ke rumah :


1.Sampai di rumah, jangan sentuh apapun.

2.Buka sepatu sebelum masuk rumah.

3.Buka pakaian dan segera masukkan ke dalam kerangjang pakaian kotor.

4.Taruh tas, dompet, kunci, dll ke dalam kotak di pintu masuk. Segeralah mandi.

5.Jika tidak segera mandi, segera cuci semua area kulit yang terkena paparan udara luar.

6.Bersihkan handphone, kacamata, tas, dompet, dengan menyemprotkan disinfektan.


aplikasi halodoc
beragam fitur


Banyaknya informasi yang beredar, membuat kita harus pintar untuk menyaring, apakah info tersebut valid atau ternyata hoax. Saya sering browsing ke website yang terpercaya untuk mengetahui informasi terbaru tentang virus Corona dan artikel tentang kesehatan, kecantikan, ibu dan anak, dan artikel lainnya. Saya sering membaca informasi kesehatan melalui halodoc, install aplikasinya dan banyak fitur yang dapat digunakan, membaca artikel kesehatan, tanya dokter, dan lebih seringnya pakai layanan untuk mengantarkan obat dari rumah sakit ke rumah ketika Ayah saya kontrol. Dalam keadaan social distancing, bermanfaat banget layanannya agar tidak sering keluar rumah.


banyak artikel yang bisa kamu baca


9 kegiatan yang menyenangkan bersama anak saat di rumah.


Bingung mencari ide kegiatan untuk anak-anak selama belajar di rumah? Berikut 12 kegiatan yang menyenangkan bersama anak-anak.

1. Tetapkan rutinitas.


Rutinitas saat anak-anak setiap hari belajar di sekolah tentunya berbeda dengan rutinitas saat anak-anak belajar di rumah. Berikan pemahaman agar tetap aktif, tentukan kesepakatan antara anak dan orang tua untuk menulis jadwal setiap harinya. Jam berapa harus bangun tidur, kapan waktunya mengerjakan tugas sekolah, bermain dan menyelesaikan tugas rumah. Memberikan anak tugas rumah sebagai bentuk untuk memberikan anak-anak tanggung jawab, seperti membantu menyapu rumah, membersihkan jendela, berikan tanggung jawab sesuai dengan usia anak.

2. Kegiatan berjemur.


Aktifitas berjemur bertujuan agar tubuh mendapatkan vitamin D yang bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan pencegahan penyakit. Waktu yang efektif saat berjemur adalah pada jam 10 hingga 11 siang, selama 10 hingga 15 menit saja, lakukan juga olahraga ringan saat berjemur, namun perlu diperhatikan untuk melakukan kegiatan ini jangan bergerombol. Kegiatan ini bisa dilakukan di teras rumah.


3. Membuat lagu yang menyenangkan.


Seperti yang dijelaskan pada IDAI, salah satu kegiatan menyenangkan yang dapat dilakukan adalah membuat lagu menyenangkan untuk mencuci tangan, berikan penghargaan (poin/reward) setiap si buah hati mampu melakukan cuci tangan dengan baik dan benar.

4. Bermain gadget.


Boleh bermain gadget asal diimbangi juga dengan kegiatan fisik, seperti olahraga ringan. Buatlah jadwal bermain dengan gadget yang fleksibel dan simple, hal ini dapat dilihat rutinitas anak dalam kesehariannya, kadang tiba-tiba dapat pekerjaan sekolah yang jumlahnya banyak, setelah mendapatkan waktu santai ingin sekali hanya bermain dengan gadget, komunikasikan dengan anak bagaimana mengatur waktu bermain dengan gadget.


5. Memasak.


Kegiatan lainnya yang bisa dilakukan adalah memasak, ajarkan anak tentang nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh saat kondisi pandemi seperti ini. Diskusikan dengan anaka, menu makanan apa yang ingin disantap hari ini, buat hidangan yang mudah agar anak juga ikut membantu, tetap harus waspada ketika di dapur, jaga jarak terhadap api kompor atau benda yang tajam. Selain dapat mempererat kekompakan orang tua dan buah hati, juga anak merasa telah berkontribusi melakukan peran penting dalam keluarga.


6. Membuat prakarya.


Rasa bosan ketika di rumah saja memang tidak dapat dihindari, tapi bukan berarti tidak ada jalan keluarnya. Yuk membuat prakarya dari bahan yang bisa ditemukan di rumah. Seperti membuat daily planner, membutuhkan bahan kerta HVS, kertas warna-warni, lem, gunting dan ballpoint warna-warni. Jika membutuhkan ide prakrya yang lainnya bisa mencari di Pinterets.

kegiatan bersama anak di rumah aja


7. Bermain permainan asah otak.


Tidak sulit untuk menemukan permainan asah otak karena mudah ditemui di media sosial facebook, tentang penjumlahan, perkalian dengan contoh gambar yang sederhana namun harus teliti ketika menghitung. Untuk permainan ini harus disesuaikan dengan umur anak, jika hanya bisa menjumlahkan, buatlah dengan media bantu agar permainan penjumlahan semakin seru!


8. Membaca buku bersama.


Ajak si buah hati untuk memilih buku bacaan yang ia suka atau buku baru yang belum dibuka, orang tua dan buah hati dapat membaca bersama atau orang tua dapat membacakan buku dengan penuturan seperti mendongeng. Setelah selesai membaca buku, diskusikan hal apa yang menarik dalam buku tersebut.


9. Menggambar dan mewarnai.


Kegiatan yang bisa dilakukan bersama-sama karena sudah banyak buku mewarnai untuk anak-anak ataupun orang dewasa, bisa juga orang tua ikut mewarnai di buku mewarnai untuk anak-anak, lebih seru kan. Berikan kebebasan untuk berekspresi, karena dalam seni tidak ada yang namanya salah ataupun benar.


Semoga informasi dan tipsnya dapat memberi solusi bagi para orang tua, dan tidak perlu panik, ikuti komunitas parenting yang membantu untuk bersama-sama melewati masa pandemi ini, jika orang tua menjadi stress, anak juga merasakannya dan timbul rasa cemas. Yuk jaga kesehatan setiap anggota keluarga dari virus Corona.

Tidak ada komentar

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)