Untuk Pemula, Ketahui 4 Hal Sebelum Investasi

investasi untuk pemula

Menurut pelbagai sumber, investasi merupakan penanaman aset atau dana yang dilakukan oleh perseoranag ataupun perusahaan dengan harapan mendapatkan keuntungan di kemudian hari.

Berinvestasi berarti suatu cara untuk mencapai tujuan. Misalnya, dalam 3 tahun ke depan, memiliki tujuan yaitu menikah dengan menggelar resepsi di sebuah hotel. ketika menghitung perencanaan dana, ternyata nabung saja tidak cukup untuk mencapai tujuan tersebut, karena terkendala inflasi. Diperlukan produk investasi yang memiliki keuntungan dalam jangka waktu 3 tahun.

Menabung Vs Investasi.


Menurut beberapa buku keuangan yang saya baca, menabung bukanlah investasi, menabung merupakan simpanan (saving), merupakan simpanan dana yang kita miliki dan dapat segera kita cairkan.

Sebelum memikirkan apa saja investasi terbaik, intip dulu simpanan yang kita miliki, bagaimana setiap bulannya, apakah cukup untuk setiap bulannya, jangan-jangan selalu minus karena untuk melunasi utang.

Tabungan itu bentuknya likuid, bisa dicairkan kapan aja kalau butuh duit, pergi ke ATM, criiing.. uang tunai langsung ada di tangan. Beda dengan produk investasi, meskipun bisa dicairkan dengan cepat, tapi keuntungan yang kita dapat tidak akan maksimal, karena bisa mendapatkan investasi pada kemudian hari (jangka pendek atau jangka panjang).

Agar tidak mengganggu tujuan berinvestasi, mulai dari sekarang mengatur simpanan yang “sehat”, seperti apa? Dengan cara menyisihkan bukan menyisahkan. Rutin menabung dengan nominal tertentu. Misalnya 10% dari penghasilan dialokasikan untuk menabung.

Mengapa harus berinvestasi?


Manusia tidak akan pernah merasa puas, selalu saja memiliki keinginan, sudah beli smartphone edisi terbaru, masih ingin smartphone yang bisa dilipat, yang ada taburan emasnya, dan masih banyak lagi.

Apakah salah memiliki keinginan yang menumpuk? Tidak, justru dengan memiliki keinginan membuat saya lebih produktif, ingin mendapatkan sumber dana yang lain agar memenuhi keinginan saya, dengan catatan kebutuhan harus diutamakan dan terpenuhi.

Kunci investasi berhasil.


Pada masanya, saya pertama kali memiliki produk investasi berupa Logam Mulia, rasanya seneng banget, setiap hari selalu cek harga emas (kalau diingat lagi pengin ketawa). Akhirnya lelah lihat harga terus-menerus.

Kunci investasi berhasil adalah memiliki tujuan berinvestasi, kemudian setelah beli produk investasi, lupakan (bisa monitor beberapa bulan sekali), kecuali trading saham yang harus monitor setiap hari.

Dibawa santai aja, yang penting sudah tahu kapan dana yang kita miliki (produk investasi) diambil. Naik turunnya suatu nilai udah biasa, jangan gupuh kalau nilai investasi turun, dan jangan gegabah kalau nilainya tiba-tiba naik.

Tabungan dan berinvestasi harus sehat, kalau kepepet butuh duit langsung ambil dananya dari tabungan, tidak mengganggu dana yang diinvestasikan. Setiap bulan bisa menyisihkan tabungan dan menambah dana dari produk investasi yang sudah kita beli.

Kunci investasi berhasil adalah dilakukan secara rutin, baik itu nominalnya besar atau kecil, yang penting rutin dan tidak dilirik terus untuk melihat nilainya bertambah atau berkurang.


Sebelum investasi perhatikan 4 hal berikut ini :


Apa sudah terpenuhi kebutuhan setiap bulannya.

Intip dulu berapa penghasilan yang diperoleh setiap bulannya, akan mudah mengelolanya jika memiliki gaji. PR banget bagi freelance, harus ada semacam patokan, setiap bulan rata-rata dapat berapa rupiah.

Langkah selanjutnya, menghitung pengeluaran rutin. Seperti biaya listrik, internet, PDAM, cicilan motor, hitung saja berapa. Hitung pendapatan dan pengeluaran, apa ada kelebihan atau malah minus.

Untuk pemula, jangan langsung ngegas mau beli saham. Berbenah terlabih dahulu keuangan pribadi atau keluarga. Hal yang paling penting sebelum melangkah lebih jauh, punya tabungan.

Apa kabar utang?

Sebagian orang, tidak bisa menghindar dari yang namanya utang. Utang itu baik, jika tahu kemampuannya. Utang untuk menunjang produktivitas merupakan hal yang baik, karena ada kemampuan untuk membayar tagihan.

Jangan menambah beban hidup dengan utang yang bersifat konsumtif, lihat dulu kemampuan untuk bayar tagihan, lunasi utang terdahulu sebelum menambah utang yang baru.

Hidup ini sementara, yang kekal adalah setelah kematian. Utang dapat ditagih di akhirat dan diwariskan. Jangan lupa untuk bayar utang dan jangan membebankan ahli waris dengan utang. Hiduplah dengan damai.

Dana darurat.

Secara pribadi, saya masih belum memiliki dana darurat, tapi ada dana cadangan yang tidak seberapa. Tujuannya jika nanti tiba-tiba kecelakaan (amit-amit) atau tiba-tiba project yang saya jalani, mandeg. Dana darurat bisa diandalkan.

Menurut beberapa sumber, alokasi dana darurat, untuk yang single, 1 x gaji. Kalau yang sudah berkeluarga, tergantung dari berapa tanggungan, bisa 4x gaji atau 6x gaji.

Saya mengelola dana darurat dengan menyimpannya di salah satu produk investasi, yaitu reksadana yang memang mudah untuk dicairkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Saya kurang faham tentang dana darurat ini, apakah bisa dalam bentuk produk investasi atau tabungan. Namun, sepengalaman saya yang membeli produk investasi untuk tujuan dana darurat sangat berguna sekali. Apalagi waktu awal-awal pandemi, penghasilan berkurang dratis, untungnya nilai reksadana masih positif dan dapat keuntungan. Saya ambil untuk bayar biaya bulanan. Alhamdulullah, masih bisa menutupi biaya.

Dana yang digunakan merupakan uang dingin.

Uang dingin merupakan uang yang tidak digunakan untuk apapun, kebutuhan sehari-hari tercukupi, biaya bulanan sudah dibayar semuanya, hutang juga sudah dibayar atau sudah lunas. Tabungan juga sudah penuh, kalau taruh ditabungan mulu, sayang juga. Lebih baik dibelikan produk investasi. Lumayan kan.

Memerhatikan sumber dana adalah hal yang penting juga, kalau setiap bulannya masih susah untuk memenuhi kebutuhan, jangan langsung “loncat” untuk berinvestasi, lebih baik uangnya untuk keperluan medesak atau ditabung terlebih dahulu.

Mengapa seperti itu? Karena tidak ada rasa penyesalan, “Harusnya uang itu buat bayar hutang”, “Harusnya uang itu buat bayar arisan yang nunggak”, dan semacamnya. Uang untuk investasi merupakan uang yang bebas dari “tanggung jawab”.

Selain keempat hal di atas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan misalnya alokasi dana pensiun, alokasi asset, dll. Tapi menurut saya, untuk pemula, perhatikan dasarnya dulu, nanti bisa belajar secara bertahap. Banyak sumber literasi yang bisa dibaca untuk nambah ilmu tentang investasi.

investasi yang menguntungkan


Investasi apa yang cocok untuk pemula.


Tak menutup mata, jika investasi saham sekarang ini menjadi primadona, semakin mudahnya untuk beli saham, adanya program nabung saham, keuntungan yang tidak sedikit, hingga pilihan saham yang beragam menjadi daya tarik. Apalagi di lini masa banyak juga yang bercerita hingga memberikan testimoni tentang investasi saham.

Tahukah kamu, jika memang memiliki uang yang lebih untuk berinvestasi kenali dulu profil investor. Apakah kamu termasuk investor yang agresif, merupakan tipe yang sudah mengenali dan tidak takut dengan investasi high risk, atau kamu tipe konservatif, lebih suka main aman, yang penting untung meski sedikit.

hight risik, high return.
low risk, low return.

Pedoman dasar yang jangan sampai lupa. Kalau ada orang yang menawarkan high return, low risk. Jangan mudah percaya, jangan-jangan investasi bodong. Mau enaknya, nggak mau nanggung risikonya. hmm.. minta disentil.


Berikut pilihan investasi yang cocok untuk pemula.

Logam Mulia.

Pergerakan Logam Mulia bisa diandalkan, apalagi beberapa minggu yang lalu, nilai emas batangan tembus 1 juta rupiah pergramnya. Bisa diandalkan untuk investasi jangka panjang (lebih dari 5 tahun). Meskipun banyak yang bilang nilainya impas atau sama dengan inflasi, tapi emas batangan bisa diandalkan untuk beberapa tahun yang akan datang.

Sangat mudah untuk membeli emas, apalagi banyak yang menawarkan koin emas sebagai bentuk investasi, dengan gram lebih kecil (kurang dari 1 gram) dan harga yang lebih murah (mulai dari puluhan ribu). Koin emas bisa untuk latihan investasi, meskipun saya lebih suka untuk beli pergram atau nabung emas.

Deposito.

Deposito merupakan produk investasi yang memiliki tujuan jangka pendek. Investasi sederhana yang biasanya produk ini ditawarkan oleh bank. Memiliki return tertentu dengan jangka waktu yang sudah ditetapkan.

Reksadana.

Produk ini juga menjadi primadona karena merupakan investasi online yang mudah untuk dibeli, dan harga yang murah, mulai dari 10ribu saja sudah bisa beli reksadana. Reksadana juga ada beberapa jenis:

Reksadana pasar uang.

Reksadana campuran.

Reksadanan pendapatan tetap.

Reksadana saham.

Untuk pemula disarankan membeli produk reksadana pasar uang yang likuid, setiap tahunnya menunjukkan nilai yang positif. Kalau ingin membeli jenis lainnya, sah-sah saja.


Investasi terbaik 


Dengan melihat tren, saya memiliki pendapat jika ada beberapa pilihan investasi terbaik yang bisa kamu pertimbangkan untuk memilikinya :

Surat Utang Negara.

Ada yang sudah memiliki Surat Utang Negara? Setiap pekuncurannya, selalu mengundang antusias, bahkan mengalami peningkatan setiap waktunya, dan menurut informasi, kepemilikan SUN (Surat Utang Negara) banyak yang berusia muda.

Jenis- jenisnya :

SBR (Saving Bond Ritel) : Tingkat imbal hasil, mengambang dengan tingkat minimum. Jatuh tempo 2 tahun, bisa dicairkan lebih awal, minimal pembelian adalah 1 juta.

Sukuk Tabungan (ST) : Sama seperti SBR, namun dengan menggunakan prinsip syariah.

Obligasi Negara Ritel (ORI) : Imbal hasil tetap (fixed rate), waktu pencairan sesuai dengan jatuh tempo, jangka waktu 3 tahun, minimal pembelian adalah 1 juta.

Sukuk Ritel (SR) : Sama seperti ORI, namun dengan menggunakan prinsip syariah.


Surat Utang Negara saat ini menjadi investasi online yang digemari, karena aman (tentu saja karena dijamin oleh Negara), nominal pembelian terbilang murah, caranya mudah bahkan sekarang beberapa marketplace financial menjual SUN dan sebagai warga dengan ikut membeli Surat Utang Negara berarti ikut membangun Negara.

Reksadana.

Sepeti yang saya jelaskan di atas, mudah sekali untuk membeli produk reksadana, investasi online yang bisa dibeli di pelbagai marketplace khusus financial atau marketplace pada umumnya seperti Tokopedia atau Bukalapak. Karena nominal pembelian yang sangat murah ini banyak yang tertarik untuk membeli.

Jika masih khawatir, pilih marketplace yang sudah ada izin dari OJK, sering baca-baca juga informasi Manajer Investasi, prospektus dan hal-hal yang berkaitan reksadana, biasanya news letter dari market place bisa menjadi gambaran langkah yang akan kita lakukan. Bisa membeli lagi, atau tidak terburu-buru panik, jika melihat nilai reksadananya turun.

Saham

Merasa sudah mahir dan paham tentang risiko investasi? Langsung aja membeli beberapa lot saham. Tentukan tujuanmu, apakah ingin trading atau berinvestasi. Banyak sekali istilah atau materi yang harus dipelajari jika ingin trading, meskipun tujuannya untuk investasi juga paham ilmunya, tapi menurut saya tidak seribet trading.

Membeli lot saham cocok sebagai investasi jangka panjang, lebih dari 5 tahun agar keuntungan yang didapat bisa maksimal (jika ingin menjualnya). Selain itu, investor akan mendapatkan deviden (nilainya berbeda-beda setiap perusahaan).


Semoga informasi sekelumit dan sepengetahuan saya bisa memberikan manfaat, meskipun banyak investasi online yang menggiurkan, hal yang paling utama harus cek legalitas agar tidak tertipus investasi bodong atau abal-abal.

Cek juga kesehatan keuangan pribadi apakah arus kasnya positif . Investasi yang menguntungkan bisa didapat dengan bertambahnya pengalaman, ikutan nimbrung saat ada teman yang sharing atau ikutan workshop tentang investasi, biasanya dapat triknya juga. Selamat berinvestasi!

Tidak ada komentar

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)