Cara Edit Foto Dengan Lightroom di Hp


Lightroom merupakan salah satu aplikasi edit foto yang sekarang sedang ngetrend, termasuk saya. Alasan saya download aplikasi ini karena banyak preset gratis yang langsung bisa dipakai, sudah bisa menikmati hasil foto yang keren.

Tidak susah mencari preset gratisan di media sosial, ada yang langsung download file preset (file .dng), ataupun diajarkan step by step. Karena terlalu sering menggunakan yang gratisan, saya tertantang untuk edit foto dengan kemampuan sendiri. Tak jarang saya sekarang punya preset andalan, hasil utak-atik, ada juga hasil dari modif dari gratisan.

Melalui postingan ini, saya sekadar bercerita dan sharing tentang aplikasi yang lumayan memakan memori ini.

Cara Download Aplikasi Lightroom di Handphone :

  1. Karena saya pengguna smartphone android, maka saya install di Google play store.
  2. Setelah install, langsung aja ikuti alur untuk sign up atau sign in.
  3. Jika sebelumnya sudah punya akun, bisa klik “Lupa pasword” untuk reset password.
  4. Aplikasi ini menggunakan Bahasa Inggris, dan mudah untuk dipahami (atau sudah ada yang bisa pakai bahasa Indonesia?).

Kelebihan dan kekurangan Lighroom :

Kelebihan :

  1. Banyak preset gratis.
  2. Versi gratisan beda tipis dengan versi berbayar. Saya pengguna gratisan, sudah cukup puas dengan fungsinya.
  3. Tak hanya edit untuk tone, ataupun kecerahan, tapi bisa crop (sesuai size atau pakai derajat), rotate, effects, detail, optics (bisa kamu explore fiturnya).

Kekurangan

  1. Memakan banyak memori (650MB)
  2. Kadang tutorial bikin tone ala seleb harus menggunakan “curve” yang hasilnya tidak bisa sama dengan tutorial.
  3. Udah gitu aja, karena aplikasi ini membebaskan kamu dalam berkreasi editing sesuai selera pemakainya.
Preset itu hasil setting editing, kalau kamu menggunakan VSCO, nggak asing kan dengan hasil editing yang bisa di save untuk digunakan project berikutnya, tinggal klik aja nggak perlu edit brightness, contrast,dll. Hemat waktu.

Menggunakan aplikasi apapun memang ujung-ujungnya karena terbiasa, ada yang terbiasa pakai Snapseed, pakai VSCO, pakai Picsart. Nah, saya sudah nyaman dengan Adobe Lightroom ini.

kalau ini lightroom + picsart


Saya kasih intip ya untuk edit yang sepatu, tapi untuk bagian curve tidak saya tampilkan, karena warna birunya disesuaikan sesuai selera.

edit foto lightroom
untuk bagian splash water bisa diedit lewat picsart ya



Perhatikan 5 Hal Berikut Saat Editing Foto Menggunakan Lightroom.

  1. Saya memiliki pemahaman, jika editing foto hanya sebagai penunjang. Foto atau hasil jepretan merupakan hasil akhir untuk menangkap objek lewat kamera (hape/kamera digital). Hasil akhir itu berarti konsep foto yang saya inginkan sudah sesuai dengan hasil yang saya inginkan, kegiatan editing hanya memoles. Kecuali jika memang tujuannya untuk iklan, biasanya ditambah editing dengan software photoshop, corel, dll. Sesuai dengan pesanan klien.
  2. Konsep foto yang matang. Sebelum mengedit foto, pastikan objek yang difoto harus sesuai dengan konsep yang sudah ditentukan. konsep foto produk pastinya berbeda dengan konsep foto prewedding.
  3. Untuk membuat preset sendiri, bikin beberapa tone yang sering kamu gunkan. Misalnya tone biru untuk foto outdoor, tone untuk street, tono untuk foto produk.
  4. Pemberian nama preset juga penting. Misalnya White_1, White_2 (untuk editing foto yang menggunakan background putih). Pemberian nama untuk mempermudah proses edit.
  5. Semua kembali ke selera. Nggak masalah jika kamu tidak mengikuti tone kekinian yang digunakan para seleb, senyaman kamu. Boleh juga explore lebih banyak tema warna yang ingin digunakan.

Tips Agar Tone Foto di Instagram Tampak Sama.

Keberadaan preset memang memudahkan untuk editing, apalagi bagi pengguna instagram, ingin setiap foto menggunakan tone yang sama, berikut tipsnya :

  1. Tentukan konsep feed : Banyak selebgram yang bisa dijadikan inspirasi, tidak hanya di Indonesia saja, selebgram luar juga memiliki yang layak diintip. Tidak harus foto yang diupload memiliki tema yang sama (harus upload foto makanan, atau liburan saja), bisa random tapi tonenya cerah. 3 baris (feed) bisa bertema pantai, 3 baris bertema street, dll
  2. Hal dasar untuk editing adalah, brighteness, contrass (cari icon matahari). Bisa disesuaikan dengan selera, mau yang light atau yang agak dark kayak mood foto street style, yang penting dasarnya udah klik di hati.
  3. Setelah itu bagian white balance, dan mix warna. Di sini perhatian editing lebih senang yang "warm" atau "cold". Untuk mix warna bisa menonjolkan warna yang kita inginkan, misalnya background langit, berarti warna biru yang kita tonjolkan, sebiru apa sih yang kita inginkan, biru kehijauan, blue light, sesuai keinginan aja.
  4. Setelah poles, bisa finishing dengan fitur "effect" dan "detail". Bisa di-skip juga sih opsi yang ini.
  5. Ada juga fitur grading yang merupakan hasil update terbaru. Kalau dilihat dari pengguna yang sudah pakai, saya biasanya kepoin di akun Instagram, color grading ini memberikan efek bermacam-macam warna dalam 1 objek, seperti objek langit, bisa campuran warna senja dengan pink.
Kalau saya lebih suka foto dominan warna cerah atau background putih. Tapi tingkat putihnya ada beberapa macam. Putih yang warm, atau yang gonjreng (bagus untuk foto katalog).

foto dengan background putih, tapi berbeda editingnya.


Ibarat kode warna, kategori putih banyak macamnya, ada putih tulang, putih cat tembok, putih porcelain, dll. Makanya saya sesuai sama kebutuhan, enaknya kalau putih tuh bisa mencocokan warna (produk) yang mau ditonjolkan.

Seperti pada foto kaos kaki, menonjolkan produknya (warnan birunya), kebetulan foto before dari si kaos kaki udah bagus, editingnya hanya yang dasar aja.

Saya kasih contoh yang mudah dipraktekan, untuk edit background putih polosan. hasil kaos kaki bisa cek di @mentionsari


Berbeda dengan foto produk Nivea, pakai tema putih yang lebih puyeh atau putihnya lebih sama-samar. Karena produknya paling dominan putih, kalau dijadikan seperti si kaos kaki, malah produknya nggak keliatan. jadi sama-samar aja putihnya dan menonjolkan warna pink.

Tidak ada salah atau benar dalam berkreasi, harus pede dengan karya sendiri. Kalau ingin meningkatkan skill, ikutan lomba, bisa banyak insight dari para peserta lomba. Semoga sharing editing foto dengan Lightroom bisa bermanfaat, mungkin nanti mau mengulas tentang aplikasi ini lagi.

0 comments

Posting Komentar

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)