Perjalanan Ngeblog

belajar ngeblog


Yunita rahmasari atau biasa disebut dengan Tata merupakan mbak kos yang menginspirasi saya untuk ngeblog. Kira-kira, mulai mengenal blog pada tahun 2009, itupun masih asal tau aja, belum memiliki akun.

Karena kebiasaan mengerjakan tugas kuliah di warnet dan seringnya ke warnet sama Mbak Tata, saya sering kepo-in kegiatan Mbak Tata ngapain aja saat ke warnet.

Iseng nungguin dia sampai selesai, ternyata nggak hanya mencari materi untuk dia ngajar (selain mahasiswa, dia jadi asdos). Ternyata nguplek suatu web (dulu masih mengenal blog sebagai web) yang bikin saya penasaran.

Buat apa sih itu web?

Apa asyiknya?

Emangnya ada manfaatnya? Kok sampai dibelain berjam-jam di warnet.


Sambil sibuk nge-klik laman web, Mbak Tata menjelaskan kalau dia punya blog yang khusus kuliner, dia juga punya blog yang dibikin seperti diary, tapi hanya sekadar mengisi waktu luang, lebih fokus ke blog kulinernya. Blognya fokus ke blog resep (remake resep yang sudah ada) dengan menggunakan bahasa Inggris.


Membuat blog pertama kali.

Saya pengin diajarin ngeblog karena tertarik dengan konsistennya Mbak Tata merawat blog dari nol, yang masih belum banyak pengunjung, kemudian bergerilya ke blog orang luar negeri, sering meninggalkan komen, kemudian mengamati hal-hal yang baru, seperti konten, widget (dulu pernak-perik lucu di blog sempat ngehitz).

Benar-benar berjuang secara mandiri, karena saat itu komunitas blogger masih bisa dihitung dengan jari, hingga akhirnya Mbak Tata bercerita jika pengunjungnya sudah lebih banyak dari yang dulu, bahkan punya teman dari Negara lain.

Dari awal saya diajarin atau “diracuni” untuk ngeblog karena nanti bakalan dapat banyak teman yang insightnya membuat diri semakin berkembang. Jarang punya teman yang satu frekuensi tentang hobimu (ngeblog) dan kalau udah punya harus dipertahankan.


Platform Multiply.

Platform yang pertama kali saya pakai adalah Multiply, bukan Blogger atau Wordpress. Bikin akun di Multiply karena rekomendasi dari Mbak Tata, di platform tersebut banyak banget penggunanya, nggak susah cari teman “seperjuangan”, banyak juga blog curhatan di sana.

Nulis di blog masih seputar curhatan tentang perkuliahan, curhat keseharian, bikin puisi galau, hanya beberapa baris. Ternyata menulis itu nggak gampang, ngos-ngosan. Kemudian tutup akun karena nggak ada yang komentar, nggak ada pengunjungnya.

Meskipun tutup akun, tapi masih sering ikut Mbak Tata ke warnet untuk lihat dia saling balas komen sama temannya di blog dia dan teman-temannya yang lain, kadang saya juga sering kasih ide tulisan, kasih saran tentang tampilan blog dan sebagainya.

Semakin salut sama Mbak Tata ketika ia ingin membuat konten yang menonjolkan masakan dari bahan-bahan yang biasa ditemui di Indonesia. Dia memang sering bikin resep bento yang simple dengan tampilan yang kawaii, kemudian tercetus ingin bikin bentok yang isinya bahan-bahan dari Indonesia, seperti sayuran lokal, tempe, dan bahan lainnya. Ingin mengenalkan Indonesia lewat bento bikinannya.

Dari kejadian tersebut, saya tersulut lagi untuk bikin blog yang khusus tema tertentu. Kali ini bikin akun di blogger alasannya karena bisa gonta-ganti tema yang lucu-lucu, dulu masih zamannya Ipietoon templates yang warna-warni, icon dan desain templatenya lucu banget.

Niche blog yang saya ingin geluti adalah buku, berawal dari hobi belanja buku (bacanya masih moody). Lebih baik bikin blog berawal dari yang kita sukai, karena nggak bikin jenuh.


Berjam-jam di warnet.

Akhirnya sudah cocok dengan nama blog Hobbybuku, sering nulis tentang buku, review, cerita tentang hunting buku murah, pergi ke event bazaar buku, dll. Karena sudah menemukan kenyamanan untuk nulis, dibela-belain nongkrong di warnet bareng Mbak Tata.

Pernah sangking fokusnya, billing sudah mencapai 20ribuan, atau tiba-tiba udah jam 10 malam dan gerbang kos udah ditutup, untung lokasi warnet sebelahan sama kos, dan ada teman kos lain yang mau bukain gerbang kos.

Ternyata tidak mudah mempertahankan niche tertentu, pengin fokus review buku, malah nulis juga tentang liburan, tentang kuliner, dan merambah ke fashion karena pertama kali dapat job salah satu e-commerce fashion.

Ya sudahlah yang penting nulis dulu, perbaiki konten, nanti lama-kelamaan bakalan ada jalannya sendiri.

Akhirnya blog gratisan menjadi blog yang berdomain .com yaitu sariwidiarti.com, dan kemudian beranak pinak blog yang lain (yang diketahui publik dan blog yang belum diketahui publik)

Memiliki banyak blogkarena memang suka aja. Niche sariwidiarti udah random nih, pengin yang punya niche khusus, oke deh bikin mentionsari khusus beauty dan kesehatan. Pengin nulis lagi tentang review buku, oke deh bikin blog baru lagi.

Tapi, memang ada blog yang buat mengisi pundi-pundi tabungan, ada blog sekadar senang-senang, ada blog yang untuk uji coba suatu kasus karena dapat materi SEO atau materi lainnya, ada yang sekadar lapar mata karena domain lagi diskon. Ya suka-suka gitu, lah. 

Sekarang blognya Mbak Tata udah nggak aktif, karena masih belajar di Negara Kangguru, domainnya udah mati, jarang juga komunikasi, hanya via grup mantan penghuni kosan.

Memiliki niat ngeblog untuk dapat duit atupun berbagi, nggak ada masalah, hak semua orang untuk memiliki niat berbeda, yang terpenting adalah bagaimana mengawali, mengembangkan dan mempertahankan apa yang sudah kamu niatkan, konsisten itu sulit dilakukan tapi bukan hal yang mustahil untuk diwujudkan. Happy Blogging.

0 comments

Posting Komentar

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)