Mengapa Ramalan Zodiak Terasa Akurat?

Sudah baca ramalan zodiak hari ini? pict:pexels/Daria Shevtsova 

Saat masih SMA, saya percaya dengan ramalan zodiak, nggak jarang kalau setiap hari sabtu nongkrong di depan tv untuk membaca keuangan, kesehatan, asmara dan warna keberutungan untuk minggu selanjutnya.

Kalau ketinggalan nonton ramalan zodiak, biasanya pinjem majalah teman atau mampir sejenak di toko yang jualan majalah hanya untuk ngintip sedikit tentang ramalan.

Biasanya yang diincar tuh tentang asmara, zodiak Scoprio cocoknya sama siapa, kalau sama zodiak Leo, bertengkar terus atau serasi. Ya semacam itulah, saya pernah melewati fase percaya ramalan zodiak, hinggak saya tidak percaya lagi, hanya bisa senyum tipis kalau mengingat masa muda… berasa tuwaaa.


Efek barnum

Efek barnum merupakan fenomena psikologis di mana individu merasa sebuah ramalan cocok dengan keadaan yang kamu alami, padahal deskipsi (ramalan, zodiak, dll) ditujukan secara umum.

Efek barnum ini mengajarkan kita untuk tidak merasa spesial ya, karena semuanya terasa biasa aja, eeehhh kok sedih.

Efek ini berasal dari frasa yang mungkin sering dikaitkan dengan pemain sandiwara P.T. Barnum, "sucker" is born every minute.

Tidak heran jika banyak yang memanfaatkan efek ini untuk menyakinkn seseorang bahwa dirinya istimewa dan unik.

Namun, saya tidak menyalahkan orang lain jika dia memang percaya sebuah ramalan yang terasa akurat 100%.


Mengenal Kepribadian lewat Golongan darah.


Akhir-akhir ini, saya lebih tertarik dengan golongan darah, daripada zodiak, shio, telapak tangan, baca kartu atau hal magis lainnya.

Mengenal kepribadian melalui golongan darah ini memang cukup unik, beberapa literatur dan podcast yang saya ikuti tentang golongan darah, mengatakan bahwa mereka melakukan penelitian untuk mencari garis besarnya.

Misalnya golongan darah O cenderung lebih terorganisir ketimbang golongan darah lainnya. Mencari hal yang umum, mencari kesamaan kepribadian dari satu golongan darah. Si O umumnya berkepribadian gimana sih..

Mengapa saya menyukai hal seperti ini? Karena setiap manusia memiliki kepribadian yang kompleks, bisa jadi kita tinggal di lingkungan yang sama, tapi memiliki kepribadian yang berbeda. Bahkan anak kembar memiliki kepribadian yang berbeda.

Saya menyukai penelitian yang menyangkut kepribadian manusia, seperti golongan darah ini, biasanya si “peneliti” ini selalu memberikan arahan jika yang mereka bicarakan atau yang mereka tulis berdasarkan pengamatan dari beberapa jumlah subjek yang mereka teliti.

Tentu saja, tidak ada yang tepat 100% karena bisa saja ada faktor lainnya yang membuat pribadi manusia berbeda, seperti lingkungan, didikan orang tua, kultur dan sebagainya.

Semakin menggali tentang manusia semakin asik, karena bukan sebuah ramalan yang menebak besok hujan atau tidak, ataupun menebak keberuntungan, bukan seperti itu.

Mungkin sekarang lebih terkenal mengidentifikasi kepribadian dengan cara tes 16 personalities (INTJ, ENTJ, ENTP, dsb).karena mengenal sifat manusia bukannya sebuah ramalan tapi memang bisa diidentifikasi.

Meskipun keakuratan golong darah tidak 100% tapi tetap seru juga membaca kepribadian orang lain, hanya untuk bersenang-senang, bukan untuk menilai orang lain dengan cara sembarangan, atau mengambil keputusan hanya berdasarkan golongan darah, benar-benar untuk hiburan semata.

Kembali ke masing-masing, percaya dengan ramalan atau kalau itu hanya efek barnum semata, itu hak masing-masing. Hanya memberikan pandangan lain tentang adanya efek barnum.

0 comments

Posting Komentar

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)