Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Tradisi Dekorasi Idul Fitri di Dunia yang Jarang Diketahui Traveler

Dekorasi idul fitri
Dekorasi idul fitri



Bagi para traveler, merasakan suasana Idul Fitri di negara lain bisa menjadi pengalaman budaya yang menarik. Tidak hanya soal makanan khas atau tradisi silaturahmi, banyak negara juga memiliki cara unik dalam menghias kota dan rumah untuk menyambut hari kemenangan ini.

Mulai dari lentera klasik hingga instalasi lampu modern berskala besar, dekorasi Idul Fitri sering menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan atmosfer Lebaran di berbagai belahan dunia. Berikut beberapa tradisi dekorasi Idul Fitri dari berbagai negara yang jarang diketahui traveler.

1. Lampu Mahya di Masjid-Masjid Istanbul


Di Istanbul, salah satu dekorasi Ramadan dan Idul Fitri yang paling ikonik adalah lampu Mahya. Lampu ini dipasang membentang di antara dua menara masjid dan biasanya membentuk tulisan religius atau ucapan selamat Ramadan.

Tradisi yang berasal dari masa Kekaisaran Ottoman ini masih dapat disaksikan hingga sekarang, terutama di sekitar masjid bersejarah seperti Masjid Biru. Ketika malam tiba, cahaya lampu yang menggantung di antara menara menciptakan pemandangan dramatis yang membuat banyak wisatawan sengaja datang ke Istanbul saat Ramadan.

2. Festival Pelita Malam Tujuh Likur di Malaysia


Di Malaysia, masyarakat memiliki tradisi Malam Tujuh Likur, yaitu menyalakan lampu minyak tradisional atau pelita pada tujuh malam terakhir Ramadan.

Di beberapa desa, pelita-pelita tersebut disusun membentuk pola dekoratif seperti bunga atau bintang. Cahaya lampu yang berjejer di sepanjang halaman rumah hingga jalan desa menciptakan suasana hangat yang sering menarik perhatian traveler yang tertarik dengan budaya lokal.

3. Lampu Cucul yang Menghias Kampung di Brunei


Tradisi lain yang cukup unik datang dari Brunei melalui festival yang dikenal sebagai Bercucul. Dalam tradisi ini, warga kampung menyalakan lampu warna-warni yang disebut cucul di sekitar rumah atau sepanjang jalan desa.

Lampu tersebut dipasang dalam jumlah banyak sehingga membentuk lorong cahaya yang meriah pada malam hari. Selain memperindah lingkungan, tradisi ini juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

4. Lentera Fanous yang Menerangi Kota Cairo


Jika berkunjung ke Cairo saat Ramadan atau menjelang Idul Fitri, traveler akan melihat banyak lentera tradisional yang disebut Fanous menghiasi balkon rumah, toko, hingga jalanan kota.

Fanous hadir dalam berbagai ukuran dan warna, mulai dari desain klasik hingga modern. Ketika malam tiba, ribuan lentera yang menyala menciptakan atmosfer khas Timur Tengah yang sangat meriah dan fotogenik bagi wisatawan.

5. Instalasi Bulan Sabit Modern di Dubai


Di kota modern seperti Dubai, dekorasi Idul Fitri sering tampil dengan gaya yang jauh lebih futuristik. Banyak pusat perbelanjaan, hotel, hingga ruang publik memasang instalasi lampu LED berbentuk bulan sabit atau kaligrafi Islami berukuran besar.

Karena instalasi dekorasi ini sering dipasang di area yang cukup tinggi seperti atrium mall atau fasad bangunan, proses pemasangannya tentu membutuhkan perhatian terhadap faktor keselamatan pekerja. Dalam pekerjaan di ketinggian seperti ini, penggunaan perlengkapan keselamatan yaitu full body harness sudah umum digunakan untuk membantu menjaga keamanan selama pekerjaan berlangsung.

Ide dekorasi
Ide dekorasi



6. Pasar Malam Chaand Raat di Asia Selatan


Di negara-negara Asia Selatan seperti Pakistan dan India, malam menjelang Idul Fitri dikenal sebagai Chaand Raat.

Pada malam ini, kota-kota besar biasanya dipenuhi pasar malam yang dihiasi lampu warna-warni, kain dekoratif, dan berbagai ornamen festival. Selain berbelanja pakaian baru atau perhiasan, masyarakat juga menikmati suasana kota yang berubah menjadi pesta cahaya menjelang Lebaran.

7. Dekorasi Ketupat dan Lampu Raya di Indonesia


Di Indonesia, dekorasi Idul Fitri sangat identik dengan ornamen ketupat, lampu warna-warni, serta hiasan kaligrafi Islami di rumah maupun ruang publik.

Selain itu, banyak masyarakat juga menghias halaman rumah dengan lampu dekoratif atau lampu LED berbentuk bulan sabit. Agar instalasi lampu tetap rapi dan aman, penataan kabel listrik biasanya diperhatikan dengan baik, terutama jika dekorasi dipasang di area luar rumah atau halaman terbuka.

Merasakan Atmosfer Lebaran dari Berbagai Penjuru Dunia


Melihat berbagai tradisi dekorasi Idul Fitri di dunia menunjukkan bagaimana setiap negara memiliki cara unik dalam menyambut hari raya. Mulai dari lentera klasik di Mesir hingga instalasi cahaya modern di Dubai, semuanya mencerminkan perpaduan budaya, kreativitas, dan semangat perayaan yang khas di masing-masing tempat.

Percantik rumah
Percantik rumahmu



Bagi traveler, menjelajahi berbagai tradisi ini bukan hanya memberikan pengalaman visual yang menarik, tetapi juga membuka wawasan tentang bagaimana Idul Fitri dirayakan secara berbeda di berbagai belahan dunia. Bahkan, beberapa inspirasi dekorasi dari negara lain bisa menjadi ide menarik untuk menghadirkan suasana Lebaran yang lebih unik di rumah sendiri.

Posting Komentar untuk "7 Tradisi Dekorasi Idul Fitri di Dunia yang Jarang Diketahui Traveler"