Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Rabu, September 04, 2013

Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depan sebagai PRIORITAS!!

Pada bulan April tahun 2013 yang lalu KTT ASEAN ke-22 di Brunei Darussalam yang mengusung tema “Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depan” dengan pokok perundingan pembangunan badan persatuan ASEAN. Telah diketahui jika ASEAN memiliki tiga pilar yaitu politik dan keamanan, persatuan ekonomi dan persatuan sosial dan kebudayaan. Lalu dengan adanya ketiga pilar tersebut, bagaimana mencapai tujuan pembangunan badan persatuan ASEAN? Apakah mampu Negara-negara ASEAN mewujudkan Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depan?.

Jika mencoba menjawab pertanyaan tersebut terasa pusing atau bahkan bingung mau jawab yang seperti apa. Tanamkan dahulu sikap atau berpikir positif, KTT tersebut diselenggarakan juga untuk menghadapi komunitas ASEAN 2015 yang tidak hanya bersaing secara kompetensi dengan Negara-negara ASEAN melainkan bekerjasama dan berintegrasi terhadap semua anggota ASEAN untuk menghadapi dunia Internasional. Perlu diketahui jika semua anggota ASEAN memiliki permasalahan regional karena memang setiap Negara memiliki permasalahan di dalam negeri maupun permasalahan antar Negara ASEAN (bilateral). Untuk menjawab semua tantangan agar mampu mewujudkan komunitas ASEAN, perlulah fokus terhadap pencapaian tujuan pembangunan badan persatuan ASEAN dengan penyelesaian berupa pendekatan dari 3 Pilar.

Persatuan politik dan keamanan
Pada KTT ke-22 selain membahas tema berupa Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depanjuga membahas tentang konflik laut china selatan (Vietnam dan Thailand dengan China). Permasalahan regional antara ketiga Negarara tersebut mengalami sedikit kesulitan untuk mencari jalan keluar, karena Vietnam dan Thailand menginginkan penyelesaian konflik laut china selatan diselesaikan di forum ASEAN karena sebagai bentuk menginginkan dorongan atau kekuatan politik untuk menghadapi China. Tetapi, dilain pihak, China menginginkan perundingan bilateral untuk menyelesaikan konflik laut china selatan karena kekuatan politik China akan lebih besar untuk menghadapi kedua Negara tersebut (Vietnam dan Thailand) dalam perundingan bilateral. Sikap kita sebagai anggota dari ASEAN seharusnya peduli dengan permasalahan yang dihadapai oleh Vietnam dan Thailand. Untuk mencapai pembanguna badan persatuan ASEAN memang dibutuhkan konferensi semua Negara ASEAN untuk pencapaian satu visi dan misi. Karena memang di dalam anggota ASEAN ada sekutu dari China yaitu Myanmar, tampaknya perundingan antara Negara anggota ASEAN terjadi sangat alot (sulit), itu dibuktikan dengan seringnya menteri luar negeri Indonesia melakukan diplomasi dalam KTT ke-22 agar persatuan politik dan keamanan berbasis pada ASEAN dapat terwujud. Apapun latar belakang negara anggota ASEAN, Apapun sekutu di balik anggota negara ASEAN seharusnya kepentingan untuk menciptakan badan persatuan ASEAN dapat tercipta untuk mewujudkan komunitas ASEAN 2015. Kepentingan anggota ASEAN (dalam bidang politik atau meminta kekuatan politik) menjadi prioritas. Penyelesaian konflik laut China selatan juga menjadi prioritas, dengan cara mengadakan beberapa perundingan maupun konferensi yang bersifat mejaga perdamaian dan menstabilkan keamanan kepulauan maritim. Tentunya agar dapat mewujudkan persatuan masyarakat dan menciptakan masa depan. Masa depan yang seperti apa dalam pilar politik dan keamanan? Diharapkan kekuatan politik ASEAN yang besar dan dapat mengayomi semua anggota ASEAN dalam menyelesaikan konflik internasional dan juga menciptakan perdamaian dunia.



BACA JUGA : WANITA INDONESIA




Persatuan Ekonomi.

Langkah-langkah dalam persatuan ekonomi dalam mencapai tujuan pembangunan badan persatuan ASEAN adalah diperlukannya sinerji semua anggota ASEAN dalam bidang agar tercipta pasar internasional yang terintegrasi dalam satu kawasan yaitu ASEAN. Dapat dirumuskan beberapa kebijakan agar tercapai integrasi perdaganagan semua anggota ASEAN. Perdagangan hasil pertanian misalnya, harus ada kebijakan siapa negara dari anggota ASEAN sebagai pusat perdagangan hasil pertanian, agar tercipta satu harga hal ini mencegah agar tidak ada negara anggota ASEAN yang memainkan harga hasil pertanian. Adanya kebijakan untuk antisipasi atau penanggulangan krisis ekonomi yang melanda kawasan ASEAN agar perekonomian negara ASEAN tetap stabil. Dengan beberapa sinerji dan integritas yang diperlukan dalam persatuan ekonomi negara anggota ASEAN diharapkan dapat menyatukan rakyat dan mencapai masa depan. Masa depan seperti apa jika dalam hal perekonomian? Diharapkan masa depan ASEAN yang kuat meskipun adanya krisis ekonomi yang melanda kawasan ASEAN dan diharapkan ASEAN sebagai pusat perdagangan internasional.

Sosial dan kebudayaan.
Langkah-langkah dalam persatuan sosial dan kebudayaan dalam mencapai tujuan pembangunan badan persatuan ASEAN adalah diperlukannya hukum-hukum internasional yang jelas untuk mengurangi atau bahkan meniadakan adanya plagiat produk atau pengakuan suatu kebudayaan negara anggota ASEAN. Beragam budaya yang dimiliki anggota negara ASEAN, meskipun negara serumpun, tetapi pasti memiliki cirri khas tersendiri dan sebagai pembeda antara anggota ASEAN. Jika kebudayaan ini masih menjadi sasaran empuk aktivitas plagiat karena beralasan nenek moyang kita sama, diperlukan perundingan pengakuan terhadap hak kekayaan intelektual baik produk kebudayaan maupun tradisi kebudayaan itu sendiri. Perlindungan ini sebagai bentuk untuk menyatukan masyarakat karena merasa diayomi dengan perlindungan hukum. Sesudah adanya perlindungan hukum, lebih baik juga meningkatkan promosi kebudayaan setiap negara anggota ASEAN. Setiap anggota ASEAN pasti memiliki kawasan pariwisata yang dapat diandalkan, diperlukan promosi bersama agar dunia internasional tahu akan kekayaan budaya yang dimiliki anggota ASEAN. Lalu, bagaiamana bentuk promosi tersebut? Diperlukan integrasi kawasan wisata ASEAN. Misalnya kawasan negara ASEAN yang memiliki culture budaya umat hindu maupun budha dapat disinerhikan dengan cara mengadakan pertunjukkan budaya yang bernuansa heritage. Dengan adanya pertunjukkan itu, dapat merasa memiliki ASEAN yang ternyata memiliki beraneka ragam kebudayaan.



Dari ASEAN untuk ASEAN dan Dunia Internasional.

Sumber :

ASEAN
Jurnal nasional
Portal berita media CRI
Portal berita voice of Indonesia


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)