Cara Membeli Reksadana Di Bareksa Beserta Pengalaman

beli reksadana di bareksa
sudah berinvestasi?


Bareksa merupakan salah satu marketplace reksadana yang dapat menjadi pilihan para investor. Bisa dibilang, reksadana sedang menjadi primadona, karena semakin banyak yang belajar tentang produk investasi (kesadaran berinvestasi semakin tinggi), kemudahan bertransaki (beli, jual dan switching) dan nominal pembeliannya sangat terjangkau, mulai dari 100ribu rupiah.

Beberapa kali transaksi di Bareksa, hingga tulisan ini saya posting di blog, tidak ada kendala. Dari awal proses pendaftaran (sign up) sangat mudah, yaitu ; 


Mengisi data diri, termasuk nomer KTP, data rekening, foto KTP dan foto buku tabungan.

Perlu dicatat :

jika membeli reksadana tidak perlu data NPWP, lain halnya jika membeli Surat Berharga Negara.


Secara Umum dan Kelebihannya. 


Untuk pembelian, ketika transfer ke rekening yang tertera di “informasi pembayaran”. selaku investor nggak harus transfer melalui bank yang telah didaftarkan. Misalnya, saat mengisi kolom informasi bank, mennggunakan BCA, namun saat pembelian menggunakan BNI, bisa loh. Lain halnya jika membeli SBN, rekeningnya harus sama dengan rekening yang telah di daftarkan.

Kurang lebih membutuhkan waktu 1x24 jam (hari kerja). unit yang kita beli terverifikasi dan masuk ke dalam akun kita. Lebih baik, untuk mempermudah proses, belinya saat pagi hari, sebelum jam 12 siang sudah transfer dan melakukan konfirmasi pembayaran. Sore atau malamnya, pembayaran akan terverifikasi, dan esok paginya, unit sudah masuk ke akun.





Jika membeli pada pagi hari, harga perunit, mengikuti harga pada hari tesebut. Jika lebih dari jam 12, maka harga perunitnya mengikuti harga esok hari. Pagi hari memang ideal untuk melihat harganya naik atau turun, bisa langsung mengambil keputusan untuk membeli, ditahan dulu atau menjualnya.

jenis-jenis reksadana
pilih jenis reksadanmu


Keuntungan membeli di Bareksa, tidak ada biaya administrasi, sering ada promo cashback dengan nominal pembelian tertentu, atau pembelian di bank kustodian tertentu. Selain menjual reksadana juga menjual SBN, kalau SBN menggunakan alamat sbn.bareksa.com, tidak bisa membeli dalam satu aplikasi.

Download aja aplikasi Bareksa, nggak terlalu berat di hape. Di aplikasi tersebut bisa melakukan simulasi, bisa menghitung maupun memilih produk mana yang dapat mencapai tujuan finansial.

Selain itu dapat membandingkan produk-produk yang ada, fitur ini sering aku gunakan, karena memang banyak pilihan produk yang ujung-ujungnya bikin bingung. Dengan membandingkan, bisa mengetahui performa atau barometer produk yang ingin dibeli.

Jenis produknya lumayan lengkap, bahkan ada Indeks dan ETF. Kalau membeli, pastikan memang mengetahui profil risikonya, jangan asal ikut-ikutan, tujuan maupun kemampuan setiap individu berbeda-beda, banyak fitur di aplikasi ini yang dapat membantu untuk memilih produk reksadana yang tepat.


Mengetahui Tipe Investor


Secara pribadi, aku membeli produk reksadana syariah, pasar uang dan reksadana saham. Itupun hasil dari hitung-hitungan, dan analisa yang lain juga, seperti sentimen publik, barometer bank kustodian, dll. Biasanya juga melihat teman, langkah-langkahnya atau ilmunya saat membeli atau menjual. Bagiku, investasi yang menguntungkan merupakan investasi yang dapat dicairkan saat dibutuhkan. Meskipun nilai unit naik, tapi nggak butuh, kenapa harus dicairkan, kan masih bisa naik lagi.

Eh, itu kan pendapatku. Kalau orang lain mungkin pendapatnya beda, terpenting paham risiko dan returnnya.




Mengenal diri sendiri jika aku tipe investor yang konservatif, cenderung menghindari risiko, lebih menyukai instrumen investasi yang aman, bergerak stabil. Jadi ingat saat pertama kali beli reksadana saham, udah deg-degan karena nilainya turun saat beberapa kemudian setelah membelinya. Mengingatkan diri sendiri, kalau memang diperuntukan untuk jangka panjang, nggak perlu pusing duluan.

Kalau hitung-hitunga tentang berapa persen keuntungan, wah aku belum mencatat, berusaha deh bulan depan mencatat pergerakan persatu bulan, eh setiap bulan ada laporannya yang dikirim by email. Sejauh ini, beli reksadana pasar uang di Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia, memuaskan hasilnya. Bukan merekomendasikan, tapi kalau bingung mau beli yang mana, coba deh bandingkan Majoris dengan produk lainnya.

Jika ingin kamu termasuk investor yang progresif, nggak ada salahnya membeli, ya.. itung-itung untuk jaga-jaga jika investasi lainnya anjlok.

Oke, cara membelinya seperti ini.



Bismillah dulu, yakin dan mantap kalau mau beli. Meskipun nanti nilainya turun, jangan keburu stress ya, karena masih bisa berubah-ubah. Doakan saja, perkekonomian Indonesia aman dan terkendali. Untuk step by step, aku membeli reksadana Capital Sharia Money Market.

Pilih produknya, pasar uang, pendapatan tetap, campuran atau saham.

informasi reksadana pasar uang
informasi


Sebelum menentukan ingin membeli berapa unit, ada informasi mengenai produk tersebut, mulai dari info manajaer investasi, bank kustodian, grafik, minimal pembelian, dll.

Kemudian masukan jumlah pembelian, dibaca ya, biasanya ada yang minimal 100ribu atau minimalnya beda. Masukkan ingin beli berapa. Kalau ada kode promosi, bisa dimasukkan.

pembayaran reksadana
tentukan nominal


Sebelum klik konfirmasi, ada kolom persetujuan. Boleh baca terlebih dahulu prospektus, keterangan ringkas dan disclaimer, setelah yakin, centang deh kolomnya, terus lanjut klik konfirmasi.

Masuk deh ke informasi order, di situ tertera total pembayaran dan rekening tujuan.

cara membeli reksadana
pembayaran


Setelah transfer, jangan lupa untuk konfirmasi pembayaran, yaitu upload bukti transfer. Bukti transfer sebaiknya disimpan, menunggu jika unit yang kita beli benar-benar telah masuk ke akun kita.

Setelah konfirmasi, tunggu aja 1x24 jam. Cek juga status pembelian di opsi “transaksi”, di situ akan terlihat detail prosesnya, apakah menunggu verifikasi atau menunggu masuknya unit di akun.

Setelah masuk, akan menerima email dari bank kustodian atas transaksi yang kita lakukan. Selamat, kamu sudah menjadi investor!

cara berinvestasi di bareksa
dalam proses


Tidak hanya untuk transaksi, diaplikasi ini juga terdapat artikel yang menambah wawasan, biasanya juga ada pengumuman pembelian SBN, promo, produk baru yang masuk Bareksa dan program dari Bareksa.

Yang terbaru ada Reksadana umroh, postingan selanjutnya aja deh, semoga nggak lupa untuk membahasnya.

Tidak perlu langsung beli banyak produk, belajar aja beli satu kemudian analisa, jika perlu membeli lagi, silahkan sajaaa, meskipun murah, tetap memperhatikan arus kas dana pribadi maupun keluarga, investasi memang bagus untuk masa depan. Tapi jangan sampai menyiksa diri, sesuaikan dengan keadaan keuangan pribadi maupun keluarga.

Related Posts:

0 Response to "Cara Membeli Reksadana Di Bareksa Beserta Pengalaman"

Posting Komentar

Maaf moderasi terlebih dahulu, karena banyak spam. Terimakasih yang sudah berkomentar :)